Pengaruh Pengunaan Filler Limbah Las Karbit dalam Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (Ac-Wc)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3025Keywords:
Penggunaan Filler Limbah Las Karbit, Campuran Asphalt Concrete Wearing Course, Perkerasan JalanAbstract
Jalan merupakan prasarana yang sangat penting dalam mendukung laju perekonomian di Indonesia sebagai negara yang berkembang indonesia sangat membutuhkan kualitas dan juga kuantitas jalan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan berbagai seluruh jenis kegiatan ekonomi baik itu aksebilitas ataupun barang dan jasa.dalam penelitian ini merupakan eksperimen untuk mengetahui hasil uji marshall pada perbandingan krakteristik limbah las karbit dengan persentase 0% - 100%. Dari hasil pengujian marshall, Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 5% pada campuran AC-WC Asphalt Concrete-Wearing Course dengan penggunaan Abu batu sehingga dapat disimpulkan bahwa memiliki nilai VMA 16,55%, VFA 73,4%, VIM 4,4%, Stabilitas 2359,9 kg, Flow 3.2 mm, dan Marshall Quotient 901,0 kg. Hasil nilai uji marhsall untuk kadar penambahan Optimum (KPO) dengan menggunakan limbah las karbit yaitu VMA sebesar 15,7%, Nilai VFA 78,1%, VIM 3,4% Nilai Stabilitas 2014,7kg, Nilai Flow 3,0 kg, dan nilai MQ sebesar 798,5 kg, Penganti limbah las karbit juga dapat meningkatkan nilai (VFA) mengalami peningkatan sebesar 78,1%% yang tidak terlalu sigifikan dibanding marshall standar sedangkan untuk nilai stabilitasnya menurun sebesar 2014,7% yang terlalu signifikan di bandingan dengan nilai stabilitas KAO, dengan mememnuhi standar bina marga 2018.
Downloads
References
Syaifuddin. (2013). Studi Perbandingan Kinerja Campuran Aspal Panas Menggunakan Berbagai Jenis Filler terhadap Karakteristik Marshall. Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 45–53.
Pratiwi, N., & Kartikasari, D. (n.d.). Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet-Base Course (HRS-BC). Laporan Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta.
Permana, D., & Nurhayati, T. (n.d.). Studi Penggunaan Limbah Las Karbit untuk Bahan Tambah pada Perkerasan Laston Gradasi AC-WC. Jurnal Infrastruktur dan Material Konstruksi, 4(1), 12–20.
Kementerian Pekerjaan Umum. (2018). Spesifikasi Umum Bina Marga Divisi 6: Perkerasan Aspal. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Jakarta: Sekretariat Negara.
Sukirman, S. (2012). Perkerasan Lentur Jalan Raya: Bahan, Perancangan, dan Pelaksanaan. Bandung: Nova.
Hardiyatmo, H. C. (2015). Perkerasan Jalan Raya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mulyono, A. T. (2017). Teknologi Bahan Konstruksi Jalan Raya. Jakarta: Erlangga.
Nugroho, B. (2019). Pengaruh Variasi Filler terhadap Karakteristik Marshall pada Campuran Aspal Panas. Jurnal Konstruksi dan Rekayasa Sipil, 5(1), 23–30.
Widodo, R., & Setiawan, A. (2020). Analisis Kinerja Campuran Aspal dengan Penambahan Bahan Limbah Industri. Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 6(2), 101–110.
Rachman, F., & Kurniawan, M. (2021). Pengaruh Penggunaan Filler Limbah Fly Ash terhadap Nilai Stabilitas Marshall pada Campuran AC-WC. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 23(3), 145–153.
Rahmawati, D., & Wibowo, E. (2022). Studi Eksperimen Penggunaan Kapur dan Limbah Karbit sebagai Filler Campuran Aspal Panas. Jurnal Material Konstruksi, 8(2), 57–66.
Siregar, T., & Lubis, R. (2020). Pengaruh Penambahan Limbah Industri terhadap Stabilitas Campuran Aspal. Jurnal Infrastruktur Transportasi, 4(1), 33–41.
Hanafiah, R., & Ahmad, F. (2021). Kajian Material Alternatif Filler dalam Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan, 11(1), 29–38.
Yuliana, S., & Putra, H. (2023). Pemanfaatan Limbah Las Karbit sebagai Filler Campuran Aspal terhadap Nilai Stabilitas dan Flow Marshall. Jurnal Inovasi Material dan Infrastruktur Jalan, 9(1), 17–26.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aldila Anugrah Gusti, Tri Sefrus, Edito Dwiantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















