Pengaruh Kinerja Campuran Aspal AC-BC Dengan Penggantian Filler Batu Kapur

Authors

  • Julyus Canser Universitas Prof.Dr Hazairin,SH Bengkulu
  • Tri Serfus Universitas Prof.Dr Hazairin,SH Bengkulu
  • Elly Tri Pujiastuti Universitas Prof.Dr Hazairin,SH Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6058

Keywords:

Penggantian Filler Abu Batu Kapur, Campuran Asphalt Concrete – Binder Course AC-BC, Filter Batu Kapur

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang, dimana pembangunan sarana dan prasarana transportasi semakin diperhatikan agar mobilisasi kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh campuran aspal beton AC-BC dengan menggunakan filler abu batu kapur pada variasi komposisi optimal dalam mencapai nilai stabilitas dan flow yang disyaratkan melalui penggunaan abu batu kapur sebesar 0% hingga 100%. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian Marshall pada campuran Asphalt Concrete–Binder Course guna memperoleh karakteristik volumetrik dan mekanik perkerasan. Berdasarkan hasil pengujian, Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 5% menghasilkan nilai VMA 16,08%, VFA 75,9%, VIM 3,9%, stabilitas 2294,9kg, flow 2,6mm, serta Marshall Quotient 1083,5kg/mm. Selanjutnya, hasil uji Marshall pada Kadar Penggantian Optimum (KPO) dengan abu batu kapur menunjukkan nilai VMA 15,7%, VFA 78,7%, VIM 3,4%, stabilitas 2401,0kg, flow 3,0mm, dan Marshall Quotient 953,0kg/mm. Penggunaan abu batu kapur sebagai filler terbukti meningkatkan nilai VFA, stabilitas, dan flow, meskipun penurunan terjadi pada nilai VMA dan Marshall Quotient. Secara umum, perubahan karakteristik tersebut masih berada dalam batas persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, sehingga campuran AC-BC dengan filler abu batu kapur layak digunakan sebagai alternatif material perkerasan jalan yang ekonomis, berkelanjutan, dan mendukung peningkatan kinerja struktur perkerasan jalan nasional dan daerah di Indonesia secara optimal dan aplikatif bagi pengembangan teknologi konstruksi perkerasan aspal modern berorientasi mutu jangka panjang nasional berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anton (2020) Petunjuk Praktikum Bahan Perkerasan Jalan. Bengkulu.

Arifin, M.Z., Djakfar, L. and Martina, G. (2012) ‘Pengaruh Kandungan Air Hujan Terhadap Nilai Karakteristik Marshall Dan Indeks Kekuatan Sisa (Iks) Campuran Lapisan Aspal Beton (Laston)’, Rekayasa Sipil, 2(1), pp. 39–46.

Ator, P.C., Waani, J.E. and Kaseke, O.H. (2015) ‘Pengaruh Variasi Kandungan Bahan Pengisi Terhadap Kriteria Marshall Pada Campuran Lapis Aspal Beton-Lapis Antara Bergradasi Halus’, Jurnal Sipil Statik, 3(12).

Bina Marga (2018) ‘Spesifikasi umum 2018’, Direktorat Jendral Bina Marga, 2010.

Fithra, H. and Burhanuddin, B. (2017) ‘Karakteristik Campuran Perkerasan Semi Lentur Yang Ditinjau Dari Uji Durabilitas’, Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 4(2).

Hadiswara, H. (2019) ‘Durabilitas Campuran Aspal Dengan Filler Kapur’. Universitas Andalas.

LUBIS, F.G.E.N. (2023) ‘Perencanaan Perbaikan Tanah Dan Perkerasan Jalan Di Jalan Tiga Runggu Kabupaten Simalungun (Studi Kasus)’.

Marga, S.U.B. (2018) ‘Direktorat Jenderal Bina Marga.(2018)’, Manual Desain.

Ningtyas, P.W., Sutanto, H. and Arifin, T.S.P. (2022) ‘Analisis Perbandingan Tebal Lapis Perkerasan Kaku Dengan Tebal Lapis Perkerasan Lentur Terhadap Efisiensi Biaya (Studikasus: Jalan Pampang Muara Pada Sta 4+ 000 S/D Sta 6+ 215)’, Teknologi Sipil: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 6(2).

Nuringjati, S. (2022) ‘Pengaruh Variasi Komposisi Basalt dan Lime Glass Terhadap Pembentukkan Pori pada Batuan Basalt Skoria dengan Pendinginan Annealed dan Normlaizing’.

Putrowijoyo, R. (2006) ‘Kajian laboratorium sifat marshall dan Durabilitas Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dengan Membandingkan penggunaan antara semen portland dan abu batu sebagai Filler’. program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Sukirman, S. (1999) ‘Perkerasan Lentur Jalan Raya’, Buku [Preprint].

Sukirman, S. (2007) Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Nova.

SNI.1969. (2008). Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat kasar.

SNI.1970. (2008). Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat halus.

SNI.ASTMC136. (2012). Metode uji untuk analisis saringan agregat halus dan agregat kasar ( ASTM C 136-06 , IDT ).

Downloads

Published

07-02-2026

How to Cite

[1]
J. Canser, T. Serfus, and E. T. Pujiastuti, “Pengaruh Kinerja Campuran Aspal AC-BC Dengan Penggantian Filler Batu Kapur ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 1599–1611, Feb. 2026.