Perbandingan Metode Forward Chaining, Certainty Factor, dan Fuzzy pada Sistem Pakar

Authors

  • Andi Prastomo Universitas Indraprasta PGRI
  • Yossi Indrawati Syuhardi Universitas Indraprasta PGRI
  • Sri Mardiyati Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6072

Keywords:

Sistem Pakar, Forward Chaining, Certainty Factor, Fuzzy Logic, Metode Inferensi, Systematic Literature Review

Abstract

Sistem pakar merupakan salah satu penerapan kecerdasan buatan yang masih relevan dalam mendukung proses pengambilan keputusan pada berbagai domain seperti kesehatan, pendidikan, industri, dan layanan publik. Keberhasilan sistem pakar sangat dipengaruhi oleh metode inferensi yang digunakan dalam menalar fakta dan menghasilkan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode inferensi yang umum diterapkan pada sistem pakar, yaitu Forward Chaining, Certainty Factor, dan Fuzzy Logic, sehingga dapat diperoleh pemahaman mengenai karakteristik, keunggulan, serta keterbatasan masing-masing metode. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka terstruktur dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui tahapan pencarian literatur, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi (rentang 2016–2025), ekstraksi informasi, serta sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Forward Chaining efektif digunakan pada sistem pakar berbasis aturan deterministik karena proses inferensinya transparan dan mudah ditelusuri, namun kurang optimal dalam menangani ketidakpastian. Certainty Factor mampu mengakomodasi ketidakpastian melalui nilai tingkat keyakinan pada kesimpulan, sehingga cocok untuk sistem diagnosis yang gejalanya tidak selalu lengkap, tetapi bergantung pada bobot pakar yang bersifat subjektif. Sementara itu, Fuzzy Logic unggul dalam memodelkan data kontinyu dan variabel linguistik yang samar melalui derajat keanggotaan, namun memerlukan desain membership function yang akurat. Penelitian ini menegaskan bahwa tidak terdapat satu metode terbaik untuk seluruh domain, sehingga pemilihan metode inferensi perlu disesuaikan dengan karakteristik data dan kebutuhan output. Selain itu, pengembangan metode hybrid dan peningkatan aspek explainability menjadi arah pengembangan sistem pakar modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadiham, A. A., Leluni, E. R. D., Priskila, R., & Pranatawijaya, V. H. (2024). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Telinga Berbasis Web Menggunakan Forward Chaining. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(3), 3448–3453.

Akram, R., & Fitria, D. (2025). Penerapan Fuzzy Logic Dan Case-Based Reasoning Pada Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Gizi Balita di Puskesmas Manyak Payed. Jurnal Ilmiah ILKOMINFO-Ilmu Komputer & Informatika, 8(1), 99–112.

Budianto, A., & Pramusinto, W. (2023). Implementasi Sistem Pakar Dengan Metode Forward Chaining Untuk Menganalisa Kerusakan Komputer Pada Media Indonesia. Jurnal TICOM: Technology of Information and Communication, 11(2), 103–107.

Giarratano, J. C., & Riley, G. (1998). Expert Systems. PWS Publishing Co.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications.

Norvig, P., & Russell, S. J. (1995). Artificial intelligence a modern approach. Prentice hall.

NurJumala, A., Prasetyo, N. A., & Utomo, H. W. (2022). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Rhinitis Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 9(1), 69–78.

Pramarta, P., Irawati, D. R., & Mardiyati, S. (2021). Aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit gigi dan mulut berbasis website. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 5(4), 1054–1065.

Rachman, R., & Mukminin, A. (2018). Penerapan metode certainty factor pada sistem pakar penentuan minat dan bakat siswa SD. Khazanah Informatika: Jurnal Ilmu Komputer Dan Informatika, 4(2), 90–97.

Ross, T. J. (2005). Fuzzy logic with engineering applications. John Wiley & Sons.

Rothman, D. (2018). Artificial Intelligence by example (Vol. 480). Packt Publishing Birmingham.

Setiadi, D., Syaputra, A., & Susanti, T. (2021). Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Vertigo. Jusikom: Jurnal Sistem Komputer Musirawas, 6(2), 105–114.

Sunaryo, N., Yuhandri, Y., & Sumijan, S. (2021). Sistem Pakar Menggunakan Metode Certainty Factor dalam Identifikasi Pengembangan Minat dan Bakat Khusus pada Siswa. Jurnal Sistim Informasi Dan Teknologi, 48–55.

Wahyuningsih, A. S., Krisnayadi, Y., & Muzakki, A. A. (2024). IMPLEMENTASI FUZZY LOGIC DALAM SISTEM PAKAR UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. NUSANTARA EKSPRES KILAT (SPX EXPRESS) HUB. KARANG BAHAGIA. Jurnal Informatika SIMANTIK, 9(2), 37–41.

Zimmermann, H.-J. (2011). Fuzzy set theory—and its applications. Springer Science & Business Media.

Downloads

Published

05-02-2026

How to Cite

[1]
A. Prastomo, Y. I. Syuhardi, and S. Mardiyati, “Perbandingan Metode Forward Chaining, Certainty Factor, dan Fuzzy pada Sistem Pakar”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 1161–1167, Feb. 2026.