Efektivitas Sistem Manajemen Mutu ISO dalam Mempersiapkan Lembaga Menghadapi Visitasi Akreditasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4669Keywords:
Sistem Manajemen Mutu, ISO 9001, Akreditasi, Visitasi, Penjaminan MutuAbstract
Akreditasi merupakan salah satu instrumen penjaminan mutu eksternal yang berperan strategis dalam memastikan akuntabilitas, transparansi, serta keberlanjutan peningkatan mutu lembaga pendidikan dan organisasi pelayanan publik di Indonesia. Proses visitasi akreditasi menuntut kesiapan lembaga dalam menunjukkan bukti nyata penerapan standar mutu melalui dokumentasi yang sistematis, implementasi prosedur yang konsisten, dan pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Di sisi lain, Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 hadir sebagai kerangka kerja internasional yang memberikan panduan bagi organisasi untuk mengelola proses, sumber daya, dan risiko secara efektif guna mencapai kepuasan pemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SMM ISO 9001:2015 dalam meningkatkan kesiapan lembaga menghadapi visitasi akreditasi. Penelitian dilakukan melalui metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta laporan implementasi ISO di lembaga pendidikan dan organisasi publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan ISO secara konsisten mampu memperkuat kesiapan akreditasi melalui peningkatan kualitas dokumentasi, efisiensi proses internal, penguatan budaya mutu, serta mendorong perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Namun demikian, efektivitas ISO sangat bergantung pada komitmen kepemimpinan, keterlibatan seluruh anggota organisasi, serta keselarasan antara standar ISO dengan instrumen akreditasi nasional. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan integrasi strategis antara SMM ISO dan sistem akreditasi agar lembaga mampu menciptakan tata kelola mutu yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keunggulan berkelanjutan.
Downloads
References
Afridoni, Putra, S., Hasri, S., & Sohiron. (2022). Manajemen Akreditasi Sekolah Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan. 6, 13832–13838.
Azahra, A. D., & Putri, D. N. (2023). Analisis Penerapan Sistem Manajemen ISO 9001 : 2015 di Sekolah Dasar. 02(03), 86–96.
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). (2020). Panduan Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi. Jakarta: BAN-PT.
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). (2021). Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.0. Jakarta: BAN-PT.
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). (2020). Pedoman Akreditasi Sekolah dan Madrasah. Jakarta: BAN-S/M.
BAN-PT. (2022). Kebijakan dan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi. Jakarta: Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Boiral, O., & Heras-Saizarbitoria, I. (2022). ISO 9001 and organizational performance: A systematic review. Total Quality Management & Business Excellence, 33(5–6), 1–22.
Elg, M., Gremyr, I., Hellström, A., & Witell, L. (2021). The role of quality management in organizational development. International Journal of Quality and Service Sciences, 13(1), 1–15.
Fonseca, L. M., & Domingues, J. P. (2020). ISO 9001:2015 edition—Management, quality and value. International Journal of Quality Research, 14(2), 1–16.
Fonseca, L. M., Domingues, J. P., & Baylina, J. (2023). Quality management systems and institutional performance: An integrated approach. Journal of Business Research, 156, 113–124.
International Organization for Standardization. (2015). ISO 9001:2015 Quality Management Systems — Requirements. Geneva: ISO.
Kartikasari, D., Ansori, M., Irawati, R., & Mulyaningtyas, D. (2018). COST-BENEFIT ANALYSIS ON ISO 9001 CERTIFICATION AND HIGHER EDUCATION ACCREDITATION. 470–481.
Kemendikbud. (2020). Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Manders, B., de Vries, H. J., & Blind, K. (2021). ISO 9001 and performance: A meta-analysis. Business Strategy and the Environment, 30(4), 1–15.
Psomas, E., Vouzas, F., & Kafetzopoulos, D. (2020). Quality management benefits through ISO 9001: Evidence from recent studies. The TQM Journal, 32(2), 1–19.Sallis, E. (2014). Total Quality Management in Education (3rd ed.). London: Routledge.
Rizqi, S. U., & Nusantara, W. (2020). Jurnal Pendidikan Untuk Semua. 4, 1–12.
Sallis, E. (2021). Total Quality Management in Education (4th ed.). London: Routledge.
Susanto, A., & Nuryadin, D. (2021). Tantangan implementasi penjaminan mutu internal dalam akreditasi pendidikan tinggi. Jurnal Penjaminan Mutu, 7(2), 85–97.
Sutrisno, E. (2019). Implementasi ISO 9001:2015 dalam peningkatan mutu layanan pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 85–96.
Wahyuni, S., & Prasetyo, A. (2021). Sistem penjaminan mutu internal dan kesiapan akreditasi institusi pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 45–58.
Yuliana, R. (2020). Pengaruh penerapan sistem manajemen mutu ISO terhadap kinerja organisasi. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(3), 210–222.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dela Silmi Karmila, Hani Islami, Rizki Amelia, Hasyim Asyari, Zahruddin Zahruddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















