Analisis Permasalahan dalam Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Beserta Solusi Strategis di Rumah Sakit Pemerintah: Pendekatan Deskriptif-Kuantitatif Berbasis Studi Literatur Sistematis

Authors

  • Defrika Muharani Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Yorismanto Yorismanto Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Alfani Ghutsa Daud Universitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3819

Keywords:

Pengadaan Barang dan Jasa, Rumah Sakit Pemerintah, Tata Kelola, Supply Chain Management (SCM)

Abstract

Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Rumah Sakit (RS) Pemerintah, khususnya yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), merupakan fungsi vital yang menentukan kualitas layanan sekaligus stabilitas finansial. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sistem PBJ di sektor kesehatan masih menghadapi tantangan serius yang berpotensi menurunkan efektivitas operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan PBJ di RS Pemerintah Indonesia serta merumuskan rekomendasi strategis melalui Sintesis Literatur Sistematis (SLR) dengan pendekatan Sintesis Deskriptif Kuantitatif (SDQK) terhadap publikasi ilmiah periode 2015–2025. Hasil kajian mengidentifikasi tiga klaster utama permasalahan: risiko tata kelola (agency cost), inefisiensi logistik dalam Supply Chain Management (SCM), dan hambatan proses digitalisasi. Pada aspek tata kelola, ditemukan bahwa risiko moral hazard dan lemahnya kontrol internal berdampak nyata pada keuangan, misalnya akumulasi utang RSUD di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mencapai Rp 247,97 miliar pada 2025. Rendahnya tingkat pengembalian kerugian negara yang hanya 28% dari total temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp 4,77 miliar juga menunjukkan lemahnya akuntabilitas ex-post. Inefisiensi SCM tercermin dari dominasi biaya obat kelompok A yang mencapai 70,82% dari total biaya pengadaan, padahal hanya mencakup 5,78% dari total item obat yang digunakan. Sementara itu, hambatan digitalisasi muncul akibat kurang optimalnya penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Rekomendasi strategis meliputi penguatan regulasi internal BLUD, integrasi SIMRS untuk meningkatkan ketepatan forecasting SCM, serta peningkatan kompetensi SDM PBJ guna menekan risiko moral hazard pada proses digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budnik, C., AGNIESZKA, & PRZEDAŃSKA, J. (2015). THE AGENCY THEORY APPROACH TO THE PUBLIC. 3(1976), 154–165. https://doi.org/10.1515/wrlae-2015-0059

Fitri, W. (2024). Analisis Temuan Audit Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP ) BPK Di Provinsi Sumatera Barat TA 2017-2021 Widia Fitri dan harus sejalan dengan pemerintahan nasional . Sebaliknya , pemerintahan negara harus “ Pemerintah Daerah ( LKPD ), menjadi aspek. 5(1), 2681–2689.

Innayah, E. P., & Nasikin, Y. (2022). Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi , Keuangan & Bisnis Syariah Implementasi Teory Transaction Cost Economics ( TCE ) Dalam Kebijakan Antitrust Prespektif Islam Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi , Keuangan & Bisnis Syariah. 4(6), 1598–1606. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v4i6.10

Kenedi, J., Lanin, D., Agus, Z., Kunci, K., Sakit, R., & Kesehatan, A. (2018). ANALISIS PENGADAAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PADANG PARIAMAN TAHUN 2017 Artikel Penelitian. 7(Supplement 2), 9–16.

Laksono, A. (2025). Optimalisasi Manajemen Logistik Rumah Sakit untuk Meningkatkan Efisiensi Pengadaan dan Distribusi Obat di Era Digital Adi Laksono. 6(9), 3569–3578.

Mikowati, L., Magdalena, Y., & Gultom, L. (2023). Price Gap Comparison in Unit Price and Lump Sum Contracts : A Transaction Cost Economic Approach. VII(1), 138–160.

PBJP, R. (2023). Catatan Kritis Masyarakat Sipil Atas RUU Pengadaan Barang/Jasa Publik | 1.

Perpres. (2021). Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Pasal 59 telah mengatur mengenai mekanisme khusus untuk PBJ dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini diatur lebih lanjut dalam Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pen. 086130.

