Implementasi Manajemen Pengembangan Inovasi dan Kreativitas Guru di SD IT Pelabuhanratu (Studi Kualitatif Deskriptif pada Sekolah Dasar)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.6023Keywords:
Manajemen pendidikan, Filsafat Pendidikan, Inovasi guru, kreatifitas guru, Pengembangan ProfesionalAbstract
Filsafat pendidikan dalam konteks manajemen sekolah dasar menghadapi tantangan dalam menjembatani antara idealitas nilai-nilai filosofis dan praktik pengelolaan yang bersifat teknis-operasional. Pengembangan inovasi dan kreativitas guru sering kali terhambat oleh pendekatan manajerial yang terlalu administratif, kurang reflektif, dan belum sepenuhnya berorientasi pada penguatan kapasitas internal guru. Oleh karena itu, diperlukan integrasi prinsip-prinsip filosofis sebagai landasan kebijakan, budaya organisasi, dan pengambilan keputusan strategis di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui implementasi filsafat pendidikan dalam manajemen pengembangan inovasi dan kreativitas guru; (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi filsafat pendidikan dalam praktik manajemen sekolah; serta (3) menggambarkan strategi manajemen sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pengembangan profesional guru yang berorientasi pada inovasi dan kreativitas di SD IT Pelabuhanratu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian tematik, serta penarikan kesimpulan secara reflektif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi filsafat pendidikan tercermin pada pemahaman ontologis guru sebagai subjek pembelajar yang dinamis, pendekatan epistemologis melalui pelatihan dan kolaborasi profesional, serta orientasi aksiologis yang menekankan nilai karakter dan kebermaknaan pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan visioner dan budaya kolaboratif, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan waktu dan beban administratif. Secara keseluruhan, integrasi prinsip filosofis mampu membangun ekosistem sekolah yang inovatif, reflektif, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Bell, S. (2015). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House, 88(2), 39–43.
Bush, T. (2011). Theories of educational leadership and management (4th ed.). London: Sage Publications.
Bush, T. (2018). Educational leadership and management: Theory, policy, and practice (2nd ed.). London: Sage Publications.
Craft, A. (2005). Creativity in schools: Tensions and dilemmas. London: Routledge.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Palo Alto, CA: Learning Policy Institute.
Day, C., & Sachs, J. (2004). International handbook on the continuing professional development of teachers. Maidenhead: Open University Press.
Fullan, M. (2016). The new meaning of educational change (5th ed.). New York, NY: Teachers College Press.
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). New York, NY: Teachers College Press.
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2018). SuperVision and instructional leadership: A developmental approach (10th ed.). Boston, MA: Pearson.
Goleman, D. (2000). Leadership that gets results. Harvard Business Review, 78(2), 78–90.
Hallinger, P. (2018). Bringing context out of the shadows of leadership. Educational Management Administration & Leadership, 46(1), 5–24.
Hargreaves, A., & O’Connor, M. T. (2018). Collaborative professionalism: When teaching together means learning for all. Thousand Oaks, CA: Corwin.
Harris, A., & Jones, M. (2019). Teacher leadership and educational change. School Leadership & Management, 39(2), 123–126.
Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 40(1), 5–22.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
OECD. (2015). Students, computers and learning: Making the connection. Paris: OECD Publishing.
OECD. (2016). Innovating education and educating for innovation. Paris: OECD Publishing.
OECD. (2019). Future of education and skills 2030. Paris: OECD Publishing.
Partnership for 21st Century Learning. (2019). Framework for 21st century learning. Washington, DC: P21.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York, NY: Free Press.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Timperley, H. (2015). Professional conversations and improvement-focused feedback. Wellington: Ministry of Education.
Tondeur, J., van Braak, J., Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. (2017). Understanding the relationship between teachers’ pedagogical beliefs and technology use in education. Educational Technology Research and Development, 65(3), 555–575.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). Alexandria, VA: ASCD.
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. Paris: UNESCO Publishing.
Vangrieken, K., Dochy, F., Raes, E., & Kyndt, E. (2015). Teacher collaboration: A systematic review. Educational Research Review, 15, 17–40.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Rifandri, Helmawati Helmawati, Tita Rustina, Ahmad Jaelani Latif, Kania Dewi Sulistia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















