Kehidupan Sosial Ekonomi UMKM Di Kalimadu Kota Gorontalo

Authors

  • Rio Adiaksa Lasanudin Universitas Negeri Gorontalo
  • Funco Tanipu Universitas Negeri Gorontalo
  • Sahrain Bumulo Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7689

Keywords:

UMKM, Taman Kalimadu, Perubahan Sosial, Kondisi Ekonomi, Kawasan Kuliner

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kehidupan sosial dan kondisi ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setelah hadirnya Taman Kalimadu di Kota Gorontalo, dengan fokus pada dinamika interaksi antar pedagang serta perubahan tingkat pendapatan sebelum dan sesudah kawasan kuliner tersebut berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung di lokasi penelitian serta wawancara mendalam dengan pelaku UMKM dan pengunjung sebagai sumber data utama guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial dan ekonomi yang terjadi secara nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal keberadaan Taman Kalimadu, terdapat dampak positif yang signifikan terhadap pelaku UMKM, ditandai dengan meningkatnya interaksi sosial antar pedagang, terjalinnya kerja sama dalam kegiatan usaha, serta meningkatnya aktivitas ekonomi akibat bertambahnya jumlah pengunjung dan pendapatan pedagang secara bertahap. Kawasan ini juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempererat hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat sekitar serta menciptakan lingkungan usaha yang lebih dinamis. Namun, seiring berjalannya waktu, pelaku UMKM mulai menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi keberlangsungan usaha, terutama penurunan jumlah pengunjung akibat munculnya pusat kuliner baru, khususnya di kawasan Panjaitan, yang menawarkan konsep lebih modern, variasi produk yang lebih beragam, serta fasilitas yang lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung dari berbagai kalangan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya pendapatan serta stabilitas usaha para pedagang, bahkan sebagian mengalami penurunan daya saing.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ramadhan R. Perubahan Sosial – Ekonomi PKL (Pedagang Kaki Lima) Dalam Program Sentralisasi Sektor Informal Perkotaan Di DTC Wonokromo 1. J Univ Airlangga. 2003;4(3):1–10.

Yolanda C. Peran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Pengembangan Ekonomi Indonesia. J Manaj Dan Bisnis. 2024;2(3):170–86.

Aliyah AH. Peran Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Welf J Ilmu Ekon. 2022;3(1):64–72.

Hafsah M. J. Upaya Pengembangan Usaha, Mikro, Kecil, Dan Menengah UMKM. J Infoskop. 2004;1(Upaya Pengembangan Umkm):1.

Firdausya LZ, Ompusunggu DP. Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Era Digital Abad 21. Tali Jagad J. 2023;1(1):16–20.

Gumohung SR, Saleh SE, Payu BR. Analisis Potensi Ekonomi Pusat Kuliner Kalimadu Dan Dampaknya Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat. 2024;6(2):1–11.

BPS. BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI GORONTALO. 2022;

Fadli MR. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Medan, Restu Print Indones Hal57. 2008;21(1):33–54.

Hanyfah S. Manusi Sebagai Makhluk Sosial. J Sos. 2022;6(1):339–44.

Sinaga D. Buku Ajar Metodelogi Penelitian (Penelitian Kualitatfi). 2023. 14 P.

Alim DFR, Syariati A. Ekonomi Digital Dan Persaingan Usaha Sebagai Pendorong Pendapatan UMKM Di Kota Makassar. ICOR J Reg Econ [Internet]. 2020;1(1):24–33. Available From: Https://Journal3.Uin-Alauddin.Ac.Id/Index.Php/Icor/Article/View/19558

Wibowo A. Strategi Pemasaran Produk Kuliner Di Era Digital Pada UMKM Pasar Tradisional Dan Pusat Kuliner Di Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Abdi Laksana J Pengabdi Kpd Masy. 2025;6(2):352–60.

Rahmawan MI. Strategi Pemasaran Digital Di Era Media Sosial. J Komun Kontemporer. 2023;8(1):44–57.

Putri ZE. PEMANFAATAN JARINGAN SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN USAHA OLEH PELAKU UMKM (Studi Kasus: 8 Pelaku UMKM Pada Sentra Makanan Rendang Di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh). JSSH (Jurnal Sains Sos Dan Humaniora). 2018;2(1):1.

Fitriyah NS, Purwanto A. Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Oleh Pemerintah Daerah. CERMIN J Penelit. 2020;4(2):299.

Firdaussyah AG, Dewi SP. Pengaruh Revitalisasi Terhadap Pola Ruang Kota Lama Semarang. J Riptek. 2021;15(1):17–27.

Dahtiar A, Hapsah NA. Revitalisasi Dan Pengoptimalan Pemberdayaan Masyarakatdengan Menggali Potensi Hasil Pertanian Dan Umkm Di Desa Ibun. J Pengabdi Kpd Masy. 2024;2(2):9.

Haris M. INTERAKSI SOSIAL DAN JARINGAN EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA DALAM KONTEKS PERUBAHAN EKONOMI Lokal. 2024;84–98.

Demami A, Nindya Alun Caesania. KRITERIA DESAIN RUANG TERBUKA UNTUK OPTIMALISASI INTERAKSI SOSIAL DAN PERFORMA BISNIS DI PUSAT KULINER. 2025;30(2):9–16.

Anidia R. Interaksi Sosial Pedagang Kaki Lima Dan Konsumen Di JL. RE Martadinata. Nirwasita J Pendidik Sej Dan Ilmu Sos. 2024;5(2):110–26.

Christian Aotama R, Rosaline Henny Klavert D. Dampak Sosial Relokasi Pedagang Kaki Lima Di Kawasan Wisata Kuliner Kota Tomohon. Socia J Ilmu-Ilmu Sos. 2021;18(1):2.

Muhammad Ramdan Buhang, Muh. Rijal Syukri SSA. PUSAT WISATA KULINER Dan UMKM TANJUNG KRAMAT Di KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER. :28–33.

Downloads

Published

13-04-2026

How to Cite

[1]
R. A. Lasanudin, F. Tanipu, and S. Bumulo, “Kehidupan Sosial Ekonomi UMKM Di Kalimadu Kota Gorontalo”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 12442–12455, Apr. 2026.