Pratiwi, D. L., Lestari, A., Darmawan, W., Assegaf, M. I., Fitriani, R., Fansari, Z., Putri, A. S., Sabda, M., Wibawa, A., & Puspita, N. (2025). Pengaruh Pengadaan Barang dan Jasa pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Terhadap Kondisi Keuangan Rumah Sakit di RSUP Dr. Kariadi Semarang. 9(1), 324–334. https://doi.org/10.52362/jisamar.v9i1.1757

Pratiwi, R. P., Ekonomi, F., & Gunadarma, U. (2019). PEMBUATAN APLIKASI DALAM MENGINTEGRASIKAN DATA KEUANGAN , DATA ORDER , DAN DATA STOK. 16(1), 17–34.

Ramadhan, S., Yuliastri, W. O., & Prasetyo, M. (2024). Evaluasi Dead Stock Obat Di Instalasi Farmasi RSUD Kabupaten Buton Utara Evaluation Of Dead Stock Drugs In The Pharmacy Installation At Rsud Nort Buton Regency Hospital Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. 3(6).

Sahputri, A., Linda, H., & Surgia, P. (2024). Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia DalamPemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). 7(6), 1268–1274.

Saptarisa, R., Nuryani, D. D., Perdana, A. A., Print, I., Online, I., Print, I., & Online, I. (2020). Evaluasi Pengadaan Obat Secara E-Purchasing Berdasarkan E- Katalog Menggunakan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Sekampung Kabupaten Lampung Timur ( Permenkes No . 28 / …. 9(2).

Saputri, A. R. (2025). Penerapan Sistem Informasi Rumah Sakit Dalam Pengelolaan Logistik Farmasi. 1(4), 77–85.

Sari, P. I. (2020). Analisis Penerapan Supply Management Chain di Rumah Sakit Cempaka Az-Zahra Kota Banda Aceh. 1(2), 1–9.

Satibi, M.Si., A. (2017). Manajemen Obat di Rumah Sakit. May.

Sihaloho, S. W., Ariza, D., & Munandar, A. (2024). EFEKTIFITAS E-KATALOG PADA KEGIATAN PENGADAAN BARANG DAN JASA ( PBJ ) DALAM UPAYA PEMERINTAH. 7(1), 219–230.

Suardi, I., Rossieta, H., Djakman, C., Diyanty, V., Suardi, I., Rossieta, H., Djakman, C., & Diyanty, V. (2024). Procurement governance in reducing corruption in the indonesian public sector : a mixed method approach. Cogent Business & Management, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2393744

Sulistiadi, W. (n.d.). Sistem Anggaran Rumah Sakit yang Berorientasi Kinerja untuk Meningkatkan Kualitas Keuangan Publik. 16424.

Tandiansyah, T., Nasrullah, R., Fauzi, M., Studi, P., Industri, T., Teknik, F., Widyatama, U., Kidul, C., Cadang, S., & History, A. (2025). Pengendalian persediaan suku cadang nut dengan menggunakan metode klasifikasi abc dan model q back order di pt fgh. 6(11).

Widyaningrum, B., & Helbawanti, O. (n.d.). Permodelan Service Level Agreement ( SLA ): Upaya Mendukung Kelulusan Tepat Waktu Mahasiswa di Perguruan Tinggi. 648–662.

Yusrani, K. G., Miolda, P. R., & Maliangkay, K. S. (2023). Analisis Pengadaan Logistik Alat Kesehatan di Rumah Sakit : Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pasien. 2(1).

Lalu, Hamdi. (2025, 15 Juli). Progres pembayaran temuan BPK senilai Rp 4,77 miliar baru 28 persen. Suara NTB. Diakses dari https://suarantb.com/2025/07/15/progres-pembayaran-temuan-bpk-senilai-rp477-miliar-baru-28-persen/

KOKEK Consulting. (2025). Perpres 46/2025 dan tantangan transparansi pengadaan: bagaimana audit dan manajemen risiko menjawabnya. Diakses dari https://www.kokek.com/news/perpres-462025-dan-tantangan-transparansi-pengadaan-bagaimana-audit-dan-manajemen-risiko-menjawabnya

Downloads

Published

30-11-2025

How to Cite

[1]
D. Muharani, Y. Yorismanto, B. Hartono, and A. G. Daud, “Analisis Permasalahan dalam Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Beserta Solusi Strategis di Rumah Sakit Pemerintah: Pendekatan Deskriptif-Kuantitatif Berbasis Studi Literatur Sistematis”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2385–2390, Nov. 2025.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>