Administrasi Guru sebagai Instrumen Pembelajaran dalam Mewujudkan Projek Kokurikuler yang Bermakna di SMA Negeri 1 Purwadadi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5650Keywords:
Administrasi Guru, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Bermakna, Projek KokurikulerAbstract
Pembelajaran projek kokurikuler merupakan salah satu strategi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan memperkuat kompetensi abad ke-21, karakter, serta pengalaman belajar autentik peserta didik. Namun demikian, dalam praktik di sekolah, pembelajaran projek sering kali dilaksanakan secara administratif dan prosedural sehingga belum sepenuhnya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran administrasi guru sebagai instrumen pedagogis dalam meningkatkan kebermaknaan pembelajaran projek kokurikuler di SMA Negeri 1 Purwadadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi lima guru pembina projek kokurikuler, satu wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta dua belas peserta didik yang terlibat aktif dalam kegiatan projek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi terhadap perangkat administrasi projek. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi guru yang dirancang secara kontekstual, adaptif, dan reflektif berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik, menguatkan relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata, serta membentuk pengalaman belajar yang bermakna. Administrasi guru tidak hanya berfungsi sebagai perangkat teknis, tetapi juga sebagai instrumen pedagogis yang menjembatani kebijakan kurikulum dengan praktik pembelajaran kontekstual di kelas dan projek. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi administrasi pedagogis guru dalam mendukung keberhasilan pembelajaran projek kokurikuler pada Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Darwati, I. M., & Purana, I. M. (2021). Problem based learning (PBL): Suatu model pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir kritis peserta didik. Widya Accarya, 12(1), 61–69.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta, Indonesia: Kemendikbudristek.
Dewey, J. (1938). Experience and education. New York, NY: Macmillan.
Barron, B., & Darling-Hammond, L. (2022). Teaching for meaningful learning: A review of research on deeper learning. Educational Researcher, 51(5), 311–324. https://doi.org/10.3102/0013189X221083228
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 009/H/KR/2022 tentang dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: BSKAP Kemendikbudristek.
Mulyasa, E. (2021). Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.
Sergiovanni, T. J. (2009). The principalship: A reflective practice perspective (6th ed.). Boston, MA: Pearson.
Mugara, R., & Ali, E. Y. (2025). Kurikulum dan pembelajaran di pendidikan dasar: Teori, desain, strategi, dan implementasi kontekstual untuk abad ke-21. Bandung: Penerbit Widina.
Talahatu, L., Purwanto, E. J., & Silalahi, S. (2024). Strategi peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam implementasi pembelajaran berbasis proyek di SMA Negeri 6 Buru. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(2), 65–76.
Muflih, R. S., Yunadi, R. R., Windarto, W., Ramadhan, H. F., & Sarwanto, S. (2025). Pengelolaan administrasi kurikulum di sekolah menengah pertama. Bandung: Penerbit Tahta Media.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan: Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D. Bandung: Alfabeta.
Morgan, H. (2022). Conducting a qualitative document analysis. The Qualitative Report, 27(1), 64–77.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Silvia Rahman, Ayi Najmul Hidayat , Sobari Sobari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















