Pengaruh Tingkat Pengangguran, Upah Minimum, dan Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara

Authors

  • Nur Fadilla Ramahani Universitas Islam Sumatera Utara
  • Fauzi Fauzi Universitas Islam Sumatera Utara
  • Faty Rahmarisa Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8005

Keywords:

Tingkat Pengangguran, upah minimum, kemiskinan, indeks pembangunan manusia, Sumatera Utara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pengangguran, Upah Minimum, dan Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh data terkait variabel amatan di Sumatera Utara dengan sampel sebanyak 10 periode pengamatan tahunan. Metode analisis data meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Tingkat Pengangguran berpengaruh signifikan negatif terhadap IPM, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran akan menurunkan kualitas pembangunan manusia akibat berkurangnya pendapatan dan akses terhadap layanan dasar. Sebaliknya, Upah Minimum memiliki pengaruh signifikan positif terhadap IPM, di mana kenaikan upah berkontribusi pada peningkatan daya beli dan standar hidup layak masyarakat. Variabel Kemiskinan juga ditemukan berpengaruh signifikan sebagai faktor penghambat utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,888. Hal ini menunjukkan bahwa 88,8% variasi IPM di Sumatera Utara dapat dijelaskan oleh faktor pengangguran, upah minimum, dan kemiskinan, sementara 11,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boediono, Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE, 2009.

S. Sukirno, Makroekonomi: Teori Pengantar, 3rd ed. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2013.

I. B. Mantra, Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

A. R. Marinda, D. S. Priyarsono, and A. D. Tisna, “Analisis Dampak Kebijakan Upah Minimum Terhadap Kesejahteraan Pekerja di Indonesia,” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol. 8, no. 1, pp. 1–15, 2017.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Laporan Perkembangan Pencapaian Millennium Development Goals Indonesia 2007. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2008.

I. J. Palenewen and others, “Kemiskinan Multidimensi di Indonesia: Pengukuran dan Penentu,” Jurnal Ekonomi Indonesia, vol. 33, no. 1, pp. 1–20, 2018.

M. Alifuddin and A. Rifai, Metode Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Ekasakti Press, 2005.

M. P. Todaro and S. C. Smith, Economic Development, 11th ed. Addison-Wesley, 2011.

S. Sumarsono, Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia . Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009.

Algifari, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 . Yogyakarta: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2016.

Moh. Nazir, Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2017.

A. Widarjono, Statistika Terapan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2015.

D. N. Nachrowi and H. Usman, Penggunaan Teknik Ekonometrika dengan Eviews. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2016.

D. N. Gujarati, Basic Econometrics, 5th ed. New York: McGraw-Hill, 2014.

J. M. Wooldridge, Introductory Econometrics: A Modern Approach , 5th ed. Cengage Learning, 2013.

D. Priyatno, Panduan Analisis Data Dengan SPSS. Yogyakarta: Andi, 2017.

Downloads

Published

22-04-2026

How to Cite

[1]
N. F. Ramahani, F. Fauzi, and F. Rahmarisa, “Pengaruh Tingkat Pengangguran, Upah Minimum, dan Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 14150–14158, Apr. 2026.