Rekonstruksi Teori Kurikulum PAI Berbasis Integrasi Nilai Spiritual, Sosial, dan Akademik

Authors

  • Siti Nurfatimah Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai
  • Zaitun Zaitun Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5183

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Kurikulum PAI, Integrasi Nilai, Nilai Spiritual, Nilai Sosial, Nilai Akademik

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) pada hakikatnya berfungsi membentuk peserta didik yang utuh dan seimbang sebagai bekal menghadapi kehidupan pribadi dan sosial. Namun, pembelajaran, PAI masih cenderung berorientasi pada pencapaian kognitif semata dan disajikan secara normatif-tekstual sehingga internalisasi nilai-nilai spiritual dan sosial belum terbangun secara mendalam dan berkelanjutan dalam diri peserta didik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan ideal PAI dan implementasi kurikulumnya di lapangan yang menuntut adanya pembaruan paradigma melalui rekonstruksi teori kurikulum PAI yang lebih holistik dan integratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dan merekonstruksi teori kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis integrasi nilai spiritual, sosial, dan akademik sebagai kerangka konseptual pengembangan kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah sistematis terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan yang berkaitan dengan kurikulum PAI dan integrasi nilai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, serta mensintesis konsep-konsep utama terkait integrasi nilai dalam kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi teori kurikulum PAI perlu menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi etis dan transendental dalam pembelajaran, nilai sosial sebagai orientasi praksis yang membentuk kepekaan, tanggung jawab, dan kepedulian peserta didik, dan  nilai akademik sebagai penguat nalar kritis dan keilmuan Islam. Ketiga nilai tersebut harus terintegrasi secara sistematis dalam perumusan tujuan, pengembangan materi, pemilihan metode, dan desain evaluasi pembelajaran, sehingga kurikulum PAI tidak hanya mentransmisikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, kesadaran sosial, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

S. Alifia, F. Putri, U. Nusantara, and P. Kediri, “Peran Strategis Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Moral Pelajar,” Pros. Konseling Kearifan Nusant., vol. 4, pp. 536–576, 2025.

S. M. Y. Hamid et al., “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di SDN 15 Paleleh Kabupaten Buol,” vol. 1, no. 1, pp. 9–19, 2025.

U. N. A. Muhammad Saat Ibnu Waqfin,Yashinta Ramadhani, Mita Widiawati, Siti Sofia*,Risqi Maulidatul Charisya, “Journal of Education and Management Studies Kedudukan Kurikulum dalam Pendidikan,” J. Educ. Manag. Stud., vol. 7, no. 6, 2024.

I. Efendi and S. Murhayati, “At-Tajdid: Journal of Islamic Studies VOLUME 2 NOMOR 4, DESEMBER 2022 http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/At-tajdid/index Model Inovasi Pengembangan Kurikulum Merdeka,” vol. 2, pp. 196–203, 2022, [Online]. Available: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/At-tajdid/index

A. Rasyidi, “Islamic Education Review Pendidikan Agama Islam dan Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis sebagai pengembang pemahaman serta pengamalan ajaran Islam kehidupan sehari-hari Vol 1 , No 1 , Juni 2024 , ISSN XXXX-XXXX,” Islam. Educ. Rev., vol. 1, no. 1, pp. 1–21, 2024.

W. Windayani and K. Anwar, “Pengaruh Perilaku Belajar, Kecerdasan Emosional, Dan Pemahaman Hablumminnannas Terhadap Kepribadian Akademik Di Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai,” Al-Fikra J. Ilm. Keislam., vol. 16, no. 2, p. 269, 2017, doi: 10.24014/af.v16i2.4246.

K. T. Faridi, “wawasan peserta didik. Pendekatan integrasi menghubungkan nilai-nilai agama,” Kreatif, vol. 24, no. 1, pp. 30–40, 2025.

P. Islam, R. Pemikiran, E. Digital, and P. Guru, “Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Islam Di Era Digital : Studi Interpretatif Terhadap Paradigma Guru Mas,” pp. 237–252.

A. Ikhwan, “Mengintegrasikan Wahyu dan Akal dalam Pendidikan Islam Kontemporer,” Chalim J. Teach. Learn., vol. 4, no. 2, pp. 128–140, 2025, doi: 10.31538/cjotl.v4i2.2244.

