Rencana Pengembangan Ruang Terbuka Publik Inklusif pada Lanjutan Teras Samarinda Tepian Sungai Mahakam sebagai Strategi Revitalisasi Kota Samarinda

Authors

  • Resky Rafiatul Universitas Mpu Tantular
  • Sri Prasetya Widodo Universitas Mpu Tantular

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5967

Keywords:

Ruang Terbuka Publik Inklusif, Waterfront City, Sungai Mahakam, Revitalisasi Kota

Abstract

Kota Samarinda dan Sungai Mahakam selain merupakan representasi identitas kota Samarinda juga memiliki peran penting strategis dalam pembentukan struktur ruang dan identitas Kota Samarinda dalam tahap lanjutan pembangunan Teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda. Pada kawasan tepian sungai Mahakam berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, kondisi eksisting pada kawasan menunjukkan keterbatasan kualitas ruang, kemacetan, rendahnya aksesibilitas bagi kelompok rentan, minimnya ruang hijau, serta belum terintegrasinya fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan ruang terbuka publik di tepian Sungai Mahakam sebagai strategi revitalisasi tahap lanjut Teras Samarinda Kota. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, analisis kondisi eksisting, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pada kawasan penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tepian Sungai Mahakam memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam penerapan prinsip desain inklusif pada tahap lanjut Teras Samarinda dalam revitalisasi Kota Samarinda. Dalam perencanaan pengembangan tahap lanjut Teras Samarinda ini terdapat penataan zonasi yang jelas, peningkatan kualitas jalur pedestrian yang ramah difabel, serta penguatan ruang hijau dan aktivitas masyarakat dapat meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memperkuat citra Kota Samarinda sebagai kota berbasis sungai yang berkelanjutan melalui perencanaan tahap lanjut teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Carmona, M. (2019). Public places, urban spaces. Routledge.

Gehl, J. (2011). Life between buildings. Island Press.

Kementerian PUPR. (2020). Pedoman perencanaan ruang terbuka publik.

Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 2 Tahun 2014 tentang RTRW Kota Samarinda.

Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Samarinda.

Widodo, J. (2013). Waterfront development as a strategy for urban revitalization. Journal of Urban Design, 18(1), 1–15.

UN-Habitat. (2015). Global public space toolkit. United Nations.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2014). Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRT/M/2014 tentang pedoman perencanaan, penyediaan, dan pemanfaatan prasarana dan sarana jaringan pejalan kaki di kawasan perkotaan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri PUPR Nomor 28/PRT/M/2015 tentang penetapan garis sempadan sungai dan garis sempadan danau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2023). Data klimatologi Kota Samarinda. BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda.

Lynch, K. (1960). The image of the city. MIT Press.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Shirvani, H. (1985). The urban design process. Van Nostrand Reinhold.

Whyte, W. H. (2001). The social life of small urban spaces. Project for Public Spaces.

Marcus, C. C., & Francis, C. (1998). People places: Design guidelines for urban open space. John Wiley & Sons.

Project for Public Spaces. (2018). What makes a successful place? Project for Public Spaces

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021). Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang. Kementerian ATR/BPN.

Hakim, R., & Utomo, H. (2018). Komponen perancangan arsitektur lansekap. Bumi Aksara.

Downloads

Published

29-01-2026

How to Cite

[1]
R. Rafiatul and S. P. Widodo, “Rencana Pengembangan Ruang Terbuka Publik Inklusif pada Lanjutan Teras Samarinda Tepian Sungai Mahakam sebagai Strategi Revitalisasi Kota Samarinda ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 14744–14750, Jan. 2026.