Pola Komunikasi dan Relasi Sosial antara Siswa Muslim dan Non Muslim di Sekolah Xaverius Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8296Keywords:
Pola Komunikasi, Relasi Sosial, Siswa Muslim dan Non-MuslimAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman agama di Sekolah Xaverius Bukittinggi yang mempertemukan siswa Muslim dan non-Muslim dalam satu lingkungan pendidikan. Perbedaan latar belakang keagamaan tersebut berpotensi menimbulkan jarak sosial apabila tidak diimbangi dengan pola komunikasi yang efektif. Namun demikian, sekolah juga memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran sosial dalam menanamkan nilai toleransi, kerja sama, dan sikap saling menghargai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi yang terjalin antara siswa Muslim dan non-Muslim serta bagaimana pola tersebut membentuk relasi sosial yang harmonis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lingkungan sekolah, wawancara dengan guru dan siswa sebagai informan utama, serta dokumentasi yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan di lapangan, sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pola komunikasi dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antarsiswa berlangsung secara terbuka, inklusif, dan penuh toleransi. Interaksi sosial tercermin dalam kerja sama kegiatan akademik, penghormatan terhadap praktik keagamaan, serta kedekatan emosional melalui kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, dukungan guru dan kebijakan sekolah turut memperkuat terciptanya komunikasi yang harmonis dan minim konflik. Pola komunikasi ini berdampak positif dalam membangun relasi sosial yang saling menghargai, memperkuat sikap toleransi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang rukun dan kondusif di tengah keberagaman agama.
Downloads
References
Ali, M. (2004). Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.
Amdina, M. P. (2024). Relasi Muslim dan Non Muslim Dalam Membina Kerukunan Umat Beragama di Nagari Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Sumatera Utara. Skripsi.
Baran, S. (2008). Pengantar Komunikasi Jilid I Edisi 5. (Jakarta: Penerbiit Airlangga).
Chandra, R. M. (2023). Faktor-Faktor Komunikasi (Yang Perlu Dimiliki) Generasi Z Dalam Mempersiapkan Karir. Student Research Journal. 1 (3).
Hidayati. (2014). Peningkatan Relasi Sosial Melalui Sosial Skill Therapy Pada Penderita Schizopernia Katatonik. Jurnal Online Psikologi. 1 (2)
Kusumawijayanti, A. R. (2022). Pola Komunikasi Antar Umat Beragama (Studi Pada Masyarakat Muslim Dan Non Muslim Di Desa Balerejo Wlingi Blitar). Jurnal Sinda. 2 (3).
Liliweri, A. (1991). Komunikasi AntarPribadi. (Bandung: PT. Citra Aditya Bakti).
Maryati. (2003). Sosiologi 1. Jakarta: Erlangga.
Mendrofa, A. J. (2019). Pola Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Eksistensi Komunitas Marga Parna Di Kota Batam.
Muhsinin, M. (2017). “Kajian Semantik Al-Qur’an Melacak kata Muslim dalam alQur’an”. jurnal Studi Agama-Agama. 3 (2).
Mulyana, D. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. (Bandung: Rosdakarya).
Nurudin. (2007). Sistem Komunikasi Indonesia. (Jakarta: PT Granfindo Persada).
Rakhmat, J. (2015). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Roudhonah. (2007). Ilmu Komunikasi. Jakarta: UIN Perss.
Santoso, S. (2010) Teori-Teori Psikologi Sosial. (Bandung: Refika Aditama).
Sari, D. (2009) Diskriminasi dalam Interaksi Siswa di Sekolah. Jurnal Sosial dan Humaniora. 5 2.
Suryo, N. P. D. (2013). Pengaruh Adversity Intelligence, Relasi Sosial Dan Kemampuan Metakognitif Terhadap Nilai-Nilai Kewirausahaan Yang Dimiliki Siswa Smk Negeri Di Kota Yogyakarta Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan. Skripsi.
Suyitno. (2020). Pola Komunikasi Masyarakat Muslim dengan Non Muslim Dalam Menjaga Kerukunan Masyarakat Multikultural (Studi Kasus di Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi Propinsi Jawa Timur). Tesis.
Syamsussabri, M. (2013). Konsep Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik. Jurnal Perkembangan Peserta Didik. 1 (1).
Wahyu, B. (2015). Teori Interaksi Sosial Georg Simmel dan Relevansinya dalam Kehidupan Sosial. Jurnal Sosiologi Reflektif. 9 (1).
Walgito, B. (2003). Psikologi sosial (Suatu Pengantar).
Widjaja. (2001). Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. (Jakarta: Universitas Terbuka).
Wulandari, D. (2015). Pandangan Siswa Non Muslim Terhadap Perilaku Keagamaan Siswa Muslim di SMK N 1 Yogyakarta. (Yogyakarta : UIN Sunan Kalijaga).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadia Nurhaliza, Abdul Gaffar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















