Perancangan Foodcourt Semi-Outdoor Tropis sebagai Ruang Publik Inklusif Berbasis UMKM di Kawasan Taman Juang 45 Brebes

Authors

  • Hernandino Romanito Abdillah Universitas Mpu Tantular
  • Sri Prasetya Widodo Universitas Mpu Tantular

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5656

Keywords:

Arsitektur Tropis, Foodcourt Semi Outdoor, Ruang Publik Inklusif, Taman Kota, UMKM

Abstract

Ruang publik merupakan komponen esensial dalam sistem perkotaan karena berfungsi sebagai ruang bersama yang mendukung interaksi sosial, aktivitas ekonomi, serta pembentukan karakter dan kualitas lingkungan kota, terutama pada kawasan perkotaan berskala kecil dan menengah di Indonesia. Taman Juang 45 Brebes memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai ruang publik aktif melalui penyediaan fasilitas kuliner yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perancangan foodcourt semi-outdoor tropis yang mampu mewadahi aktivitas ekonomi sekaligus menghadirkan ruang publik yang inklusif dan nyaman bagi berbagai lapisan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif-analitis yang dikombinasikan dengan pendekatan perancangan arsitektur. Proses penelitian meliputi observasi kondisi eksisting, wawancara dengan pengguna dan pelaku UMKM, studi preseden proyek sejenis, serta telaah terhadap regulasi terkait bangunan dan penataan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan zonasi yang terorganisasi, pemisahan sirkulasi antara pejalan kaki dan kendaraan, serta kehadiran plaza hijau sebagai ruang peralihan mampu membentuk sistem pergerakan yang tertata, aman, dan efisien. Konsep ruang semi-terbuka dengan dukungan ventilasi alami, elemen peneduh, orientasi bangunan yang adaptif terhadap iklim, dan pemanfaatan vegetasi tropis terbukti meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi arsitektur tropis, prinsip inklusivitas ruang publik, dan strategi pemberdayaan UMKM menghasilkan rancangan foodcourt yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan bagi pengembangan ruang publik di kota kecil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Kurniawan, and R. Pratama, “Pola ruang publik kuliner dalam mendukung aktivitas sosial masyarakat perkotaan,” Jurnal Desain Kawasan dan Lingkungan, vol. 7, no. 2, pp. 85–96, Jul. 2022. https://jurnal.uns.ac.id/jdk/article/view/69452

A. R. Putri, and B. Y. Setiawan, “Ruang publik inklusif sebagai penguat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan,” Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, vol. 17, no. 3, pp. 271–283, Sep. 2021.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/37421

D. Lestari, and S. Nugroho, “Penerapan prinsip arsitektur tropis pada bangunan publik semi-terbuka,” Jurnal Linears, vol. 4, no. 2, pp. 112–120, Des. 2021. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/linears/article/view/4305

D. M. Artanti, and R. T. Maharani, “Pengaruh fleksibilitas ruang terhadap penerapan konsep arsitektur tropis pada C2O Library & Collabtive,”Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior, 2025. https://journal.isi.ac.id/index.php/lintas/article/view/16082

F. Ramadhan, and H. Santosa, “Peran desain ruang terbuka publik dalam mendukung keberlanjutan UMKM sektor kuliner,” Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, vol. 14, no. 2, pp. 145–156, Okt. 2022.https://journal.uny.ac.id/index.php/komposisi/article/view/52031

I. R. Sushanti, S. R. Yuniati, and T. Angelia, “Eksistensi ruang publik menghadapi transformasi penggunaan ruang di permukiman kota,” Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 2025.https://jurnal.uns.ac.id/region/article/view/47859

L. N. Wibowo, and E. P. Sari, “Penerapan konsep arsitektur tropis pasif pada bangunan publik di iklim lembap,” Jurnal Arsitektur ZONASI, vol. 6, no. 1, pp. 1–12, Feb. 2023.https://ejournal.upi.edu/index.php/jaz/article/view/53087

M. Carmona, “Public space and the new urban agenda,” Journal of Urban Design, vol. 26, no. 2, pp. 147–166, Apr. 2021.

https://doi.org/10.1080/13574809.2020.1791253

M. Hidayat, and R. A. Nugraha, “Penataan kawasan kuliner berbasis ruang publik sebagai strategi penguatan ekonomi lokal,” Jurnal Tata Kota dan Daerah, vol. 13, no. 2, pp. 89–100, Des. 2021.https://ejournal.ub.ac.id/index.php/tkd/article/view/15892

N. Fadhila, I. Aliyah, and C. T. H. Permana, “Pemanfaatan ruang publik kawasan kuliner sebagai destinasi wisata di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat,” Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, vol. 5, no. 1, pp. 172–183, Jun. 2023.

https://jurnal.uns.ac.id/jdk/article/download/69452/40305

N. K. Sari, and D. Wahyudi, “Kenyamanan termal dan perilaku pengguna pada ruang semi-outdoor di kawasan tropis,” Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, vol. 9, no. 1, pp. 55–66, Apr. 2024.https://journal.itny.ac.id/index.php/jalb/article/view/6421

O. N. S. Meliala, and D. N. Aulia, “The interpretation of tropical architecture in designing culinary and music centre in Medan,” International Journal of Industrial Innovation and Mechanical Engineering, vol. 3, no. 1, pp. 45–53, 2025.

P. Salura, and S. Clarissa, “Re-interpreting the case study approach in architectural research,” ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, vol. 9, no. 1, pp. 109–120, 2024. https://journal.unwira.ac.id/index.php/ARTEKS/article/view/3195

R. P. Utami, and S. B. Prakoso, “Integrasi UMKM dalam desain ruang publik kota kecil: Studi kasus taman kota,” Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota B SAPPK, vol. 4, no. 2, pp. 211–223, Jul. 2022.https://journals.itb.ac.id/index.php/jpwk/article/view/17634

R. T. Maharani, “Street food design in public space Gunung Sari Indah Surabaya,” Warta Pengabdian, vol. 18, no. 2, pp. 112–120, 2024.

Downloads

Published

21-01-2026

How to Cite

[1]
H. R. Abdillah and S. P. Widodo, “ Perancangan Foodcourt Semi-Outdoor Tropis sebagai Ruang Publik Inklusif Berbasis UMKM di Kawasan Taman Juang 45 Brebes”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 12919–12925, Jan. 2026.