Strategi Komunikasi Manusia–AI dalam Penulisan Akademik: Konstruksi Kredibilitas Diri pada Mahasiswa Magister Komunikasi

Authors

  • Susilawati Susilawati Universitas Islam Bandung
  • Irni Irawati Universitas Islam Bandung
  • Armynia Ekayanti Universitas Islam Bandung
  • Ferry Darmawan Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8392

Keywords:

Strategi Komunikasi Manusia–AI, Penulisan Akademik, Kredibilitas Diri, Mahasiswa Magister Komunikasi

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah praktik penulisan akademik di pendidikan tinggi, khususnya pada mahasiswa magister yang dituntut memiliki kemandirian intelektual dan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi manusia–AI dalam penulisan akademik serta implikasinya terhadap konstruksi kredibilitas diri mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif terhadap enam mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik serta naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memposisikan AI sebagai “partner diskusi” yang digunakan secara fleksibel dari tahap awal hingga akhir penulisan, mulai dari brainstorming ide, penyusunan kerangka, hingga revisi akhir. Strategi komunikasi yang berkembang bersifat kolaboratif-kritis, ditandai dengan praktik evaluasi, validasi, serta pengolahan ulang terhadap output AI. Interaksi ini memengaruhi pemaknaan kepemilikan tulisan, di mana mahasiswa tetap menegaskan peran sebagai agen utama dalam proses akademik. Di sisi lain, penggunaan AI memunculkan ambivalensi berupa kekhawatiran terhadap hilangnya orisinalitas, ketergantungan, serta munculnya perasaan tidak autentik (imposter feeling). Namun, proses kritis dalam penggunaan AI justru berkontribusi pada peningkatan pemahaman materi, rasa kepemilikan tulisan, dan kepercayaan diri akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi akademik di era digital tidak hanya terletak pada kemampuan menulis mandiri, tetapi juga pada kemampuan mengelola dan memanfaatkan AI secara reflektif, kritis, dan etis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aladi, S., & Barkah, S. (2026). Philosophical inquiry in the age of AI and digital technologies: Critical thinking pedagogy for digital natives. Action Research Journal Indonesia, 8(1), 255–275. https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.708

Baidoo-Anu, D., & Owusu Ansah, L. (2023). Education in the era of generative AI: Understanding the potential benefits of ChatGPT in promoting teaching and learning. Journal of AI, 7(1), 52–62.

Bégin, J., Mégenter, E., & Robillard, G. (2021). Impostor syndrome: A systematic review. Journal of Affective Disorders Reports, 5, 100154.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.

Clance, P. R., & Imes, S. A. (1978). The imposter phenomenon in high-achieving women. Psychotherapy: Theory, Research & Practice, 15(3), 241–247.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design (4th ed.). Sage.

Dwivedi, Y. K., et al. (2023). So what if ChatGPT wrote it? International Journal of Information Management, 71, 102642.

Effendy, O. U. (2017). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.

Guzman, A. L., & Lewis, L. (2019). The impact of chatbots on human communication. In Proceedings of the ACM Conference (pp. 1–13).

Kasneci, E., et al. (2023). ChatGPT for good? Learning and Individual Differences, 103, 102274.

Kriyantono, R. (2020). Teknik praktis riset komunikasi. Prenada Media.

Marsh, H. W., & Craven, R. G. (2006). Academic self-concept.

Marsh, H. W., & Shavelson, R. J. (1985). Self-concept structure. Educational Psychologist, 20(4), 153–173.

Mulyana, D. (2018). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, R. (2019). Teori dan riset media siber. Prenada Media.

Popenici, S. A., & Kerr, S. (2017). AI in higher education. Research and Practice in Technology Enhanced Learning, 12(1), 22.

Riessman, C. K. (2008). Narrative methods for the human sciences. Sage.

Rogers, C. R. (1959). A theory of personality.

Walther, J. B. (1992). Social information processing theory. Communication Research, 19(1), 52–79.

Walther, J. B. (1996). Computer-mediated communication. Communication Research, 23(1), 3–43.

Yusuf, Y., Rahmat, A., & Mulyani, S. (2023). Pemanfaatan AI dalam pendidikan tinggi. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 2(1), 1–10.

Tlili, A., et al. (2024). The influence of ChatGPT on student engagement. Computers & Education, 214, 105100.

Downloads

Published

01-05-2026

How to Cite

[1]
S. Susilawati, I. Irawati, A. Ekayanti, and F. Darmawan, “Strategi Komunikasi Manusia–AI dalam Penulisan Akademik: Konstruksi Kredibilitas Diri pada Mahasiswa Magister Komunikasi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 44–51, May 2026.

Issue

Section

Articles