Peran Akuntansi Operasional dalam Mewujudkan Triple Bottom Line

Authors

  • Firdausi Amaliyah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahrdhika Surabaya
  • Rachmad Sukma Putranto Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahrdhika Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.685

Keywords:

Akuntansi Operasional, Triple Bottom Line, Keberlanjutan, Profit, People, Planet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akuntansi operasional dalam mewujudkan konsep Triple Bottom Line (TBL), yang mencakup aspek profit (keuntungan), people (manusia), dan planet (lingkungan), pada CV. Anugerah Sejahtera Teknik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis bagaimana penerapan akuntansi operasional mampu mendukung keberlanjutan perusahaan tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga sosial dan lingkungan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi operasional seperti pengendalian biaya, efisiensi proses, dan pencatatan transaksi mendukung pencapaian laba perusahaan (profit), sedangkan kebijakan perusahaan dalam kesejahteraan karyawan dan keterlibatan masyarakat sekitar menunjukkan kontribusi terhadap aspek people. Di sisi lain, penerapan efisiensi energi dan pengelolaan limbah menjadi bentuk kontribusi terhadap aspek planet. Dengan demikian, akuntansi operasional tidak hanya berperan dalam pelaporan keuangan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pencapaian tujuan keberlanjutan melalui pendekatan Triple Bottom Line.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fahreza, R. Pengaruh Pengungkapan Akuntansi Lingkungan dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keungan (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

Febriansyah, E., & Fahreza, R. (2020). Pengaruh Pengungkapan Akuntansi Lingkungan dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Pasar Modal Dan Bisnis, 2(2), 129-154.

Maharani, D. D., & Bayangkara, K. (2025). Peran Akuntansi Keberlanjutan dalam Mewujudkan Bisnis Berkelanjutan di Era ESG (Environmental, Social, and Governance). OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(1), 254-264.

Meutia, I. (2021). Menata Pengungkapan CSR Pada Bank Islam (Pendekatan Teori Kritis). Deepublish.

Nugroho, A. P., & SE, M. (2020). Implementasi konsep triple bottom line pada corporate social responsibility di Rumah Makan Cepat Saji Ayam Geprek Sa’i.

Nugroho, J. W., Wibowo, A., Kurniawan, A., Surachman, A., Subkhan, F., Azmi, S. H., & Krismayanti, Y. (2024). Manajemen Strategi.

Nurhidayat, E., Junaid, A., & Kamase, J. (2020). Penerapan Akuntansi Lingkungan Berdasarkan Triple Bottom Line Pada Rsud HM Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara. Invoice, 2(2), 35-78.

Sarvasti, L. D., & Yuliati, A. (2023, October). Analisis Peran Kunci Akuntan Dalam Mendukung Akuntansi Hijau (Studi Kasus KJA Wahyu. H. C). In Seminar Nasional Akuntansi Dan Call For Paper (Vol. 3, No. 1, pp. 30-37).

Syamantha, D. O. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Good Corporate Governance Dan Struktur Modal Terhadap Pengungkapan Sustainability Report (Bachelor's thesis, FEB UIN JAKARTA).

Wardokhi, W., Ruhiyat, E., & Suripto, S. (2023). Penerapan Konsep Pentuple Bottom Line Pada Umkm Di Kota Tangerang Selatan Dalam Mewujudkan Keberlanjutan Usaha. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI), 4(2), 105-117.

Wulandari, R., Natasari, D., & Faiz, I. A. (2019). Penerapan akuntansi lingkungan pada badan usaha milik desa untuk mewujudkan green accounting (studi kasus pada badan usaha milik desa “X”). Monex: Journal of Accounting Research, 8(1), 169-188.

Downloads

Published

25-05-2025

How to Cite

[1]
F. Amaliyah and R. S. Putranto, “Peran Akuntansi Operasional dalam Mewujudkan Triple Bottom Line”, RIGGS, vol. 4, no. 2, pp. 1445–1456, May 2025.

Issue

Section

Articles