Kontribusi Sistem Informasi Farmasi dan Logistik terhadap Efektivitas dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit: Literature Review

Authors

  • Sherly Firsta Rahmi Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Nur Husna Dewi Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5883

Keywords:

Sistem Informasi Farmasi, Sistem Informasi Logistik, Mutu Pelayanan

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong rumah sakit untuk mengadopsi sistem informasi farmasi dan logistik guna meningkatkan efektivitas serta mutu pelayanan kesehatan. Sistem informasi farmasi dan logistik berperan penting dalam pengelolaan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai agar tersedia secara tepat jumlah, waktu dan mutu. Namun demikian, implementasi sistem tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi kinerja pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sistem informasi farmasi dan logistik terhadap efektivitas dan mutu pelayanan rumah sakit berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu tertentu dan relevan dengan topik penelitian. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data ilmiah dengan kata kunci terkait sistem informasi farmasi, logistik rumah sakit, efektivitas pelayanan dan mutu pelayanan. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi farmasi dan logistik yang terintegrasi berkontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas pelayanan, efisiensi pengelolaan persediaan, penurunan risiko kekosongan obat, serta peningkatan mutu pelayanan yang dirasakan pasien. Selain itu, sistem informasi yang andal juga mendukung pengambilan keputusan manajerial secara lebih cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem informasi farmasi dan logistik memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas dan mutu pelayanan rumah sakit, sehingga perlu dioptimalkan melalui dukungan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dan komitmen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arah, O. A., & Westert, G. P. (2019). Correlates of health system performance. Health Policy, 123(1), 1–7.

Asthariq, R. (2022). Analisis metode pengendalian persediaan obat berbasis ABC–VEN–ROP di rumah sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan, 10(2), 145–156.

Azraaqin, M. (2025). Analisis manajemen logistik medis di RSUD Palu. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 7(1), 33–44.

Bakri, A. (2025). Tantangan implementasi sistem informasi logistik farmasi di rumah sakit daerah. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 14(1), 55–66.

Boonstra, A., Versluis, A., & Vos, J. F. (2018). Implementing electronic health records in hospitals: A systematic literature review. BMC Health Services Research, 18(1), 1–14.

Damput, S. (2025). Implementasi Lean Six Sigma dalam pengelolaan logistik farmasi rumah sakit. Jurnal Mutu Pelayanan Kesehatan, 13(1), 21–34.

Donabedian, A. (2005). Evaluating the quality of medical care. Milbank Quarterly, 83(4), 691–729.

Faizar, M. (2023). Analisis pengendalian logistik farmasi di RSUD Medan Haji. Jurnal Farmasi Manajemen, 5(2), 98–108.

Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., & Pinem, A. A. (2019). Hospital information system implementation: A case study in Indonesia. Health Informatics Journal, 25(4), 1640–1652.

Heeks, R. (2020). Health information systems: Failure, success and improvisation. Information Technology for Development, 26(1), 1–18.

Ismaya, D., Putri, R. A., & Hidayat, S. (2024). Evaluasi perencanaan obat berbasis sistem informasi di rumah sakit Jakarta. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 27(2), 85–96.

Khoumbati, K., Themistocleous, M., & Irani, Z. (2019). Evaluating information systems integration in healthcare. Journal of Enterprise Information Management, 32(3), 405–423.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management information systems: Managing the digital firm (16th ed.). Pearson.

Lumbangaol, R. (2024). Gambaran pelaksanaan sistem informasi logistik obat di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 12(1), 44–55.

Madepa, T. (2025). Integrasi sistem informasi inventori berbasis SIMRS dan ERP dalam logistik farmasi rumah sakit. International Journal of Healthcare Information Systems, 4(1), 12–25.

Mulyani, S., & Purnama, B. E. (2020). Sistem informasi manajemen rumah sakit. Informatika.

Ngir, J. (2023). Pengembangan indikator kinerja logistik farmasi berbasis sistem informasi. Jurnal Logistik Kesehatan, 6(2), 101–112.

Ojo, A. I., et al. (2019). Inventory management systems in hospitals: A review. Journal of Health Management, 21(3), 345–356.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (2018). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Permenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.

Quick, J. D., et al. (2018). Managing access to medicines and health technologies. WHO Press.

Riana, D., & Rakhmawati, I. (2023). Implementasi sistem Kanban pada instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 9(2), 120–131.

Safitri, A., Putra, Y., & Lestari, M. (2024). Tinjauan praktik penyimpanan obat di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(1), 60–72.

Salsabila, N. (2024). Digitalisasi logistik farmasi untuk peningkatan efektivitas pelayanan rumah sakit. Journal of Health Information Technology, 3(2), 89–101.

Suryani, R. (2025). Manajemen kontrak pemasok dan stabilitas pasokan obat rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan, 11(1), 25–38.

Sutrisno, E., et al. (2020). Information systems and hospital performance. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 23(3), 147–156.

Tandah, P. (2025). Pengembangan aplikasi perencanaan dan kontrol obat berbasis web. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 4(1), 1–13.

Triyogi, A. (2023). Analisis ABC dalam manajemen persediaan farmasi rumah sakit. Jurnal Farmasi Manajemen, 6(1), 34–45.

Wardhani, V., et al. (2021). Hospital service quality and information systems. International Journal of Healthcare Management, 14(4), 1123–1131.

WHO. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization.

Widyapratiwi, L. (2024). Integrasi metode ABC–VEN dan EOQ dalam sistem informasi farmasi rumah sakit. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 8(2), 77–89.

Downloads

Published

25-01-2026

How to Cite

[1]
S. F. Rahmi, N. H. Dewi, and B. Hartono, “Kontribusi Sistem Informasi Farmasi dan Logistik terhadap Efektivitas dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit: Literature Review”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 13768–13776, Jan. 2026.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>