Analisis Kinerja Keuangan APBD Kabupaten Kebumen Berdasarkan Rasio Keuangan Daerah Tahun 2023–2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9520Keywords:
Kinerja Keuangan Daerah, APBD, Rasio Keuangan Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Kabupaten KebumenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama periode 2023–2025 berdasarkan rasio keuangan daerah. Kinerja keuangan daerah menjadi salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kemandirian fiskal serta efektivitas pemerintah daerah dalam mengelola sumber pendapatan dan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari APBD dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa rasio keuangan daerah, yaitu rasio desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio efisiensi keuangan daerah. Rasio-rasio tersebut digunakan untuk menggambarkan tingkat ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat, kemampuan daerah dalam membiayai pengeluaran melalui PAD, serta efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi fiskal mengalami peningkatan dari 14,78% pada tahun 2023 menjadi 18,91% pada tahun 2025, namun masih berada dalam kategori kurang. Rasio kemandirian keuangan daerah juga mengalami peningkatan dari 17,35% menjadi 23,32%, tetapi masih menunjukkan pola hubungan instruktif yang berarti ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih tinggi. Rasio efektivitas PAD menunjukkan kondisi yang efektif pada tahun 2024 dan 2025, sedangkan rasio efisiensi keuangan daerah menunjukkan adanya perbaikan dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan tren peningkatan, namun tingkat kemandirian fiskal masih rendah dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup dominan.
Downloads
References
N. Putri, “Analisis Implementasi Akuntansi Sektor Publik Dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah Daerah Lampung,” vol. 1, no. 2, pp. 2–5, 2024.
A. Firman, A. Sulvina, D. Natalia, E. P. Sinaga, and S. Hadiningrum, “Implementasi Prinsip Otonomi Daerah dalam Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah,” vol. 8, pp. 50417–50421, 2024.
K. Mudhoffar, A. Frinaldi, and N. E. Putri, “Analisis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kota Padang Tahun Anggaran 2024,” vol. 9, pp. 19824–19831, 2025.
V. B. Kelen, U. Katolik, and W. Mandira, “EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL DALAM OPTIMALISASI PROGRAM PRIORITAS : STUDI EVALUATIF BELANJA PUBLIK DI KABUPATEN FLORES TIMUR,” vol. 5, no. 1, pp. 179–186, 2025.
I. Gazali, V. Pattiasina, and I. Agustina, “PEMERINTAH,” vol. 14, pp. 2364–2376, 2025, doi: 10.34127/jrlab.v14i2.1586.
Y. Prayogo, A. S. Fikri, and K. P. Nandini, “Analisis Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah ( SAP ) Berbasis Akrual dalam Penyusunan Laporan Pengelolaan Keuangan Daerah,” vol. 3, no. 2, pp. 44–58, 2023.
I. A. Ardi, N. R. Widiastuti, S. R. Hidayati, and M. Niken, “Indikasi Wilayah Pengembangan ( WP ) sebagai Pendekatan Perencanaan dan Pengembangan Wilayah di Kabupaten Kebumen,” vol. 2024, no. November, pp. 299–306, 2024.
R. F. Kasim, G. C. Murti, J. Elnisa, P. Nur, and N. A. Azmarani, “Analisis Rasio Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam Meningkatkan Perekonomian Kabupaten Kebumen Tahun 2019-,” vol. 4, no. 1, 2025.
J. N. Faqih, “Analisis Beban Kendaraan Terhadap Kerusakan Perkerasan Jalan Lentur ( Aspal ) di Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen,” vol. 4, no. 01, pp. 18–27, 2025.
S. Astuti, D. Santoso, and Y. Hardayani, “Penerapan Prinsip Value For Money Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Air Petai Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Tahun 2024 ( Studi Pada Program Pembangunan / Rehabilitas / Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa ),” vol. 7, no. SEPTEMBER, pp. 121–132, 2025.
F. A. Nugroho, “MENDUKUNG OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2020-2024,” vol. 20, no. November, pp. 30–47, 2025.
A. Sukmawati, S. A. Murnidayanti, and K. Permana, “ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH PROVINSI JAMBI PERIODE 2021-2023,” vol. 10, no. 204, pp. 1832–1841, 2025.
D. Anita, “Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah ( Studi Kasus Pemerintah Provinsi Jawa Barat ),” vol. 10, no. 71, 2024.
N. A. Jauza and M. Albina, “Model dan Pendekatan Penelitian Kuantitatif : Kajian Filosofis , Metodologis , dan Aplikatif,” pp. 104–111, 2025.
U. Islam and S. Agung, “Pengukuran Kinerja Keuangan Daerah melalui Rasio Keuangan : Studi pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 – 2023,” vol. 4, no. 5, pp. 2314–2322, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Septia Kurniadewi, Ruth Oktafiana Sitompul, Nurita Manurung, Devi Apriliana, Fitri Salsabyla, Putri Latifa Nur Aulia, Dudi Duta Akbar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















