Analisis Dampak Kebijakan Moneter melalui Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Selama Periode 2015-2025

Authors

  • Riyani Tarigan Universitas Negeri Medan
  • Krista Bella Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Olivia Kristin Lumban Gaol Universitas Negeri Medan
  • Angelica Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Sonita Putri Natalia Universitas Negeri Medan
  • H. Muhammad Yusuf Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8175

Keywords:

Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, Pertumbuhan Ekonomi, Kebijakan Moneter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter melalui variabel inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2025. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode rekayasa ide (conceptual engineering), yaitu dengan mengolah dan mengembangkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan Bank Indonesia, serta publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan merupakan data tahunan dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linear berganda dengan didahului uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial tetapi tidak signifikan secara simultan. Sementara itu, nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial serta menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi yang relatif rendah menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel moneter. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel moneter lebih berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi daripada sebagai faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Salim, A., & Fadilla. (2021). Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 7(1), 1–17.Bank Indonesia. (2024). Laporan Perekonomian Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.

Dornbusch, R., Fischer, S., & Startz, R. (2014). Macroeconomics (12th ed.). New York: McGrawHill.

Motilamo, S. H., Natsir, M., & Suriadi, L. O. (2025). Pengaruh inflasi, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 1993–2023. Jurnal Ekonomi (JE), 10(1), 72–80.

Wijaya, D. N., Mustarudin, & Giriati. (2021). Pengaruh suku bunga, nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, kinerja keuangan, keputusan pendanaan, dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Equator Journal of Management and Entrepreneurship, 9(1), 1–19.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2015). Laju inflasi kumulatif di Sumatera Utara dan nasional (persen), 2015.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025, Agustus 5). Sumatera Utara https://sumut.bps.go.id/id/pressrelease/2025/08/05/1356/sumatera-utara-s

Badan Pusat Statistik. (n.d.). BI rate. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/Mzc5IzI=/bi-rate.html⁠

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara https://share.google/tTEfYJMCkbCH9vzaI

Sumber: Bank Indonesia https://share.google/MNrH1LKHr4gqpHspL

Sumber: Badan Pusat Statistik Indonesia https://share.google/Jw1hhdXgEKOrUkpEG

IMF. (2024). World Economic Outlook Database. Washington D.C.: International Monetary Fund.

Purba, M. L., Samosir, H. S. S., & Damanik, H. M. (2023). Kebijakan suku bunga serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Edunomika, 8(1).

Keynes, J. M. (1936). The General Theory of Employment, Interest and Money. London: Macmillan.

Fahriya, Arikatun Maimunah, Muawanah, & Fatonah. (2024). Dinamika inflasi di Indonesia: Analisis faktor-faktor penyebab inflasi dan dampak terhadap perekonomian. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6).

Krugman, P., & Obstfeld, M. (2018). International Economics: Theory and Policy (10th ed.). New York: Pearson.

Setefanny, S., Abisa, J., Marisa, M., & Munir, M. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi, 5(1), 14-19.

Faqih, M. S., & Priyono, B. (2025). Pengaruh perubahan suku bunga, inflasi, dan nilai tukar terhadap perubahan indeks harga saham gabungan (IHSG) periode 2019–2024. JBEST: Jurnal Bisnis dan Ekonomi STIA LAN Jakarta, 7(2).

Meiditambua Saefulloh, M. H., Falhevi, M. R., & Centauri, S. A. (2023). Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi: Perspektif Indonesia. Acitya Ardana: Jurnal Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 3(1).

Mishkin, F. S. (2016). The Economics of Money, Banking, and Financial Markets (10th ed.). New York: Pearson.

Susanti, R., Silvia, E. D., & Ariani, F. (2024). Faktor penentu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 10(1), 201–213.

Downloads

Published

29-04-2026

How to Cite

[1]
R. Tarigan, K. B. Sihombing, O. K. L. Gaol, A. Sinaga, S. P. Natalia, and H. M. Yusuf, “Analisis Dampak Kebijakan Moneter melalui Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Selama Periode 2015-2025”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 15311–15329, Apr. 2026.