Pengaruh Abnormal Earnings terhadap Return Saham PT. BBCA Periode 2018-2025

Authors

  • Priscilla Faustine Santoso Universitas Katolik Parahyangan
  • Mesya Situngkir Universitas Katolik Parahyangan
  • Michella Aurelia Universitas Katolik Parahyangan
  • Elizabeth Tiur Manurung Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8916

Keywords:

Abnormal Earnings, Return Saham, BBCA, Regresi Linier Sederhana, Pasar Modal

Abstract

Informasi laba ekonomi menjadi salah satu perhatian penting bagi investor dalam menilai kinerja perusahaan, terutama ketika laba tidak hanya dipahami sebagai capaian akuntansi, tetapi juga dikaitkan dengan biaya modal yang harus ditanggung perusahaan. Dalam pasar keuangan yang dinamis, perubahan suku bunga, volatilitas pasar, sentimen investor, serta ketidakpastian makroekonomi dapat memengaruhi cara informasi laba tercermin dalam return saham. Dalam konteks perbankan Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dikenal sebagai emiten dengan kapitalisasi besar dan kinerja keuangan yang relatif kuat. Namun, meskipun laba yang dihasilkan perusahaan mencerminkan kinerja internal yang baik, return saham BBCA tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti sentimen pasar dan kondisi makroekonomi. Hal ini mendorong pentingnya mengkaji lebih lanjut hubungan antara abnormal earnings sebagai ukuran laba ekonomi dan return saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh abnormal earnings terhadap return saham BBCA selama periode 2018–2025, yang mencakup masa-masa ketidakpastian ekonomi global dan dampaknya terhadap pasar saham domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulanan periode 2018–2025 sebanyak 32 observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abnormal earnings tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa return saham BBCA tidak hanya ditentukan oleh informasi laba ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi makroekonomi, risiko pasar, ekspektasi suku bunga, likuiditas perdagangan, serta sentimen terhadap sektor perbankan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, C., Fadli, M., & Rizki, A. (2025). Perhitungan risiko pasar saham Bank Central Asia (BBCA). Journal of Statistics and Econometrics Studies, 4(2), 1-9.

Chaerunnisa, R. A., Lestari, D., & Prasetyo, H. (2025). Analisis pengaruh BI rate dan kurs terhadap volatilitas return saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) periode 2018-2025. Bulletin of Computer Science Research, 5(1), 1-12.

Fadila, A., Nugraheni, S., & Utami, K. (2023). Correlation among dividend policy and market value of equity in banking industry: A residual income approach. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 12(1), 72-83. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.54284

Feltham, G. A., & Ohlson, J. A. (1995). Valuation and clean surplus accounting for operating and financial activities. Contemporary Accounting Research, 11(2), 689-731. https://doi.org/10.1111/j.1911-3846.1995.tb00462.x

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hariani, L. S. (2010). Analisis pengaruh economic value added dan rasio keuangan terhadap abnormal return saham di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 6(1), 1-21.

Hermawan, H. (2012). Dampak pemoderasian komponen arus kas terhadap hubungan laba akuntansi dengan return saham. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 8(1), 30-43.

Irwanto, A. (2015). Peranan konservatisme akuntansi dan faktor risiko makro dalam model laba residual: Sebuah studi di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 17(1), 1-11. https://doi.org/10.9744/jak.17.1.1-11

Kesaulya, F. A., Manurung, E. T., & Maratno, S. F. E. (2026). Earnings management trade-off in Indonesia: The role of family ownership and firm hazard. Review of Integrative Business and Economics Research, 15(3), 771–784.

Kuswanto, R. (2017). Relevansi nilai informasi akuntansi dengan model valuasi Ohlson. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia, 1(1), 45-58.

Nababan, A. I., Siregar, R., & Simanjuntak, P. (2024). Analisis reaksi emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia terhadap dampak Covid-19. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(1), 1-12.

Ohlson, J. A. (1995). Earnings, book values, and dividends in equity valuation. Contemporary Accounting Research, 11(2), 661-687. https://doi.org/10.1111/j.1911-3846.1995.tb00461.x

Pradhono, & Christiawan, Y. J. (2004). Pengaruh economic value added, residual income, earnings dan arus kas operasi terhadap return yang diterima oleh pemegang saham. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(2), 140-165.

Rahman, A., Putri, N. A., & Hidayat, R. (2025). Unusual market activity di Bursa Efek Indonesia periode 2024. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 9(1), 1-15.

Raihan, M. I., & Ardiansyah. (2025). Pengaruh informasi keuangan terhadap abnormal return saham sesaat sebelum laporan keuangan terbit. Jurnal Multiparadigma Akuntansi, 7(2), 712-722.

Sarwoko, E. (2005). Pengaruh informasi laba akuntansi (earnings) terhadap abnormal return dan volume perdagangan saham. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 1(1), 1-16.

Sulaiman, P. B., Christie, F. B., & Manurung, E. T. (2025). Pengaruh laba bersih terhadap harga saham PT Bank Central Asia Tbk periode 2021 hingga 2024. Co-Creation: Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis, 4(1), 22-29. https://doi.org/10.55904/cocreation.v4i1.1537

Syafaqoh, R. Z. (2024). Pengukuran rasio keuangan untuk menilai abnormal return saham pada perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana. ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(2), 1-15.

Downloads

Published

20-05-2026

How to Cite

[1]
P. F. Santoso, M. Situngkir, M. Aurelia, and E. T. Manurung, “Pengaruh Abnormal Earnings terhadap Return Saham PT. BBCA Periode 2018-2025”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 3796–3804, May 2026.

Issue

Section

Articles