Kajian Teoritis Mengenai Morbiditas dan Mortalitas dalam Perspektif Ekonomi Demografi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1071Keywords:
Morbiditas, Mortalitas, Ekonomi Demografi, Human Capital, Transisi Epidemiologi, Ketimpangan Kesehatan.Abstract
Artikel ini merupakan kajian teoritis yang membahas morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) dalam perspektif ekonomi demografi. Morbiditas dan mortalitas tidak hanya mencerminkan kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan beban fiskal negara. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, yang mengintegrasikan berbagai teori klasik seperti Human Capital Theory (Becker), Health Capital (Grossman), Transisi Epidemiologi (Omran), dan pendekatan capability (Sen). Hasil kajian menunjukkan bahwa tingginya angka kesakitan dan kematian, khususnya di usia produktif, menurunkan efisiensi ekonomi dan memperbesar beban pembiayaan kesehatan. Indonesia menghadapi tantangan ganda berupa meningkatnya penyakit tidak menular tanpa sepenuhnya mengatasi penyakit menular. Ketimpangan akses layanan kesehatan antara wilayah dan kelompok sosial memperparah masalah ini. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan lintas sektor yang menempatkan kesehatan sebagai investasi strategis, bukan semata pengeluaran. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya literatur ekonomi demografi di Indonesia serta mendorong pengambilan kebijakan yang lebih berbasis bukti dan berorientasi pada keadilan sosial.
Downloads
References
Weeks, J. R. (1999). Population: An introduction to concepts and issues. (No Title).
Acemoglu, D., & Johnson, S. (2007). Disease and Development : The Effect of Life Expectancy on Economic Growth. 115(6).
Becker, G. S. (1993a). Human Capital : A Theoritical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education (third edit). The University of Chicago Press.
Becker, G. S. (1993b). Human Capital.A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education.Winner of the Nobel Prize in Economics.
Bloom, D. E., & Canning, D. (2000). The Health of and Wealth Nations. POLICY FORUM : PUBLIC HEALTH, 287.
Gonzalez, J. R. (2011). UNFPA INDONESIA 2022 ANNUAL REPORT 2022. Teaching Philosophy, 34(1), 77–80. https://doi.org/10.5840/teachphil20113417
Grossman, M. (1972). On the Concept of Health Capital and the Demand for Health. Journal of Political Economy, 80(2), 223–255.
Grossman, M. (1973). THE CORRELATION BETWEEN HEALTH AND SCHOOLING.
Indonesia, P. K. (2017). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Omran, A. R. (1971). The Epidimiologic Transtition : A Theory of the Epidemiology of Population Change. 49(4), 509–538.
Preston, S. H., Heuveline, P., & Guillot, M. (2001). Demography : Measuring and Modeling Population Processes. Blackwell Publishing.
Sen, A. (2009). Development as a freedom. In Handbook of Economics and Ethics. https://doi.org/10.7551/mitpress/11949.003.0031
Weeks, J. R. (2019). Population : An Introduction to Concepts and Issues. In Sustainability (Switzerland) (13th Editi, Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angelina Rolas Olivia Naibaho, Diva Alnaya, Filja Azkiah Siregar, Bonaraja Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















