Analisis Kemampuan Berpikir Kristis Siswa Kelas X Dalam Menyelesaikan Soal SPLTV
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5280Keywords:
Berpikir Kritis, SPLTV, Kemampuan Matematis, Kurikulum Merdeka, Analisis PenalaranAbstract
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki siswa SMA dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas X dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) melalui pendekatan penelitian kepustakaan. Kajian dilakukan dengan menelaah teori berpikir kritis, indikator kemampuan berpikir kritis matematis, serta temuan empiris terkait kesulitan siswa dalam memahami SPLTV. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menguasai prosedur algoritmik seperti eliminasi dan substitusi, namun kurang mampu memahami alasan konseptual di balik langkah-langkah tersebut. Pada indikator interpretasi, siswa mengalami kesulitan mengonversi informasi verbal menjadi persamaan matematis yang konsisten. Pada indikator analisis, siswa cenderung memilih strategi penyelesaian secara mekanis tanpa mempertimbangkan efisiensi. Kemampuan evaluasi juga tergolong rendah karena siswa jarang memeriksa kembali kebenaran solusi. Selain itu, pada indikator inferensi ditemukan bahwa siswa tidak mampu mengaitkan hasil perhitungan dengan konteks nyata secara tepat. Faktor penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis meliputi pembelajaran yang berorientasi prosedural, minimnya penggunaan soal non-rutin, kurangnya ruang diskusi matematis, serta keterbatasan asesmen yang berfokus pada proses penalaran. Kajian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang mendorong siswa melakukan analisis, evaluasi, dan justifikasi logis dalam menyelesaikan SPLTV. Temuan penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dalam memperkuat kemampuan berpikir kritis sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Anggraeni, R., & Widodo, S. (2021). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan SPLTV. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(2), 145–158.
Asmara, A. (2023). Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berbasis Etno-STEM melalui Tabut. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan, 4(2), 115–128.
Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman.
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Measured Reasons LLC.
Jonassen, D. (2015). Educational technology: Supporting learning and reasoning. Pearson.
Kemendikbudristek. (2023). Kurikulum Merdeka: Pedoman implementasi pembelajaran. Kemendikbudristek.
Kilpatrick, J., & Swafford, J. (2002). Helping children learn mathematics. National Academy Press.
Kurniadi, A. (2021). Teknologi digital dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Teknologi, 5(1), 22–33.
Kusumawati, S. (2021). Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Jurnal Didaktika, 11(1), 33–47.
Marzano, R. (2018). The new taxonomy of educational objectives. Corwin Press.
Mustofa, M., & Wijayanti, N. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(2), 101–112.
OECD. (2020). Mathematics framework for PISA. OECD Publishing.
OECD. (2022). PISA 2022 results: Mathematics performance. OECD Publishing.
Permana, D., & Lestari, I. (2021). Pemahaman konsep SPLTV dan hubungannya dengan representasi matematis. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(1), 48–57.
Rohimah, N., & Pratama, R. (2022). Kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA. Jurnal Cendekia Matematika, 3(2), 88–99.
Saputra, D., & Yuliani, R. (2019). Pembelajaran SPLTV berbasis pemecahan masalah. Jurnal EduMath, 10(2), 120–133.
Sari, P., & Utomo, T. (2020). Literasi teknologi dalam pembelajaran matematika. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 55–66.
Utami, D., & Hidayanto, T. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis konstruktivisme dalam matematika. Jurnal Pendidikan, 25(2), 80–92.
Widyastuti, R. (2020). Tantangan pengembangan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 8(1), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jeli Dahliahi, Adi Asmara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















