From Functional to Aesthetic: Capitalism, Consumerism, and the Formation of Social Identity in the Campus Environment-A Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3165Keywords:
Kapitalisme, Konsumsi Simbolik, Estetika, Identitas Sosial, Budaya KampusAbstract
Transformasi kapitalisme di era digital telah menggeser orientasi konsumsi dari fungsi menuju estetika, menciptakan dinamika baru dalam pembentukan identitas sosial mahasiswa. Kajian literatur ini bertujuan menelaah bagaimana kapitalisme bekerja melalui budaya konsumtif di lingkungan kampus dan bagaimana hal tersebut membentuk identitas sosial mahasiswa sebagai subjek estetis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 30 sumber ilmiah terbitan 2015–2025 yang mencakup teori sosiologi budaya, konsumsi simbolik, dan kapitalisme kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa kini berperan sebagai bagian dari ekonomi simbolik, di mana citra diri, gaya hidup, dan eksposur digital menjadi penanda status sosial baru. Kapitalisme menggunakan estetika melalui media sosial, iklan digital, dan budaya visual untuk menanamkan nilai-nilai konsumtif di ruang akademik. Kampus, yang seharusnya menjadi arena refleksi intelektual, bertransformasi menjadi ruang performatif yang menonjolkan representasi gaya hidup dan citra sosial. Pergeseran dari nilai fungsional ke estetis menunjukkan bahwa konsumsi kini menjadi sarana ekspresi diri dan legitimasi sosial. Identitas mahasiswa tidak lagi ditentukan oleh prestasi akademik, melainkan oleh kemampuan menampilkan diri dalam lanskap budaya visual yang dikonstruksi oleh logika kapitalistik. Kajian ini menegaskan perlunya literasi kritis dan kesadaran reflektif dalam pendidikan tinggi agar mahasiswa mampu menavigasi dan menafsir ulang pengaruh kapitalisme terhadap pembentukan identitas sosial di era digital.
Downloads
References
Abidin, Z. (2021). Kampus sebagai Ruang Estetika Sosial: Representasi Gaya Hidup Mahasiswa di Era Digital. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abidin, Z. (2021). Budaya visual dan representasi identitas di era media sosial. Jakarta: Rajawali Pers.
Arifin, M., & Rahmawati, L. (2020). Konsumerisme digital di kalangan mahasiswa urban: Analisis gaya hidup dan simbol status sosial. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 5(2), 145–160. https://doi.org/10.24036/jsp.2020.v5n2.178
Akhiruddin, A., Sukmawati, S., Jalal, J., Sujarwo, S., & Ridwan, R. (2021). Inside-Outside circle instructional model for multicultural education. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 54(2), 399-405.Bauman, Z. (2018). Liquid Modernity. Cambridge: Polity Press.
Bauman, Z. (2018). Liquid modernity and the aesthetics of consumption. Cambridge: Polity Press.
Bourdieu, P. (2019). Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. London: Routledge.
Bocock, R. (2019). Consumption. New York: Routledge.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Thematic Analysis: A Practical Guide. London: Sage.
Bocock, R. (2019). Consumption. New York: Routledge.
Burson, S. A. (2022). Pilihan Rasional Masyarakat Untuk Lanjut Studi ke Perguruan Tinggi (Kajian Sosiologi Pada Lulusan SMA di Desa Pacar Kecamatan Pacar Kabupaten Manggarai Barat). Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(12), 1715-1726.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: Sage.
Featherstone, M. (2017). Consumer culture and postmodernism (3rd ed.). London: Sage Publications.
Flick, U. (2018). An Introduction to Qualitative Research (6th ed.). London: Sage.
Fitriani, N., & Haryanto, A. (2023). Konsumerisme digital di kalangan mahasiswa: Antara gaya hidup dan kebutuhan sosial. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 9(2), 155–169. https://doi.org/10.31258/jsk.2023.v9n2
Gramsci, A. (1971). Selections from the prison notebooks. New York: International Publishers.
Giroux, H. (2019). Neoliberalism’s War on Higher Education. Chicago: Haymarket Books.
Giddens, A. (2019). Modernity and self-identity: Self and society in the late modern age. Stanford: Stanford University Press.
Harvey, D. (2018). Seventeen Contradictions and the End of Capitalism. Oxford: Oxford University Press
Harvey, D. (2019). The limits to capital. London: Verso.
Han, B.-C. (2021). The agony of Eros. Cambridge: MIT Press.
Hidayat, R., & Nuraini, D. (2022). Kapitalisme kampus dan komodifikasi pendidikan tinggi di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 26(1), 67–83. https://doi.org/10.22146/jsp.2022.564
Hidayati, F., & Syamsuddin, I. (2021). Identitas mahasiswa dan budaya konsumsi dalam media sosial: Perspektif sosiologi budaya. Jurnal Komunik asi dan Sosial Humaniora, 10(3), 210–225.
Lipovetsky, G. (2020). The Aestheticization of the World: On the Earth of Global Capitalism. Cambridge: Polity.
Lipovetsky, G. (2020). The empire of fashion: Dressing modern democracy. Princeton University Press.
Piliang, Y. A. (2018). Dunia yang dilipat: Tamasya melampaui batas-batas kebudayaan. Bandung: Mizan
Ritzer, G. (2021). The McDonaldization of Society: Into the Digital Age. Thousand Oaks: Sage.
Ritzer, G. (2019). The McDonaldization of society: Into the digital age (9th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Suyanto, B. (2025). Kapitalisme digital dan transformasi gaya hidup mahasiswa di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 14(1), 45–62.
Suyanto, B. (2025). Budaya Konsumerisme di Kalangan Mahasiswa Urban Indonesia. Surabaya: Airlangga Press.
Suyanto, B. (2025). Kapitalisme digital dan transformasi gaya hidup mahasiswa di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 14(1), 45–62.
Wibowo, A. (2022). Estetika konsumsi dan simbolisasi status sosial di kalangan mahasiswa urban. Jurnal Sosiologi Budaya, 8(3), 201–218.
Yusran, M., & Fauziah, R. (2024). Kampus sebagai arena kapitalistik: Analisis kritis terhadap komodifikasi mahasiswa. Jurnal Kajian Sosial Kritis, 7(1), 1–19. https://doi.org/10.31258/jksk.2024.v7n1
Zuboff, S. (2019). The Age of Surveillance Capitalism. New York: PublicAffairs.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Akhiruddin Akhiruddin, Muhammad Khaerul Nur, Muh.Yusri Yunus, Firdaus W Suhaeb

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















