Integrasi Sosial Masyarakat Islam dan Kristen di Nagari Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo

Authors

  • Lila Wita UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Vivi Yulia Nora UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8196

Keywords:

Integrasi Sosial, Toleransi, Masyarakat Islam dan Kristen, Nilai Adat, Mahakary

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk integrasi sosial antara masyarakat Islam dan Kristen serta faktor-faktor yang memengaruhi hubungan antarumat beragama di Nagari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh agama Islam dan Kristen, tokoh adat, aparat nagari, serta masyarakat setempat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori sistem sosial Talcott Parsons melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sosial antara masyarakat Islam dan Kristen terwujud melalui kerja sama dalam kegiatan gotong royong, partisipasi bersama dalam kegiatan adat dan kemasyarakatan, serta sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Integrasi sosial ini didukung oleh komunikasi yang efektif antarwarga, peran aktif tokoh agama dan tokoh adat, serta kuatnya nilai adat dan tradisi lokal sebagai mekanisme perekat sosial. Adapun faktor penghambat integrasi sosial bersifat situasional dan lebih banyak muncul dalam ranah privat, khususnya terkait pernikahan beda agama yang didahului oleh perpindahan agama. Meskipun demikian, perbedaan tersebut tidak berkembang menjadi konflik terbuka karena dapat dikelola melalui musyawarah, dialog sosial, dan kesepakatan nilai bersama. Penelitian ini menegaskan pentingnya kearifan lokal dan norma sosial dalam menjaga dan memperkuat integrasi sosial masyarakat multireligius di wilayah pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fathoni, T. (2024). Konsep Solidaritas Sosial Dalam Masyarakat Modern Perspektif Émile Durkheim. Journal Of Community Development And Disaster Management, 6(2), 129–147. (Catatan: Jika Ini Buku, Pindahkan Ke Bawah; Jika Jurnal, Biarkan Di Bagian Jurnal)

Fiansi, F., Fitra, F., Aryawati, N. P. A., Ridha, N. A. N., & Milasari, L. A. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit Widina.

Muryanti, M. A. M. (2022). Masyarakat Transisi: Meleburnya Batas-Batas Desa Kota. Bursa Ilmu Yogyakarta.

Ni’matuzahroh, S. P. M. S., & Prasetyaningrum, S. (2018). Observasi: Teori Dan Aplikasi Dalam Psikologi. Malang: UMM Press.

Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern (Vol. 11). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rantung, D. A. (2017). Pendidikan Agama Kristen Dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk. Lintang Rasi Aksara Books.

Septriani, S., Arianto, T., & Endrizal, E. (2023). Politik Identitas Dan Pluralisme: Konsep Dan Realitas. Padang Kel. Pisang, Kec. Pauh Padang: CV. Gita Lentera.

Soekanto, S. (1983). Kamus Sosiologi. Jakarta: Rajawali Press.

Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan Dan Keagamaan. Nilacakra.

Ansor, M., & Masyhur, L. S. (2023). Satu Kampung Enam Iman: Penguatan Integrasi Sosial Melalui Perayaan Tujuh Liku pada Suku Asli Anak Rawa di Siak, Riau. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–16.

Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi pada Penelitian Kualitatif. Teknologi Pendidikan, 10(1), 46–62

Damanik, A. M., & Fauzi. (2024). Integrasi Sosial Masyarakat Islam dan Kristen di Kabupaten

Ani, K. (2023). Penggunaan Baju Suntiang Minangkabau pada Prosesi Upacara Adat Pernikahan Masyarakat Jawa (Studi Kasus Pengantin Jawa di Nagari Pulau Mainan Kecamatan Koto Salak Kabupaten Dharmasraya). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Asofik, M. R. (2023). Perkawinan Beda Agama sebagai Harmonisasi Umat Beragama Perspektif Hukum Islam dan Sosiologi Hukum (Studi Kasus di Desa Gadingkulon Kec. Dau Kab. Malang). Universitas Islam Malang.

Ayu, M. P. (2024). Integrasi Sosial Masyarakat pada Tradisi Ruwat Bumi di Desa Ambarawa Barat Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu. UIN Raden Intan Lampung.

Dowiyaa, R. (2021). Integrasi Sosial Masyarakat di Pekon Pekon Balak Padang Cahya Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat. UIN Raden Intan Lampung.

Dwi, W. (2021). Integrasi Sosial Masyarakat Islam dan Kristen di Desa Bumisari Kecamatan Natar Lampung Selatan. UIN Raden Intan Lampung.

Irwan Setiono, S.E. Kepala Jorong Mahakarya. Wawancara Pribadi. November 2025.

Sugiarto. Tokoh Agama Islam (Dai) Mahakarya. Wawancara Pribadi. 2025.

Theresia Nining L. Guru Agama Katolik Mahakarya. Wawancara Pribadi. November Januari 2025.

Sri Utami. Masyarakat Islam Mahakarya. Wawancara Pribadi. November 2025.

Kristina Purianti. Masyarakat Islam Mahakarya. Wawancara Pribadi. November

Pujiono. Masyarakat Islam Mahakarya. Wawancara Pribadi. November 2025.

Sumarsono. Masyarakat Islam Mahakarya. Wawancara Pribadi. November 2025.

Cololina Rika F. Masyarakat Kristen Mahakarya. Wawancara Pribadi. November 2025.

Downloads

Published

04-05-2026

How to Cite

[1]
L. Wita and V. Y. Nora, “Integrasi Sosial Masyarakat Islam dan Kristen di Nagari Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 599–609, May 2026.

Issue

Section

Articles