Kontribusi Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru

Authors

  • Arif Ismunandar STIS Darusy Syafa’ah Lampung Tengah

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v3i4.369

Keywords:

Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Guru

Abstract

Motivasi untuk mencapai prestasi dalam bekerja menjadi sangat penting untuk mencapai keberhasilan kinerja guru di sekolah. Keberadaan motivasi berprestasi dalam diri seorang guru penting diketahui dan dipahami, untuk kemudian dikembangkan guna mencapai tujuan-tujuan dalam organisasi. Tentu saja, pemanfaatan motivasi dan kepuasan kerja tersebut didasari atau dilandasi serta ditunjang dengan faktor-faktor pendukung lainnya. Penelitian ini termasuk penelitian jenis korelasi. Jenis ini dipilih karena penelitian ini bermaksud untuk mengungkapkan seberapa besar hubungan antara dua variabel bebas yaitu motivasi dan lingkungan kerja dengan variabel terikat yaitu kinerja guru di MTs Negeri Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik yang berjumlah 48 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hipotesis yang diajukan adalah motivasi kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dan lingkungan kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Sampel yang diambil adalah seluruh tenaga pendidik yang berjumlah 48 responden. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, sehingga semua guru dijadikan responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS 16 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dan lingkungan kerja tidak berkontribusi signifikan terhadap kinerja guru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asari, A., Arifin, A. H., Lubis, M. A., Ismunandar, A., Ashari, A., Agniya, U., Ayunda, W. A., & Pramudyo, G. N. 2023. Manajemen E-Resource. Mafy Media Literasi Indonesia.

A Ismunandar, integrasi interkoneksi profesionalisme pendidik dan implementasi pendidikan karakter, Ta'lim 4 (Universitas muhammadiyah Lampung), 34-49.

A Ismunandar, Paradigma Pengembangan Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0, An Najah (Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan) 1 (1), 45-57

A Kurnia, Peningkatan Kemampuan Pendidik Di Era Society 5.0, Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP) 6 (2), 388-397.

AP Rini, Implikasi era revolusi industry 4.0 terhadap pengembangan kemampuan sumber daya manusia di perguruan tinggi, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) 7 (2), 4831-4837.

Amstrong Michael. (1994). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT. Gramedia.

Anogara Pandji. (1992). Psikologi kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

As’ad, M. (1995). Psikologi industri. Yogyakarta: Liberty.

Briant, K. A., Gray L. A., Gallegos P.B. (2005). Performance theories in education. Power, pedagogy and the politics of identity. London: Lawrence Erlbaum Associates, Pulicher (LEA).

Dalyono, M. (2001). Psikologi pendidikan. Jakarta: Reneka Cipta.

Depdiknas. (2005). Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Dessler, Gary. (2005). A framework for human resources management. (2nd ed). New Jersey: pearson educational, Inc. Upper Saddle River.

Douglas & Watson. (2009). Effective leadership and emotional labor: (versi elektronik). Proquest Educational Journals, 22, 21-24.

Galloway, D. (1995). Sources of statisfaction and dissatisfaction for newzeeland primary school teacher. Journal Education Research. Vol. 27.

Genefri. (1996). Kinerja karyawan lulusan sekolah menengah kejuruan di perusahaan listrik negara cabang padang. Tesis Magister IKIP Yogyakarta.

Gomez, F. C. (1997). Manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Handoko, Hani, T., Dr. MBA dan Reksohadiprodjo Sukanto, Dr. M.Com. (1996). Organisasi Perusahaan. Edisi kedua Yogyakarta : BPFE

Handoko, Hani, T. (1997). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPFE.

Ismunandar, A. "Dinamika Sosial dan Pengaruhnya terhadap Transformasi Sosial Masyarakat". Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3 (2), 205-219. 2020. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v3i2.1810.

Ismunandar, A. "Integrasi interkoneksi pofesionalisme pendidik dan implementasi pendidikan karakter". Ta’lim: Jurnal Agama Islam, 3 (2), 34-49. 2022. https://doi.org/10.36269/ta'lim.v4i1.751.

