Efektivitas Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Teknologi Edulearning di SMK Ketintang Surabaya

Authors

  • Jacienda Rafinsya Cahyarani Universitas Negeri Surabaya
  • M. Isnainah Salsabila Universitas Negeri Surabaya
  • Revani Nuriya Anwar Universitas Negeri Surabaya
  • Rhegita Zahrotul Aulia Universitas Negeri Surabaya
  • Janna Listya Sita Widowatie Universitas Negeri Surabaya
  • Ardiansyah Ardiansyah Universitas Negeri Surabaya
  • Tauran Tauran Ardiansyah

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8745

Keywords:

Blended Learning, Edulearning, Technology Acceptance Model, Community of Inquiry, Pendidikan Vokasi, SMK

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan platform Edulearning dalam mendukung implementasi pembelajaran blended learning di SMK Ketintang Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan kunci yang terdiri atas guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas platform Edulearning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edulearning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran blended learning secara signifikan. Sebanyak 80–90% siswa mengalami peningkatan pemahaman materi karena materi dapat diakses kembali secara mandiri di luar jam pembelajaran. Selain itu, 95% siswa merasakan efisiensi waktu dalam pengumpulan tugas dan akses materi pembelajaran. Tingkat partisipasi aktif siswa juga meningkat hingga 95% pada kegiatan kuis berbasis skenario dan diskusi kelas. Berdasarkan analisis menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Community of Inquiry (CoI), penerimaan teknologi dipengaruhi oleh persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, serta sikap afektif pengguna terhadap platform. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan utama, seperti ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan kepemilikan perangkat digital, dan rendahnya literasi penggunaan fitur platform. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan penggunaan platform secara berkelanjutan, serta kebijakan pemerataan akses teknologi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran blended learning di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almira, D. (2025). Pengaruh teknologi terhadap pendidikan di era digital. Maliki Interdisciplinary Journal, 3. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Arbaugh, J. B., et al. (2008). Developing a community of inquiry instrument: Testing a measure of the CoI framework using a multi-institutional sample. The Internet and Higher Education, 11(3-4), 133-136.

Clarissa & Wulandari. (2021). Efektivitas penggunaan Edulearning dalam pembelajaran OTKP di SMK Ketintang Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319-340.

Firmansyah, R., Komalasari, Y., Dewi, S. W. K., Mauliana, P., Sulastriningsih, R. D., & Hunaifi, N. (2023). Digitalisasi sekolah sebagai metode pembelajaran di era pendidikan 4.0. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(3), 49-55.

Garrison, D. R., Anderson, T., & Archer, W. (2000). Critical inquiry in a text-based environment: Computer conferencing in higher education. The Internet and Higher Education, 2(2-3), 87-105.

Laila, D., Izzatul, R., & Miftah. (2025). Transformasi digital di dunia pendidikan: Implementasi dampak teknologi pembelajaran. Journal of Science and Technology: Alpha, 1(2), 37-41. https://doi.org/10.70716/alpha.v1i2.172

Rahayu, P., & Santoso, H. B. (2017). Analisis penerimaan teknologi dalam konteks pembelajaran digital. Jurnal Penelitian Pendidikan, 19(1), 1-15.

Sari, A. P., & Munir. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam inovasi pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kegiatan di kelas. Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(3). https://doi.org/10.21831/jpv.v2i3.1043

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Hamalik, O. (2017). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Husamah. (2014). Pembelajaran bauran (Blended learning). Prestasi Pustakaraya.

Moore, M. G., & Kearsley, G. (2012). Distance education: A systems view of online learning (3rd ed.). Wadsworth Cengage Learning.

Prasetyo, A., & Lestari, S. (2023). Implementasi blended learning berbasis learning management system dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 112–120.

Downloads

Published

13-05-2026

How to Cite

[1]
J. R. Cahyarani, “Efektivitas Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Teknologi Edulearning di SMK Ketintang Surabaya”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2620–2627, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)