Literasi FinTech untuk Gen Z UMKMpreneur: Solusi Permodalan Digital di Era Ekonomi Kreatif.
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.913Keywords:
UMKM, Gen Z, FinTechAbstract
Pertumbuhan pelaku UMKM di Indonesia mencapai 65 juta pada tahun 2023 menjadi potensi ekonomi yang besar, terutama dengan keterlibatan generasi muda seperti Gen Z. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses terdapat pemodalan formal. Financial Technology (FinTech) muncul sebagai alternatif pembiayaan yang lebih inklusif dan cepat, namun pemanfaatannya masih rendah di kalangan UMKM muda karena rendahnya literasi dan maraknya informasi negatif terkait pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh literasi FinTech terhadap pemahaman dan minat Gen Z dalam memanfaatkan layananan FinTech sebagai sumber permodalan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap Gen Z yang memiliki aktivitas kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian literasi FinTech meningkatkan pemahaman konseptual, mengurangi persepsi negatif, dan mendorong minat penggunaan layanan FinTech secara bijak sebagai alternatif pembiayaan usaha. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi literasi keuangan digital dalam pendidikan kewirausahaan kaum muda.
Downloads
References
Damayanti, W. A., & Gumilang, R. R. (2023). "Peran Financial Technology Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Pada Generasi Z." Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, 14(3), 525–534.
https://doi.org/10.32670/coopetition.v14i3.3850
Fadli, J. A., Indradewa, R., & Yudistria, Y. (2024). "Measuring the Level of Digital Financial Literacy Among Generation Y and Z in Indonesia." Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 12(5), 1891–1898.
https://doi.org/10.37641/jimkes.v12i5.2813
Utama, D. P., & Sumarna, A. D. (2024). "Financial Technology Literacy Impact on Gen-Z in Indonesia." Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting, 4(6), 781–787.
https://doi.org/10.38035/dijefa.v4i6.2247
Kisin, D. L., & Setyahuni, S. W. (2024). "Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan Dan Teknologi Finansial (Fintech) Terhadap Keberlanjutan UMKM Di Kota Semarang." Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 116–129.
https://doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3478
Kisin, D. L., & Setyahuni, S. W. (2024). "Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan Dan Teknologi Finansial (Fintech) Terhadap Keberlanjutan UMKM Di Kota Semarang." Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 116–129.
https://doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3478
D, A. A. (2024). "Pengaruh Digitalisasi, Literasi Keuangan, dan Inklusi Keuangan Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah." Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja (JAKU), 9(3).
https://doi.org/10.22437/jaku.v9i3.39745
Mirdiyantika, A., Indriasari, I., & Meiriyanti, R. (2023). "Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan dan Financial Technology terhadap Peningkatan Kinerja UMKM di Kecamatan Bulakamba." Jurnal Riset Manajemen dan Ekonomi (JRIME), 1(2).
https://doi.org/10.54066/jrime-itb.v1i2.139
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2021). Literasi Keuangan untuk UMKM. Penerbit: OJK Institute
Schueffel, P. (2020). The Encyclopedia of Financial Technology. Penerbit: Springer
https://doi.org/10.1007/978-3-030-38727-6
Syahyunan, & Lubis, A. (2021). Manajemen Keuangan UMKM di Era Digital. Penerbit: Prenadamedia Group
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riyan Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















