Efektivitas Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Teknologi Edulearning di SMK Ketintang Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8745Keywords:
Blended Learning, Edulearning, Technology Acceptance Model, Community of Inquiry, Pendidikan Vokasi, SMKAbstract
Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan platform Edulearning dalam mendukung implementasi pembelajaran blended learning di SMK Ketintang Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan kunci yang terdiri atas guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas platform Edulearning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edulearning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran blended learning secara signifikan. Sebanyak 80–90% siswa mengalami peningkatan pemahaman materi karena materi dapat diakses kembali secara mandiri di luar jam pembelajaran. Selain itu, 95% siswa merasakan efisiensi waktu dalam pengumpulan tugas dan akses materi pembelajaran. Tingkat partisipasi aktif siswa juga meningkat hingga 95% pada kegiatan kuis berbasis skenario dan diskusi kelas. Berdasarkan analisis menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Community of Inquiry (CoI), penerimaan teknologi dipengaruhi oleh persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, serta sikap afektif pengguna terhadap platform. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan utama, seperti ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan kepemilikan perangkat digital, dan rendahnya literasi penggunaan fitur platform. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan penggunaan platform secara berkelanjutan, serta kebijakan pemerataan akses teknologi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran blended learning di sekolah.
Downloads
References
Almira, D. (2025). Pengaruh teknologi terhadap pendidikan di era digital. Maliki Interdisciplinary Journal, 3. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Arbaugh, J. B., et al. (2008). Developing a community of inquiry instrument: Testing a measure of the CoI framework using a multi-institutional sample. The Internet and Higher Education, 11(3-4), 133-136.
Clarissa & Wulandari. (2021). Efektivitas penggunaan Edulearning dalam pembelajaran OTKP di SMK Ketintang Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319-340.
Firmansyah, R., Komalasari, Y., Dewi, S. W. K., Mauliana, P., Sulastriningsih, R. D., & Hunaifi, N. (2023). Digitalisasi sekolah sebagai metode pembelajaran di era pendidikan 4.0. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(3), 49-55.
Garrison, D. R., Anderson, T., & Archer, W. (2000). Critical inquiry in a text-based environment: Computer conferencing in higher education. The Internet and Higher Education, 2(2-3), 87-105.
Laila, D., Izzatul, R., & Miftah. (2025). Transformasi digital di dunia pendidikan: Implementasi dampak teknologi pembelajaran. Journal of Science and Technology: Alpha, 1(2), 37-41. https://doi.org/10.70716/alpha.v1i2.172
Rahayu, P., & Santoso, H. B. (2017). Analisis penerimaan teknologi dalam konteks pembelajaran digital. Jurnal Penelitian Pendidikan, 19(1), 1-15.
Sari, A. P., & Munir. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam inovasi pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kegiatan di kelas. Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(3). https://doi.org/10.21831/jpv.v2i3.1043
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Hamalik, O. (2017). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Husamah. (2014). Pembelajaran bauran (Blended learning). Prestasi Pustakaraya.
Moore, M. G., & Kearsley, G. (2012). Distance education: A systems view of online learning (3rd ed.). Wadsworth Cengage Learning.
Prasetyo, A., & Lestari, S. (2023). Implementasi blended learning berbasis learning management system dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 112–120.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jacienda Rafinsya Cahyarani, M. Isnainah Salsabila, Revani Nuriya Anwar, Rhegita Zahrotul Aulia, Janna Listya Sita Widowatie, Ardiansyah Ardiansyah, Tauran Tauran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















