Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC)

Authors

  • Muhammad Arif Azhari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Tri Sefrus Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Meilani Belladona Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7198

Keywords:

Batu Apung, AC-WC, Uji Marshall, Filler

Abstract

Aspal merupakan bahan utama dalam konstruksi jalan raya yang sangat menentukan kualitas, kekuatan, dan daya tahan infrastruktur jalan. Peningkatan pembangunan jalan menyebabkan kebutuhan aspal semakin tinggi, sehingga penggunaan filler konvensional seperti batu kapur dan semen juga meningkat. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan pengganti yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan material lokal sebagai bahan modifikasi campuran aspal. Provinsi Bengkulu memiliki potensi sumber daya alam berupa batu apung, yaitu batuan vulkanik berpori yang memiliki kandungan silika (SiO₂) sebesar 70,21% dan alumina (Al₂O₃) sebesar 13,63%, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian filler pada campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu batu apung sebagai pengganti filler pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) terhadap karakteristik campuran aspal. Persentase penggantian filler yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1%, 1,25%, 1,5%, 1,75%, dan 2%. Metode yang digunakan adalah metode Marshall dengan tahapan pengujian meliputi pengujian berat jenis, gradasi agregat, komposisi agregat, berat jenis campuran maksimum, serta perhitungan parameter Marshall seperti stabilitas dan flow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas meningkat seiring penambahan abu batu apung, dengan nilai stabilitas tertinggi pada persentase 2% dan terendah pada 1%. Sementara itu, nilai flow tertinggi diperoleh pada persentase 1% dan terendah pada 2%. Berdasarkan hasil analisis, persentase penggantian filler optimum diperoleh pada kadar 1,75%. Hasil ini menunjukkan bahwa batu apung lokal berpotensi dimanfaatkan sebagai filler alternatif pada campuran AC-WC, meskipun karakteristik batu apung dapat berbeda pada setiap daerah tergantung asal vulkaniknya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

wijayanti, K. P., Kyla, A. J., & Ansusanto, J. D. (2024). Penerapan Kembali Limbah Plastik Sebagai Alternatif Bahan Konstruksi Jalan Yang Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan. Jurnal Reka Cipta, 1, 35–42.

Gutama, D. S. L. W. (2023). Pengaruh Substitusi Abu Ampas Tebu Sebagai Filler Terhadap Kualitas Campuran Asphalt Concrete-. Bangun Rekaprima, 09, 247–256.

Hadi, M. A. (2024). Eksplorasi Dampak Perubahan Manual Desain Perkerasan Jalan ( Mdpj ) 2017 Ke 2024 Menggunakan Program Kenpave. Wahana Teknik Sipi.

Ketut, N., Erawati, A., Ariawan, P., Ariana, I. K. A., & Budiarnaya, P. (2025). Penambahan Semen Sebagai Filler Pada Campuran Ac Wc Pada Kadar Aspal Optimum Untuk Meningkatkan Stabilitas. Journal Of Mandalika Literature, 6(3), 973–988.

Kumalawati. (2013). Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Untuk Campuran Aspal. Jurnal Teknik Sipil, Ii(2), 191–200.

Maulana, R. G. (2018). Meningkatkan Karakteristik Marshall Dengan Menambah Serbuk Ban Bekas Ke Dalam Campuran Laston Ac-Wc. Bangun Rekaprima, 04, 11–24.

Muldiyanto, A. (2017). Uji Stabilitas Terhadap Flow Campuran Aspal Dengan Marshall Test ( Kadar Aspal 5 % , Penetrasi 60 / 70 ). J. Pengemb. Rek & Tek Volume 13 No 1, Juni 2011:, 13(1), 11–18.

Nadhifah, N., & Mahardi, P. (2025). Kinerja Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course ( Ac – Wc ) Dengan Reclaimed Asphalt Pavement ( Rap ) Sebagai Agregat Halus Dan Filler Abu Batu. Mitrans: Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, 3(2), 140–155.

Prameswari, P. A. (2020). Pengaruh Pemanfaatan Pet Pada Laston Lapis Pengikat Terhadap Parameter Marshall. Jurnal Rekayasa Sipil Dan Desain (Jrsdd).

Pratomo, P., & Ali, H. (2015). Pengaruh Suhu Tumbukan Pada Campuran Aspal Beton Dengan Jenis Lapis Ac-Wc Gradasi Halus. Jurnal Rekayasa Sipil Dan Desain (Jrsdd), 3(2), 351–360.

Putra, M. T., & Destania, H. R. (2023). Analisis Karakteristik Marshall Campuran Aspal Modifikasi Pada Asphalt Concrete – Wearing Course (Ac – Wc) Dengan Penambahan Serbuk Ban Kendaraan. Jurnal Teknik Sipil, 19, 335–350. Https://Doi.Org/10.28932/Jts.V19i2.5580

Riruma, G. G. Y. (2023). Pengaruh Penambahan Karet Ban Bekas Terhadap Sifat Marshall Campuran Aspal Ac-Wc. Jurnal Simetrik, 13(2), 757–764.

Sulandari, E. (2024). Analisis Pengaruh Sifat Volumetrik Pada Campuran Aspal Ac-Wc. Crane : Civil Engineering Research Journal, 5, 41–47.

Syaputra, M. T. A., & Sefrus, T. (2025). Pengaruh Penggunaan Filler Abu Limbah Cangkang Kemiri Terhadap Campuran Asphalt Concrete Wearing Course ( Ac-Wc ). Jurnal Proyek Teknik Sipil, 8(2), 97–113.

Vianda, M. O., Sriharyani, L., & Kurniawan, S. (2021). Karakteristik Marshall Campuran Asphal Concrete – Binder Course ( Ac-Bc ) Dengan Bahan Pengisi ( Filler ) Abu Batu Kapur ( Limestone ). Jumatisi, 2(1).

Wardana, H. W. (2023). Penentuan Kadar Aspal Optimum (Kao) Dalam Campuran Asphalt Concretewearing Course (Ac-Wc) Dengan Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat. Journal Of Universitas Negeri Surabaya.

Widayanti, A. (2020). Analisis Pemanfaatan Zat Aditif Pada Reclaimed Asphalt Pavement Untuk Lapisan Beton Aspal. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 4(1).

Downloads

Published

11-03-2026

How to Cite

[1]
M. A. Azhari, T. Sefrus, and M. Belladona, “Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC)”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 7882–7896, Mar. 2026.

Most read articles by the same author(s)