Analisis Perbandingan Kelentukan Tubuh Atlet Taekwondo di Club Taekwondo Fighter Kota Bitung

Authors

  • Gracia Karin Tanwijaya Universitas Negeri Manado
  • Fentje W. Langitan Universitas Negeri Manado
  • Melky Pangemanan Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8561

Keywords:

Kelentukan, Taekwondo, Sit and Reach, Perbandingan, Atlet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kelentukan tubuh atlet Taekwondo di Club Taekwondo Fighter Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel yang penelitian berjumlah 45 atlet yang terdiri dari atlet pemula (20 orang) dan atlet lanjutan (25 orang) dengan teknik purposive sampling. Kelentukan tubuh diukur menggunakan tes Sit and Reach dalam satuan sentimeter (cm). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas varians Levene’s Test, serta uji Independent Samples t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelentukan atlet pemula adalah 9,50 cm dengan standar deviasi 6,295, sedangkan rata-rata kelentukan atlet lanjutan adalah 9,88 cm dengan standar deviasi 5,732. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (pemula p = 0,050; lanjutan p = 0,360) dan uji homogenitas menunjukkan varians homogen (p = 0,486). Hasil uji Independent Samples t-test memperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) = 0,833 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelentukan atlet Taekwondo pemula dan atlet Taekwondo lanjutan di Club Taekwondo Fighter Kota Bitung yang sudah dibagi menjadi atlet Pemula dan Atlet Lanjutan. Disarankan kepada pelatih untuk menyusun program latihan kelentukan secara terstruktur guna meningkatkan performa atlet, prestasi atlet, serta untuk meminimalkan risiko cedera.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaouachi, A., Chamari, K., Wong, P., et al (2010). “Flexibility and Performance in Martial Arts.”Journal of sports Science and Medicine, 9, 315-322.

Behm, D. G., Blazevich, A j., Kay, A. D., & McDougall, C (2016). “Recent Developments in Flexibility Training and Stretching.” Frontiers in Physiologi, 7, 251.

Kably, M. & Ahmadi, A. (2018). “Comparison of Flexibility Levels Among Martial Arts Athletes.” International Journal Of Sports science and Physical Education, 4(1), 1-5.

Nordin, N., et al. (2014). “Flexibility and its relation to performance in martial arts athlete.” Asian Journal of Sport Medicine, 5(2), 135-142.

Hafid, A. & Mutohar, H. (2019). “Analisis Fisik Altet Taekwondo di Indonesia.”Jurnal Olahraga & rekreasi, 15(2), 123-130.

Behm, D. G., & Chaouachi, A. (2011). “Flexibility and Athletic Performance: The Myth of Flexibility for Flexibility’s Sake.” International Journal of Sports Physiologi and Performace, 6(2), 221-231.

Silitonga, A. E., Pangemanan, M., & Mautang, T. (2022). Hubungan Kelentukan Otot Punggung Terhadap Ketepatan Servis pada Mahasiswa Putra Prodi Ilmu Keolahragaan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Dan Rekreasi UNIMA, 3, 11-18.

Choi, M., et al. (2017) “Comparison of Flexibility and Strength in Martial Arts Athletes.” Journal of Alternative Medicine Studies, 3(1), 45-52.

Sahril, A., & Utami, D. (2020). “Pengaruh Program Kelentukan Terhadap Kinerja Atlet Taekwondo.” Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 8(2), 99-105.

Hamid, A., et al. (2019). “Flexibility Training for Martial Artists: A Review.” Sports Medicine Journal, 12(3), 157-165.

Prihatin, N., & Febrianti, D. (2021). “ Perbandingan Keterampilan Fisik Atlet Taekwondo di Kota Bitung.” Jurnal Sportif Indonesia, 11(1), 47-55.

Mautang, T., Lomboan, E. .B and Olii, Y. (2024) “Tingkat Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kotamobagu.” Jurnal Olympus, 4(2), 297-315.

Langitan, F.W., Berhimpong, M.W. and Morin, M. (2024). Hubungan Antara Gaya Hidup Sehat Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Di SMP Negeri 20 Raja Ampat. Jurnal Olympus, 4(2), 143-151.

Pangemanan, M., Moleong, M. and Kakombohi, H., 2024. Profil Status Gizi Atlet PPLP Sulut. Jurnal Olympus, 4(2), 185-192.

American College of Sports Medicine. (2018). ACSM’s guidelines for exercise testing and prescription (10th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.

World Taekwondo. (n.d.). About Taekwondo. Diakses dari: https://www.worldtaekwondo.org/

Capener, S. (1995). Taekwondo: The state of the art. London: New Holland Publishers.

Lee, K., & Koh, J. (2017). Philosophy and principles of Taekwondo. Seoul: XYZ Publisher.

Kukkiwon. (2010). Taekwondo textbook. Seoul: Osung Publishing.

Downloads

Published

08-05-2026

How to Cite

[1]
G. K. Tanwijaya, F. W. Langitan, and M. Pangemanan, “Analisis Perbandingan Kelentukan Tubuh Atlet Taekwondo di Club Taekwondo Fighter Kota Bitung”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 1412–1420, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)