LetsGrow Health: Prediksi Risiko Stunting pada Anak Menggunakan Algoritma Random Forest Berbasis Data WHO
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8721Keywords:
Stunting, Random Forest, Machine Learning, Klasifikasi, Aplikasi MobileAbstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, produktivitas, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti asupan nutrisi yang tidak memadai, pola asuh, sanitasi, serta akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan metode deteksi dini yang akurat, cepat, dan efisien untuk membantu mengidentifikasi risiko stunting sejak awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi risiko stunting berbasis machine learning menggunakan algoritma Random Forest berdasarkan data standar World Health Organization (WHO), serta merancang integrasinya ke dalam aplikasi mobile LetsGrow Health sebagai sarana edukasi dan deteksi dini bagi masyarakat. Dataset penelitian mencakup variabel usia, jenis kelamin, tinggi badan, dan berat badan anak. Data diproses melalui tahap pra-pemrosesan, meliputi perhitungan Z-score menggunakan metode LMS, pengkodean data, serta pelabelan otomatis sesuai klasifikasi WHO. Model kemudian dilatih dan dievaluasi menggunakan confusion matrix dan classification report untuk mengukur performa klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki performa yang sangat baik dengan tingkat akurasi sebesar 98%, presisi 90%, recall 98%, dan F1-score 94%. Temuan ini menunjukkan bahwa model mampu mendeteksi risiko stunting secara efektif dan berpotensi diterapkan pada aplikasi mobile guna mendukung upaya pencegahan stunting melalui deteksi dini dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak.
Downloads
References
Akbar, I., Supriadi, F., & Junaedi, D. I. (2025). PEMANFAATAN MACHINE LEARNING DI BIDANG KESEHATAN. In Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) (Vol. 9, Number 1).
Alwi Prayoga, A., Hasanuddin, M., Khodijah, S., & Atika Rizki, C. (2025). Analisis Penerapan Machine Learning dalam Sistem Prediksi dan Pengambilan Keputusan. Journal of Electrical Engineering Research, 1(3). https://doi.org/10.64803/joeer.v1i3.19
Atmaka Dominikus Raditya, S. Gz. , M. PH. (2024). Pengaruh Pengetahuan Gizi Orang Tua Terhadap Gizi Anak. Universitas Airlangga.
Budi Setyawan, A., Herlina, N., Ekowati, E., Nawangsari, S., & Nugroho, W. (2024). PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE EDBUSUI PADA IBU DAN ANAK DI DESA PASEH KALER. 3(2), 2829–0496. https://doi.org/10.56127/ja
Fachrudin Ali. (2025). POTRET STUNTING DI INDONESIA. Kemenkes BKPK.
Herlina Puji Angesti, Dini Ria Oktavia, & Dian Asih Ning Utami. (2025). Systematic Review: Efektivitas Aplikasi Mobile dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja.
Janssen, S. M., Bouzembrak, Y., & Tekinerdogan, B. (2024). Artificial Intelligence in Malnutrition: A Systematic Literature Review. In Advances in Nutrition (Vol. 15, Number 9). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.advnut.2024.100264
Kementerian Kesehatan RI. (2024). MEMBENTENGI ANAK DARI STUNTING. https://link.kemkes.go.id/mediakom
Knop, M. R., Nagashima-Hayashi, M., Lin, R., Saing, C. H., Ung, M., Oy, S., Yam, E. L. Y., Zahari, M., & Yi, S. (2024). Impact of mHealth interventions on maternal, newborn, and child health from conception to 24 months postpartum in low- and middle-income countries: a systematic review. In BMC Medicine (Vol. 22, Number 1). BioMed Central Ltd. https://doi.org/10.1186/s12916-024-03417-9
Leo, D. G., Buckley, B. J. R., Chowdhury, M., Harrison, S. L., Isanejad, M., Lip, G. Y. H., Wright, D. J., & Lane, D. A. (2022). Interactive Remote Patient Monitoring Devices for Managing Chronic Health Conditions: Systematic Review and Meta-analysis. In Journal of Medical Internet Research (Vol. 24, Number 11). JMIR Publications Inc. https://doi.org/10.2196/35508
Malini, R. S., & Adinandra, S. (2025). LITERATURE REVIEW: PERAN SISTEM SMART HEALTH SEBAGAI INOVASI DIGITAL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING. Jurnal ELKON, 5(2), 2809–140.
Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930
Nugroho, M. W. (2025). Analisis Performa Algoritma Random Forest dalam Mengatasi Overfitting pada Model Prediksi.
Passarelli, S., Bromage, S., Darling, A. M., Wang, J. S., Aboud, S., Mugusi, F., Griffiths, J. K., & Fawzi, W. (2020). Aflatoxin exposure in utero and birth and growth outcomes in Tanzania. Maternal and Child Nutrition, 16(2). https://doi.org/10.1111/mcn.12917
WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief.
Wijaya, A. P., Penulis, *, & Diajukan, K. (2025). Perbandingan Algoritma Klasifikasi Random Forest dengan Naïve Bayes Classifier pada Studi Penyakit Berdasarkan Pola Nutrisi. Remik: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 9(1). https://doi.org/10.33395/remik.v9i1.14652
World Health Organization. (2020). Length/height-for-age. WHO.
Yuliana. (2023). POTENSI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENGGANTIKAN PERAN TENAGA KESEHATAN.
---
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riska Aini Putri, Muhammad Abdul Hadi, Fuad Maulana, Dzaky Akram, Nathasa Septianingrum, Gunawan Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















