Peran Keluarga dalam Mempertahankan Bahasa Daerah Gorontalo di Kalangan Anak Muda Desa Longalo

Authors

  • Fadli Suleman Universitas Negeri Gorontalo
  • Sahrain Bumulo Universitas Negeri Gorontalo
  • Yowan Tamu Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.4093

Keywords:

Peran Keluarga, Bahasa Gorontalo, Transmisi Bahasa Antargenerasi, Pemuda, Warisan Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam mempertahankan bahasa daerah Gorontalo, strategi yang digunakan, kendala yang dihadapi, tingkat penggunaan bahasa daerah oleh anak muda, serta bentuk dukungan dari lingkungan sosial, tokoh adat, dan pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas keluarga, tokoh adat, pendidik, dan anak muda di Desa Longalo. Data dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons melalui konsep AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency) untuk memahami fungsi sosial setiap peran dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalam mempertahankan bahasa daerah masih ada, namun terbatas pada aktivitas sederhana seperti bercerita dan memberi nasihat menggunakan bahasa Gorontalo. Strategi yang digunakan bersifat alami dan belum terstruktur. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya minat anak muda, dominasi penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, serta tidak adanya pembelajaran bahasa daerah yang sistematis di lingkungan keluarga. Tingkat penggunaan bahasa Gorontalo oleh anak muda tergolong rendah, dengan sebagian hanya memahami secara pasif dan sebagian lainnya tidak memahami sama sekali. Dukungan dari lingkungan sosial, tokoh adat, dan pendidik dilakukan melalui kegiatan budaya dan kebijakan sekolah, namun dampaknya terhadap penggunaan aktif bahasa masih terbatas. Analisis AGIL menunjukkan bahwa fungsi Integration dan Latency paling dominan, sehingga pelestarian bahasa daerah memerlukan kolaborasi antara keluarga, lingkungan sosial, tokoh adat, pendidik, dan pemerintah agar berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

O. Mailani, I. Nuraeni, S. A. Syakila, and J. Lazuardi, “Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia,” Kampret J., vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2022, doi: 10.35335/kampret.v1i1.8.

R. P. Suminar, “Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Mahasiswa Unswagati,” J. Log., vol. XVIII, no. 3, pp. 1–23, 2016.

Rina Devianty, “Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan,” J. Tarb., vol. 24, no. 2, pp. 226–245, 2017.

G. Budiarto, “Dampak Cultural Invasion terhadap Kebudayaan Lokal: Studi Kasus Terhadap Bahasa Daerah,” Pamator J., vol. 13, no. 2, pp. 183–193, 2020, doi: 10.21107/pamator.v13i2.8259.

N. F. Deri Andika, Mita Ardhana, Meliya Afifah, “Teori Struktural Fungsional Teori Sosiologi Modern dan Kontemporer,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., vol. 3, no. 1, pp. 5–6, 2018.

A. Su, “Bab II Landasan Teori,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 8–24, 2018.

I. dkk Wekke Suardi, Metode Penelitan Sosial. 2019.

F. J. Hasan, “Penggunaan Bahasa Gorontalo Pada Anak Muda Di Desa Rumbia,” vol. 4, no. 1, pp. 1–8, 2024.

A. R. Diu, A. Rahmat, and U. A. T. A. Duludu, “Pelestarian Bahasa Daerah Gorontalo Dalam Aktivitas Belajar Anak Usia Dini Di Desa Lemito Utara Kecamatan Lemito PENDAHULUAN Bahasa daerah Gorontalo adalah bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Gorontalo untuk berkomunikasi . Bahasa adalah alat kom,” no. 1, pp. 51–60, 2022.

N. Darise, S. Malabar, and S. Salam, “Pergeseran Bahasa Gorontalo pada Masyarakat Gorontalo di Kecamatan Singkil Kota Manado Sulawesi Utara,” Ideas J. Pendidikan, Sos. dan Budaya, vol. 8, no. 3, p. 885, 2022, doi: 10.32884/ideas.v8i3.834.

S. S. Dewinta Rizky R. Hatu, Yowan Tamu, Ratih Ikawaty R. Hatu, “DEGRADASI BAHASA SUWAWA PADA MASYARAKAT SUWAWA DI DESA LIBUNGO KECAMATAN SUWAWA SELATAN,” e-Journal J. Pendidik. Sosiol. Univ. Pendidik. Ganesha, vol. 7, pp. 12–22, 2025.

S. P. Nua, “Peran dan fungsi bahasa daerah pada komunikasi masyarakat di Kelurahan Dembe 2 Kota Gorontalo,” Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, vol. 1, no. 3, pp. 77–87, 2022.

R. Rusnan, “Peran pemerintah daerah Bone Bolango dalam melestarikan bahasa Bolango,” Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, vol. 2, no. 2, pp. 461–482, 2022.

S. P. Sari, “Peran keluarga dalam pendidikan anak di Desa Fajar Kecamatan Raman Kabupaten Lamongan,” skripsi, NPM 1501010111, 2019, pp. 1–23.

J. Jenderal and S. No, “Pembelajaran bahasa daerah Gorontalo pada anak usia dini,” [Nama Jurnal], vol. 12, no. 1, pp. 81–88, 2017.

Downloads

Published

11-02-2026

How to Cite

[1]
F. Suleman, S. Bumulo, and Y. Tamu, “Peran Keluarga dalam Mempertahankan Bahasa Daerah Gorontalo di Kalangan Anak Muda Desa Longalo”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 2571–2581, Feb. 2026.

Most read articles by the same author(s)