A. Siregar, “Pendidikan Islam di Era Kontemporer,” vol. 04, no. 03, pp. 1–5, 2018.

I. A. Yusuf and F. M. Abbas, “Inovasi kurikulum pendidikan Islam di perguruan tinggi: Integrasi tauhid, sains, dan teknologi,” HASBUNA J. Pendidik. Islam, vol. 7, no. 2, pp. 142–152, 2025, [Online]. Available: https://journal.iaitasik.ac.id/index.php/hasbuna/article/view/580%0Ahttps://journal.iaitasik.ac.id/index.php/hasbuna/article/download/580/440

P. Mpi et al., “Hakikat Kurikulum dalam Perspektif Pendidikan Modern dan Islam,” J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 2, no. 1, pp. 44–51, 2025.

J. Inovasi, P. Pendidikan, and P. Vol, “Recolecta - 2020 - vol. 4, no. 2, pp. 361–366, 2024.

M. Mahanum, “Tinjauan Kepustakaan,” ALACRITY J. Educ., vol. 1, no. 2, pp. 1–12, 2021, doi: 10.52121/alacrity.v1i2.20.

Z. Mubarok and F. H. Al Ghifari, “Kajian Literatur Tentang Integrasi Nilai-Nilai Ekonomi Syariah Dalam Kurikulum Pendidikan Islam,” J. Islam. Econ. An-Nuqud, vol. 4, no. 1, pp. 179–190, 2025, [Online]. Available: https://jurnal.iuqibogor.ac.id/index.php/annuqud/article/view/2019%0Ahttps://jurnal.iuqibogor.ac.id/index.php/annuqud/article/download/2019/988

D. Setiawan, M. A. AF, F. M. Aziz, A. Fajar, and Y. Yurna, “Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Manusia dan Masyarakat,” Pendek. J. Pendidik. Berkarakter, vol. 1, no. 4, pp. 52–63, 2023.

M. Jafar and D. Aisyah, “Muslim Jafar 1 , Devy Aisyah 2 , Amrina 3,” vol. 2338, no. 1, pp. 13–34, 2022.

A. A. Agni Pratista et al., “Epistemologi Islam Dan Perbandingannya Dengan Epistemologi Barat,” Jma), vol. 3, no. 11, pp. 3031–5220, 2025.

I. Maulana, A. Khobir, U. Islam, N. K. H. Abdurrahman, and W. Pekalongan, “Aksiologi Filsafat Pendidikan Islam Sebagai Dasar Pembentukkan Manusia Paripurna ( Insan Kamil ),” no. November, 2025.

K. et al 2023, “No Title" No Title No Title No Title,” vol. 32, no. 3, pp. 167–186, 2021.

P. et al., “Article info,” vol. 23, no. 2, pp. 135–144, 2025.

Alfa Rohmatin, Yuda Nugraha, Moch. Galih Gunawan, and M. Ramanda Iski, “Implementasi Nilai Shidq, Amanah, Istiqamah, dan Rahmah dalam Pembinaan Akhlak Siswa SMK Al-Azami,” Akhlak J. Pendidik. Agama Islam dan Filsafat, vol. 2, no. 4, pp. 170–180, 2025, [Online]. Available: https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Akhlak/article/view/1406

L. A. Muadzin, S. Yazid, and U. M. Malang, “Muttaqin Tujuan Akhir Pendidikan Manusia ( Kajian Pedagogis ) ajaran dan nilai-nilai dalam Islam . Sistem ini mengutamakan integrasi antara pendidikan agama seorang Muslim . Kata " taqwa " berasal dari akar kata " waqa " dalam bahasa Arab , yang berarti,” no. 2, 2025.

U. S. Mekkah, J. Tgk, I. Lueng, D. Batoh, K. B. Aceh, and P. Aceh, “SOSIAL DI SISWA Qurrata Akyuni,” pp. 198–206, 2025.

M. E. Anshari and S. Wati, “Konsep Islamisasi Ilmu Pemgetahuan : Studi Kritis Terhadap Pemikiran Ismail Raji Al Faruqi,” 2025.

A. S. Rinawati, B. Rahman, and M. Nurwahidin, “Integrasi Filsafat Ilmu dalam Kurikulum Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Studi Literatur, Teoretis dan Praktis),” Pema, vol. 5, no. 2, pp. 314–321, 2025, doi: 10.56832/pema.v5i2.970.

M. Nasir and S. Sunardi, “Reorientasi Pendidikan Islam Dalam Era Digital: Telaah Teoritis Dan Studi Literatur,” Al-Rabwah, vol. 19, no. 1, pp. 056–064, 2025, doi: 10.55799/jalr.v19i1.688.

Downloads

Published

12-01-2026

How to Cite

[1]
S. Nurfatimah and Z. Zaitun, “Rekonstruksi Teori Kurikulum PAI Berbasis Integrasi Nilai Spiritual, Sosial, dan Akademik”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 10466–10473, Jan. 2026.