Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja di Bengkel Konstruksi Dengan Metode HIRA

Authors

  • Achmad Romadin Universitas Negeri Makassar
  • Erniyani Erniyani Universitas Negeri Makassar
  • Andi Muhammad Irfan Universitas Negeri Makassar
  • Ashar Pramono Universitas Negeri Makassar
  • Nur Fuadah Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2643

Keywords:

HIRA, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Konstruksi

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam dunia industri yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Namun pelanggaran terhadap norma K3, seperti ketidakpatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD), tata kelola area kerja yang buruk, serta peralatan tidak layak, masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko kecelakaan kerja di Bengkel Konstruksi PT. ABS menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) . Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Identifikasi dilakukan pada tujuh aktivitas kerja utama yang berpotensi menimbulkan bahaya. Hasil analisis menunjukkan dua aktivitas masuk kategori risiko ekstrem, yaitu pekerja tidak memakai helm dan kabel listrik terkelupas, dengan nilai risiko 20. Tiga aktivitas dinilai berisiko tinggi, seperti pengoperasian mesin tanpa APD, bahasa gaul FCAW berserakan, serta pengawasan penggunaan APD tidak optimal. Sementara itu, dua aktivitas lainnya berada pada kategori sedang. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan tindakan preventif dan korektif, termasuk kewajiban APD, inspeksi rutin, pelatihan, dan pengawasan manajerial, sangat diperlukan untuk menekan angka kecelakaan kerja. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan dalam penegakan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di sektor konstruksi..

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Haslindah, A. Haslinah, and R. Rahmatullah, “Analisa Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Karyawan Pt. Industri Kapal Indonesia (PT. IKI) Persero Makassar,” Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME), vol. 3, no. 02, 2023.

T. Alisyahbana and I. N. Afiah, “Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Divisi Produksi dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment,” Journal of Industrial Engineering Innovation, vol. 3, no. 01, pp. 34–42, 2025.

S. Salnus et al., “DESAIN SISTEM INDUSTRI BERKELANJUTAN: PRODUKSI, MANAJEMEN, ERGONOMI, DAN K3”.

D. F. Hakim and T. Adhika, “Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability (Hazop) pada Bengkel Motor,” Jurnal Syntax Admiration, vol. 3, no. 12, pp. 1534–1543, 2022.

W. Syaputra, S. R. Ardian, and A. J. Nugroho, “Integrasi Metode FMEA Dan FTA Dalam Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Bengkel Bubut,” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 3, no. I, pp. 47–56, 2024.

E. Erniyani, “Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja Penggilingan Daging Menggunakan Metode HIRARC,” Journal of Industrial Engineering Innovation, vol. 3, no. 01, pp. 73–82, 2025.

E. Erniyani, N. Nurfuadah, I. Ramdhani, R. Raodah, and H. Hasbullah, “UPAYA PENGENDALIAN RISIKO BAHAYA PRAKTIKUM DESAIN FABRIKASI PELAT MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA),” JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI, vol. 10, no. 2, pp. 126–132, 2025.

M. Amoadu, E. W. Ansah, and J. O. Sarfo, “Influence of psychosocial safety climate on occupational health and safety: a scoping review,” BMC Public Health, vol. 23, no. 1, p. 1344, 2023.

S. I. C. Ismail, I. Irwan, and N. A. S. Lalu, “Analysis Of Potential Hazards For Work Accidents Using The Hira (Hazard Identification And Risk Assessment) Method On Gold Mine Workers In East Suwawa District,” Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, vol. 7, no. 1, pp. 99–107, 2023.

V. Arumugaprabu, S. Ajith, J. Jerendran, K. Naresh, and P. S. R. Sreekanth, “Hazard identification and risk assessment using integrated exposure frequency and legislation requirements (HIRA-FL) in construction sites,” Mater Today Proc, vol. 56, pp. 1247–1250, 2022.

R. Boumphrey, “Chief Executive Lloyd’s Register Foundation,” 2024.

A. Romadin, “Analisis Efektivitas Penerapan SMK3 dalam Mewujudkan Zero Incident di PT. XYZ,” Journal of Industrial Engineering Innovation, vol. 3, no. 01, pp. 66–72, 2025.

Q.-Y. Chen, H.-C. Liu, J.-H. Wang, and H. Shi, “New model for occupational health and safety risk assessment based on Fermatean fuzzy linguistic sets and CoCoSo approach,” Appl Soft Comput, vol. 126, p. 109262, 2022.

M. Šolc, P. Blaško, L. Girmanová, and J. Kliment, “The development trend of the occupational health and safety in the context of ISO 45001: 2018,” Standards, vol. 2, no. 3, pp. 294–305, 2022.

C. Vigneshkumar and U. R. Salve, “End-Users’ opinions to enhance the process of hazard identification and risk assessment (HIRA) in construction projects,” in Building Life-Cycle Management. Information Systems and Technologies: Selected Papers, Springer, 2022, pp. 457–465.

F. Ariswa, M. Andriani, and H. Irawan, “Usulan perbaikan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada perusahaan konstruksi jalan (Studi kasus: PT Karya Shakila Group),” JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, vol. 7, no. 2, pp. 91–100, 2020.

S. Karthikeyan, M. Karthick, N. Saravanan, P. Udayakumaran, L. Suriyaprakash, and K. Senthilkumar, “Construction safety performance measure for perception of excavation hazard by comprehensive survey route,” in AIP Conference Proceedings, AIP Publishing LLC, 2025, p. 020220.

Downloads

Published

03-09-2025

How to Cite

[1]
A. Romadin, E. Erniyani, A. M. Irfan, A. Pramono, and N. Fuadah, “Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja di Bengkel Konstruksi Dengan Metode HIRA”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 4377–4383, Sep. 2025.