Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kemandirian Fiskal Dan Strategi Dalam Peningkatan PAD

Authors

  • Denisha Rerung Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Olivya Vivien Lili Palamba Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Riani Sandi Parangki Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Petrus Peleng Roreng Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Afian Dezi Sanda Sipi Universitas Kristen Indonesia Paulus

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3608

Keywords:

Kemandirian fiskal, Pendapatan Asli Daerah, Desentralisasi, Strategi PAD, Toraja Utara

Abstract

Kemandirian fiskal merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah, karena menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan tanpa bergantung pada dana pusat. Kabupaten Toraja Utara hingga kini masih berada pada tingkat kemandirian fiskal yang sangat rendah, ditandai dengan dominannya transfer dari pemerintah pusat dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kemandirian fiskal serta merumuskan strategi yang relevan untuk meningkatkan PAD secara mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumentasi pada BAPENDA serta Kantor Keuangan Kabupaten Toraja Utara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemandirian fiskal dipengaruhi oleh terbatasnya basis ekonomi daerah, rendahnya kepatuhan wajib pajak, lemahnya kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan pendapatan, serta belum optimalnya pendataan dan pemanfaatan aset daerah. Selain itu, struktur ekonomi yang masih didominasi sektor informal serta minimnya inovasi kebijakan turut menghambat peningkatan PAD. Strategi peningkatan yang direkomendasikan meliputi optimalisasi pajak dan retribusi daerah melalui digitalisasi layanan, penguatan sistem administrasi pendapatan, pemanfaatan aset daerah secara produktif, pengembangan sumber PAD baru berbasis potensi pariwisata dan ekonomi lokal, serta peningkatan efisiensi belanja publik. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kemandirian fiskal membutuhkan integrasi antara inovasi kebijakan, penguatan kapasitas institusional, dan partisipasi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah, S., & Kusuma, H. (2021). Struktur ekonomi daerah dan pengaruhnya terhadap kapasitas fiskal pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(2), 95–108. https://doi.org/10.23917/jep.v22i2.14821

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806

Creswell, J. W., & Poth, C. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darma, R., & Aimon, H. (2021). Optimalisasi pengelolaan aset daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jurnal Manajemen dan Keuangan, 10(1), 14–27. https://doi.org/10.33059/jmk.v10i1.3412

Digdowiseiso, K. (2023). Fiscal dependence and regional inequality in Indonesia: A post-decentralization review. Journal of Asian Public Policy, 16(2), 240–257. https://doi.org/10.1080/17516234.2022.2059181

Febrianti, A., & Dharma, N. (2024). Kapasitas kelembagaan dan kinerja keuangan daerah: Studi pada pemerintah kabupaten di Indonesia. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 14(1), 22–38. https://doi.org/10.24843/jakp.2024.v14.i01.p03

Kallio, H., Pietilä, A. M., Johnson, M., & Kangasniemi, M. (2016). Systematic methodological review: Developing a framework for a qualitative semi‐structured interview guide. Journal of Advanced Nursing, 72(12), 2954–2965. https://doi.org/10.1111/jan.13031

Kuncoro, A., & Sari, M. (2020). Tourism-based local economy and its impact on regional fiscal capacity. Regional Studies in Indonesia, 5(1), 33–48.

Lewis, B. (2020). Local government revenue in Indonesia: Political and economic determinants. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 56(3), 329–351. https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1846033

Mardiasmo. (2019). Akuntansi sektor publik (4th ed.). Andi.

Maxwell, J. A. (2013). Qualitative research design: An interactive approach (3rd ed.). SAGE Publications.

Oates, W. (2019). An essay on fiscal federalism revisited. National Tax Journal, 72(2), 231–254. https://doi.org/10.1086/703177

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis. Administration and Policy in Mental Health, 42, 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y

Prabowo, H., & Cooper, K. (2021). Accountability, governance and performance of local governments in Indonesia. Asian Journal of Public Administration, 43(1), 1–20. https://doi.org/10.1080/02598272.2020.1731543

Pratama, A., & Indrawati, D. (2022). Fiscal dependency in newly autonomous regions in Indonesia. Journal of Public Sector Accounting, 8(2), 122–135.

Rahman, A., & Setyawan, B. (2023). Determinants of local government financial independence: Evidence from Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.22212/jekp.v14i1.3567

Rahmawati, S., & Setiawan, H. (2022). Good governance and local fiscal capacity: An empirical study from Eastern Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 101–118.

Santoso, R., & Maharani, N. (2023). Resource-based view in public sector: Strategic asset management and regional revenue improvement. Jurnal Manajemen Strategis, 12(3), 211–226.

Setyawan, M., & Siregar, A. (2024). Digital transformation of local tax administration: Opportunities and challenges. Journal of Digital Governance, 3(1), 55–70. https://doi.org/10.5678/jdg.v3i1.121

Utami, L., & Nugroho, A. (2022). The effect of digital payment systems on taxpayer compliance: Evidence from local tax administration in Indonesia. Journal of Accounting and Public Policy, 41(3), 106–124.

Downloads

Published

22-11-2025

How to Cite

[1]
D. Rerung, O. V. L. Palamba, R. S. Parangki, P. P. Roreng, and A. D. S. Sipi, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kemandirian Fiskal Dan Strategi Dalam Peningkatan PAD”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 1689–1695, Nov. 2025.