Kontribusi Mikrofinance terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada Sektor UMKM di Kota Binjai
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3882Keywords:
Lembaga Keuangan Mikro, UMKM, SDGs, Inklusi Keuangan, Kota BinjaiAbstract
Lembaga keuangan mikro atau (microfinance), berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Binjai. Penelitian ini terletak pada fakta bahwa pelaku UMKM masih memiliki akses terbatas pada pembiayaan formal dan bahwa banyak orang tidak tahu tentang keuangan, yang berdampak pada rendahnya kemandirian ekonomi lokal, microfinance Kota Binjai masih mengalami kendala seperti kapasitas kelembagaan yang terbatas, kurangnya digitalisasi layanan, dan kurangnya kolaborasi antar pemangku kepentingan. Peran microfinance dan dampaknya terhadap pembangunan berkelanjutan adalah subjek penelitian ini, yang dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa microfinance memainkan peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan akses permodalan, dan memberikan pendampingan usaha kepada usaha mikro dan kecil serta. Selain itu, microfinance juga berperan dalam mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan UMKM yang lebih mandiri dan berdaya saing. Peran tersebut secara langsung mendukung pencapaian SDG 1, SDG 8, SDG 10, dan SDG 17 melalui pengurangan kemiskinan, peningkatan produktivitas, pemerataan kesempatan ekonomi, dan penguatan kemitraan. Studi ini menemukan bahwa untuk membangun ekosistem microfinance yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, tata kelola harus diperkuat, inovasi digital harus dipromosikan, dan kebijakan pemerintah daerah. Hal ini menjadi penting mengingat tantangan ekonomi lokal terus berkembang, sehingga dibutuhkan lembaga keuangan mikro yang mampu bertransformasi mengikuti kebutuhan UMKM
Downloads
References
Amelia, D., Amalia, P., Nasution, S., Putri, S. P., Junior, T., & Hayati, F. (2025). Analisis Keberhasilan Program Lembaga Keuangan Mikro dalam Mendukung UMKM di Medan. 2(1), 2643–2649.
Banerjee, B. (2017). Sustainable Development Goals. DK Taneja’s Health Policies and Programmes in India, 10(April), 28–28. https://doi.org/10.5005/jp/books/13071_5
DANG, T. T., & VU, H. Q. (2020). Fintech in Microfinance: a new direction for Microfinance institutions in Vietnam. Journal of Business Economics and Environmental Studies, 10(3), 13–22. https://doi.org/10.13106/jbees.2020.vol10.no3.13
Findawati, Y., & Astutik, I. R. I. (2016). Aplikasi Web Pengukuran Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Menggunakan Metode Fuzzy-Ahp, Wpm Dan Balanced Scorecard. Jurnal Sistem Informasi, 12(1), 30. https://doi.org/10.21609/jsi.v12i1.466
gita somantri. (2018). INBANK: STRATEGI INTEGRASI LEMBAGA KEUANGAN UNTUK PENYALURAN KREDIT MIKRO DI INDONESIA.
Jee Sinha, K., Sinha, S., & Sinha, B. J. (2024). Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises (MSMEs): The Significant Role and Challenges in Indonesia’s Economy. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(3), 0–10. www.ijfmr.com
Kurniawan, A., & Rahman, A. (2024). Analisis Dampak Lembaga Keuangan Mikro Syariah Terhadap Pencapaian SDGs : Studi Kasus BMT IMADA Kuningan. EKSISBANK (Ekonomi Syariah Dan Bisnis Perbankan), 8(2), 164–180.
Kusjuniati, K. (2020). Peran Lembaga Keuangan Syariah Terhadap UMKM yang Terdampak Pandemi COVID 19 di Indonesia. Widya Balina, 5(2), 137–147. https://doi.org/10.53958/wb.v5i2.58
Letras, S. R. De. (2005). Author ( s ): Massimo Cacciari. 45(1), 13–22.
Masanyiwa, Z. S., Chusi, T. N., & Haji, A. U. (2022). Determinants for Sustainability of Microfinance Institutions in North “A” District in Zanzibar. Open Journal of Business and Management, 10(04), 1583–1600. https://doi.org/10.4236/ojbm.2022.104083
Montgomery, H., & Weiss, J. (2011). Can commercially-oriented microfinance help meet the millennium development goals? Evidence from Pakistan. World Development, 39(1), 87–109. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2010.09.001
Mulyati, E., & Harieti, N. (2018). Model of business activities of microfinance institutions in Indonesiafile:///C:/Users/Fajar Surya/Downloads/Documents/ANALISIS MODEL BISNIS PADA KNM FISH FARM DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS BMC.pdf. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 175(1), 326–341.