Ismunandar, A. Strategi Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia di Era Digital: Tantangan dan Adaptasi pada Lembaga Pendidikan, Bisma : Business and Management Journal, Vol. 3 No. 1 (2025), DOI: https://doi.org/10.59966/bisma.v3i1.1644

Ismunandar, A. Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Employee Engagement dan Mutu Pendidikan, Journal of artificial intelligence and digital business, Vol. 4 No. 1 (2025), DOI: https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.365

Jones, F. Mazda & Lord, S. (2006). Developing effective teacher performance. London: Sage Publication Inc.

Lenenburg, A. C., & Lunenburg F. C. (2000). Educational administration. Singapore: Wadworth.

Mazda, J. F., & Lord S. (2006). Developing effective teacher performance. London: Sage Publication Inc.

Mahmudi. (2005). Manajemen sektor public. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

M. Ngalim Purwanto. (1990). Psikologi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nazara, D. S., Se, M. M., Casriyanti, S. P., Fauzi, H., Trianto, E., Arif Ismunandar, M. M., Raule, J. H., Kes, S. K. M. M., Syamsuddin, A. R., & Jamil, I. M. 2023. Manajemen Sumber Daya Manusia” Teoritis dan Praktis”. Cv. Mitra Cendekia Media.

Nitisemito. (1996). Manajemen personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Oemar Hamalik. (2001). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Oemar Hamalik. (2006). Pendidikan guru berdasarkan pendekatan kompetensi. Jakarta: Bumi Aksara.

Paul Bennel. (2004). Teacher motivation incentives in sub saharam Africa and asia. Artikel juli 2004.

Priyatno, Duwi (2010), Analisis SPSS, Yogyakarta: MediaKom.

Purwanto. (2007). Instrument penelitian social dan pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ridell, S. & Brown, S. (1992). School effectiveness research. London: University of London.

Rumijan. (2005). Faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai univesitas negeri Yogyakarta. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.

Sahertian. (2000). Kinerja guru sekolah dasar (diakses tanggal 21 agustus 2008 http://id.wikipedia.org/wiki/kinerja)

Shalahudin, M. (1990). Pengantar psikologi pendidikan. Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Siagian, P. S. (1997). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta.

Simamora, H. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Edisi II. Yogyakarta: Bagian Penerbitan STIE-YKPN.

Soetjipto & Kosasi, R. (2007). Profesi keguruan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sofyan, H., & Uno B. H. (2003). Teori motivasi dan aplikasinya dalam penelitian. Gorontalo: Nurul Janah.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan, pendekatan kualitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.

Sutermeister, R. (1974). People and productivity. New York: McGraw-Hil, Book Company.

Taufan iswandi, dkk., Inovasi Manajemen Pendidikan di Madrasah: Studi Kasus Implementasi Program Penguatan Moderasi Beragama, VOL. 13 NO. 1 (2025): JOURNAL ILMIAH RINJANI: MEDIA INFORMASI ILMIAH UNIVERSITAS GUNUNG RINJANI. https://doi.org/10.53952/jir.v13i1.609

Timpe. (1992). Kinerja (Terjemahan Sofyan Cikmat). New York: KEND Publishing Inc.

Tjahjono, Heru K. (2009), Metode Penelitian Bisnis, 1.0- Cet.1, Yogyakarta: Visi Solusi Madani.

Tjahjono, Heru K. (2009), Metode Penelitian Bisnis, 2.0-Cet.1 Yogyakarta: Visi Solusi Madani.

Wetik, J. L. (1986). Penilaian kerja dan produktivitas. Jakarta: Erlangga

Downloads

Published

31-01-2025

How to Cite

[1]
A. Ismunandar, “Kontribusi Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru”, RIGGS, vol. 3, no. 4, pp. 10–17, Jan. 2025.