Pengaruh Modal Sendiri dan Volume Usaha Terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi di Provinsi Pulau Sumatera Periode 2019-2023
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9236Keywords:
Koperasi, Modal Sendiri, Volume Usaha, Sisa Hasil UsahaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modal sendiri dan volume usaha terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi pada 10 provinsi di Pulau Sumatera periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif asosiatif dengan orientasi kausalitas, data sekunder panel diperoleh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 12.0. Pemilihan spesifikasi model dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menunjukkan bahwa Common Effect Model (CEM) merupakan model terbaik. Selanjutnya, uji asumsi klasik membuktikan bahwa model bebas dari gejala multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 2,817 > t tabel = 2,011; p = 0,007 < 0,05). Demikian pula volume usaha juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 5,743 > t tabel = 2,011; p = 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap SHU (F hitung = 172,95 > F tabel = 3,195; p = 0,000 < 0,05). Nilai Adjusted R² sebesar 0,8753 mengindikasikan bahwa 87,53% variasi Sisa Hasil Usaha dapat dijelaskan oleh modal sendiri dan volume usaha, sedangkan sisanya sebesar 12,47% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan koperasi di wilayah Sumatera melalui penguatan modal internal dan peningkatan volume usaha.
Downloads
References
Arifin Sitio, & Tamba, H. (2001). Koperasi: Teori dan praktik. Erlangga.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik koperasi Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.
Baswir, R. (2013). Koperasi Indonesia. BPFE.
Basuki, A. T., & Yuliadi, I. (2014). Ekonometrika Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Mitra Pustaka Nurani (MATAN).
Hatta, M. (1987). Membangun koperasi dan koperasi membangun. Inti Idayu Press.
Hendar. (2010). Manajemen perusahaan koperasi. Erlangga.
Sitio, Arifin dan Halomoan Tamba. 2001. Koperasi: Teori dan Praktik. Jakarta: Erlangga.
Kasmir. (2016). Analisis laporan keuangan. PT RajaGrafindo Persada.
Munawir. (2010). Analisis laporan keuangan. Liberty.
Myers, S. C., & Majluf, N. S. (1984). Corporate financing and investment decisions when firms have information that investors do not have. Journal of Financial Economics, 13(2), 187–221.
Napitupulu, R. B., Simanjuntak, T. P., Hutabarat, L., Damanik, H., Harianja, H., Sirait, R. T. M., Tobing, L., & Ria, C. E. (2021). Penelitian Bisnis: Teknik dan Analisis Data dengan SPSS-STATA-EVIEWS (Edisi 1). Bekasi: Madenatera.
Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33 Ayat (1).
Riyanto, B. (2013). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan (Edisi ke-4). BPFE.
Rudianto. (2010). Akuntansi koperasi: Konsep dan metode penyusunan laporan keuangan. Erlangga.
Soemarso. (2014). Akuntansi suatu pengantar (Edisi ke-5). Salemba Empat.
Subandi. (2015). Ekonomi koperasi: Teori dan praktik. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khairani Alawiyah Matondang , Agnes Monica Sianipar, Enjel Widia Sari Gea, Respa Mellia Sirait

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