Nainggolan, F. A., & Budiman, M. A. (2024). Analisis Potensi dan Resiko Bonus Demografi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. In Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia (Vol. 6, Issue 2). https://ejournal.upi.edu/index.php/JPEI
Niaz, M. U. (2022). Socio-Economic development and sustainable development goals: a roadmap from vulnerability to sustainability through financial inclusion. Economic Research-Ekonomska Istrazivanja , 35(1), 3243–3275. https://doi.org/10.1080/1331677X.2021.1989319
Nugraha, F. A., Ahmatang, A., Ali, H., Lukiyanto, K., & Tawil, M. R. (2025). Influence Of External and Internal Factors On The Performance Of MSMEs In Indonesia. Maneggio, 2(1), 237–245. https://doi.org/10.62872/5wtkae52
Nugroho, P., Pratama, S., Ahmad, F., Nugroho, N. Y., Administrasi, F. I., Insurance, A. G., Arthagraha, G. A., Brawijaya, U., Veteran, J., Lowokwaru, K., Malang, K., & Timur, J. (2025). PERAN KEPERCAYAAN DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP INKLUSI ASURANSI UMKM DALAM PENCAPAIAN SDGs 2030 DI INDONESIA. Premium Insurance Business Journal, 12(2), 19–30.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Statistik Pembiayaan Mikro 2022. Otorisasi Jasa Keuangan, 1–69.
Sachs, J. D. (2012). From millennium development goals to sustainable development goals. The Lancet, 379(9832), 2206–2211. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)60685-0
Saifurrahman, A., & Kassim, S. (2022). Collateral imposition and financial inclusion: a case study among Islamic banks and MSMEs in Indonesia. Islamic Economic Studies, 30(1), 42–63. https://doi.org/10.1108/ies-04-2022-0023
Sandy, N. B. E. E. S. (2022). Peran Islamic Microfinance dalam Menciptakan Inovasi Model Pembiayaan Berkelanjutan Untuk UMKM di Indonesia. At-Tasharruf: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis Syariah, 4(2), 79–86. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/Tasharruf/article/view/8809
Sefti Arif Lubis Paidi Hidayat, M. (2020). Analisis Daya Saing Ekonomi Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan , 3(1), 16–28.
Soemitra, A., Kusmilawaty, & Rahma, T. I. F. (2022). The Role of Micro Waqf Bank in Women’s Micro-Business Empowerment through Islamic Social Finance: Mixed-Method Evidence from Mawaridussalam Indonesia. Economies, 10(7). https://doi.org/10.3390/economies10070157
Thalib, P., Hajati, S., Kurniawan, F., & Aldiansyah, K. (2021). the Urgence Regulation of Business Activities on Islamic Microfinance Institution According Law No. 1 Year 2013 of Microfinance Institutions. Arena Hukum, 14(2), 207–221. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2021.01402.1
Tim Peneliti. (2022). Ekosistem Lembaga Pembiayaan Mikro. Laporan Penelitian Kerjasama Penelitian, 1–89.
Tremblay, J., Regnerus, M. D., Educação, S. D. A. S. N. D. E., Júnior, F. T., Sanfelice, J. L., Tavares Júnior, F., Dourado, L. F., Brito, M. M. A. de, Maiti, Bidinger, Sposito, M. P., Dubet, F. F., Ribeiro, C. A. C., Silva, N. do V., Barbosa, M. L. de O., Cunha, N. M., Dayrell, J., Rogošić, S., Baranović, B., … Alves, S. (2016). The Impact Of Microfinance Institution on Economic Growth: A Literature Study in Indonesia. Educacao e Sociedade, 1(1), 1689–1699. http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/
Valdiansyah, R. H., & Widiyati, D. (2024). Peranan Sustainable Finance Pada Industri UMKM Indonesia: Peluang Dan Tantangan. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(1), 47–55. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i1.713
Wahab, A., & Mahdiya, I. (2025). Peran Keuangan Mikro Islam dalam Mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Wilson, T. A. (2012). Supporting social enterprises to support vulnerable consumers: The example of community development finance institutions and financial exclusion. Journal of Consumer Policy, 35(2), 197–213. https://doi.org/10.1007/s10603-011-9182-5
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhd. Aidil Fitri, Adrian Niken Lubis, Nurul Noviyana, Fitri Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















