Penerapan Health Book Passport Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Yang Dideportasi Dari Malaysia Melalui PLBN Entikong
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9299Keywords:
Health Book Passport, Pekerja Migran Indonesia, Deportasi, Penyakit Tidak Menular, Penyakit Menular, PLBN EntikongAbstract
Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara Entikong merupakan kelompok rentan yang memiliki berbagai permasalahan kesehatan, khususnya penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, gastritis, dan gangguan psikologis dan Penyakit Menular seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberkulosis, penyakit kulit menular, diare, hingga penyakit infeksi berbasis lingkungan akibat kondisi tempat tinggal yang padat dan kurang higienis selama bekerja maupun saat berada di depot tahanan imigrasi. Selama proses deportasi, sebagian besar PMI tidak memiliki dokumen kesehatan maupun riwayat pengobatan yang lengkap sehingga pelayanan kesehatan sering tidak berkesinambungan. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan penanganan penyakit, putus pengobatan, serta rendahnya pemantauan kesehatan PMI setelah kembali ke daerah asal. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi Health Book Passport sebagai media pencatatan kesehatan manual bagi PMI yang di deportasi melalui PLBN Entikong. Inovasi ini berupa buku kesehatan portabel berbentuk seperti paspor yang digunakan untuk mencatat identitas kesehatan, hasil pemeriksaan kesehatan awal, monitoring penyakit menular dan penyakit tidak menular, riwayat pengobatan, edukasi kesehatan, dan rujukan pelayanan kesehatan. Health Book Passport dirancang sederhana, praktis, mudah digunakan, dan tidak bergantung pada jaringan internet sehingga sesuai diterapkan di wilayah perbatasan dengan kendala jaringan internet. Implementasi inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesinambungan pelayanan kesehatan, mendukung deteksi dini PTM dan penyakit menular, mempermudah tenaga kesehatan dalam pemantauan kondisi PMI deportasi, serta mencegah putus pengobatan penyakit kronis. Selain itu, Health Book Passport dapat menjadi dokumen kesehatan portable yang dibawa PMI hingga kembali ke daerah asal untuk tindak lanjut pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan ditempat mereka berasal. Dengan demikian, inovasi ini berpotensi meningkatkan perlindungan kesehatan PMI deportasi secara komprehensif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Agustiansyah, T. A., Hastuti, L., Lestari, L., & Haryanto. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Pekerja Migran: Scoping Review. Jurnal RIGGS.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Badan Nasional Pengelola Perbatasan. (2022). Profil Pos Lintas Batas Negara Entikong. Jakarta: BNPP.
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (2023). Data Penempatan dan Pelindungan PMI Tahun 2023. Jakarta: BP2MI.
Cahyani, F. D., & Indriani, D. (2023). Perspektif Global terhadap Dampak Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Migran: Systematic Literature Review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. (2022). Pedoman Pengendalian Penyakit Menular di Wilayah Perbatasan. Jakarta: Kemenkes RI.
International Labour Organization. (2021). Health Protection for Migrant Workers. Geneva: ILO.
International Organization for Migration. (2021). Migration Health Annual Review 2021. Geneva: IOM.
Juliansyah, R., dkk. (2024). Implementation of EMR System in Indonesian Health Facilities: Benefits and Constraints. Journal of Digital Health.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Kesehatan Migran di Wilayah Perbatasan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Direktorat P2PTM Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Fundamentals of Nursing. 11th Edition. St. Louis: Elsevier.
Safitri, D., & Wibisono, A. (2022). Keamanan Manusia Pekerja Migran Indonesia: Ketidakamanan dan Perlindungannya. Jurnal Intermestic.
Saleh, R., Adnan, R. S., & Raharto, A. (2023). Pemberdayaan komunitas purna Pekerja Migran Indonesia melalui organisasi berbasis komunitas Forum Warga Buruh Migran. Jurnal Kependudukan Indonesia.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
United Nations International Labour Organization. (2022). Labour Migration and Health: Policy Brief. Geneva: ILO.
World Health Organization. (2022). World Health Statistics 2022: Monitoring Health for the SDGs. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2023). Noncommunicable Diseases Progress Monitor 2023. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Aan Agustiansyah, Lidia Hastuti, Lilis Lestari, Wida Kuswida Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















