Pendidikan Politik di Era Digital: Media Sosial sebagai Katalis atau Distorsi?
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.425Keywords:
Media Sosial, Pendidikan Politik, Literasi Digital, DisinformasiAbstract
Di era digital, media sosial telah menjadi alat utama dalam penyebaran informasi politik. Perannya yang luas memungkinkan peningkatan kesadaran politik masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi disinformasi yang dapat mengaburkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial dalam edukasi politik, mengidentifikasi manfaat serta tantangan yang ditimbulkan, dan mengeksplorasi strategi literasi digital yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan perannya sebagai alat edukasi politik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi media sosial, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan akademisi di Banyuwangi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam penggunaan media sosial dalam politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai alat edukasi politik, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks, bias algoritma, dan fenomena echo chamber menghambat pemahaman politik yang objektif. Oleh karena itu, literasi digital menjadi faktor kunci dalam meminimalkan dampak negatif media sosial dan memaksimalkan manfaatnya bagi demokrasi.
Downloads
References
V. L. Ngongo, T. Hidayat, and W. Wiyanto, “Pendidikan di era digital,” in In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, Palembang: Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 2019, pp. 628–638.
Muh. Z. MJ, A. Mustanir, and A. Jabbar, “Media Sosial Dalam Transformasi Politik (Studi Kasus Pemilihan Legislatif Daerah Pemilihan 4 Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2024),” GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, vol. 11, no. 1, pp. 379–388, 2024.
A. Ghofur, M. Shabir, and Rokhmadi, “Politics of Law of The Protection of Plant Variety (PVT) And Its Implications for Food Security in Indonesia: A Maqashid Al-Shari’ah Perspective,” International Journal of Scientific and Technology Research, vol. 9, no. 2, pp. 4805-48–14, 2020.
A. Arpandi, “Media Online dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat pada Pemilihan Umum (Pemilu),” EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, vol. 3, no. 1, pp. 843–855, Aug. 2023, doi: 10.56832/edu.v3i1.293.
E. Farida and D. Wijaningsih, “Politics and legal philosophy of indonesian migrant worker protection: Case study in Malaysia,” International Journal of Scientific and Technology Research, vol. 8, no. 11, pp. 2002–2004, 2019.
K. Bashori, “Pendidikan Politik di Era Disrupsi,” Sukma: Jurnal Pendidikan, vol. 2, no. 2, pp. 287–310, Dec. 2018, doi: 10.32533/02207.2018.
M. A. Asavei, “Art, Politics and Religion in (Post-)Communist Romania: An Introduction,” 2020, pp. 1–34. doi: 10.1007/978-3-030-56255-7_1.
T. A. Berutu, D. L. R. Sigalingging, G. K. V. Simanjuntak, and F. Siburian, “Pengaruh Teknologi Digital terhadap Perkembangan Bisnis Modern,” Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, vol. 2, no. 3, pp. 358–370, Jul. 2024, doi: 10.61132/neptunus.v2i3.258.
B. McNair, An introduction to political communication (6th ed.). Routledge Taylor & Francis Group, 2018.
C. R. Sunstein and J. J. Myers, #Republic: Divided democracy in the age of social media. Princeton University Press, 2017.
S. Kemp, “Digital 2023: Global overview report,” We Are Social & Hootsuite, 2023.
C. Wardle and H. Derakhshan, “Information disorder: Toward an interdisciplinary framework for research and policymaking ,” Strasbourg: Council of Europe, vol. 27, pp. 1–107, 2017.
B. Sitompul, “Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Era Digital,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 6, no. 3, pp. 13953–13960, Jul. 2022, doi: 10.31004/jptam.v6i3.4823.
N. W. G. Adnyani and U. Rusadi, “Media Sosial sebagai Katalis Pendidikan: Dinamika Gerakan Kesetaraan Gender di Indonesia melalui Perspektif Strukturasi,” SAP (Susunan Artikel Pendidikan), vol. 8, no. 1, p. 70, Aug. 2023, doi: 10.30998/sap.v8i1.17797.
J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications, 2021.
R. C. Bogdan and S. K. Biklen, Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Pearson Education, 2018.
M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, “Book Review: Qualitative Data Analysis. A Methods Sourcebook,” German Journal of Human Resource Management: Zeitschrift für Personalforschung, vol. 28, no. 4, pp. 485–487, Nov. 2014, doi: 10.1177/239700221402800402.
E. Pariser, The Filter Bubble: What the Internet Is Hiding from You. New York: The Penguin Press, 2011.
Y. Benkler, R. Faris, and H. Roberts, Network Propaganda. Oxford University PressNew York, 2018. doi: 10.1093/oso/9780190923624.001.0001.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Feni Laventia, Ahmad Faizal, Slamet

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















