Percepatan Biaya dan Waktu dengan Metode Crashing pada Proyek Rumah Susun dan Prasarana Mabesad Jakarta Pusat
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7937Keywords:
Crashing, Biaya, Waktu, Lintasan KritisAbstract
Keterlambatan dalam pelaksanaan proyek konstruksi dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembengkakan biaya dan perpanjangan waktu penyelesaian. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian yang efektif, salah satunya melalui penerapan metode crashing. Metode ini dipilih karena memiliki keunggulan berupa fleksibilitas dalam pelaksanaan percepatan secara bertahap, sehingga memungkinkan penyesuaian terhadap biaya dan hasil yang diperoleh tanpa memerlukan investasi besar di awal seperti metode percepatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pada lintasan kritis, menganalisis perubahan biaya dan durasi proyek sebelum dan sesudah percepatan, serta menentukan kombinasi waktu dan biaya yang paling optimal. Data penelitian diperoleh melalui data sekunder dan studi literatur yang relevan dengan lokasi proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas pada lintasan kritis meliputi pekerjaan persiapan dan pekerjaan struktur lantai 1 hingga lantai 8. Alternatif percepatan yang paling efisien adalah penambahan waktu kerja lembur selama 1 jam pada aktivitas kritis. Penerapan strategi ini menyebabkan peningkatan biaya proyek dari Rp66.044.958.000 menjadi Rp66.517.764.847, namun mampu mengurangi durasi pelaksanaan dari 329 hari menjadi 278 hari. Dengan demikian, terjadi percepatan waktu sebesar 51 hari dibandingkan kondisi aktual, serta 32 hari lebih cepat dari rencana awal selama 310 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode crashing melalui penambahan jam kerja lembur efektif dalam mengoptimalkan waktu pelaksanaan proyek dengan peningkatan biaya yang masih dapat dikendalikan.
Downloads
References
Kerzner, H. (2017). Project management: A systems approach to planning, scheduling, and controlling (12th ed.). Wiley.
Heizer, J., & Render, B. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson.
Hendrickson, C. (1998). Project management for construction: Fundamental concepts for owners, engineers, architects, and builders. Prentice Hall.
Amin, A., & Mohamad, H. (2019). Optimal time-cost trade-off analysis using project crashing techniques in construction projects. International Journal of Project Management, 37(3), 211–220.
Prasetyo, R., & Sutrisno. (2021). Aplikasi metode crashing dalam percepatan waktu proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 10(2), 157–165.
Project Management Institute (PMI). (2021). A guide to the project management body of knowledge (PMBOK® guide) (7th ed.). https://www.pmi.org
Tomczyk, A. (2020). Understanding the basics of project crashing and its implementation. Diakses dari https://www.projectmanagement.com
Suryani, L. (2020). Optimalisasi waktu dan biaya proyek konstruksi menggunakan metode crashing (Skripsi). Universitas Gadjah Mada.
Wardana, A. F. (2018). Studi analisis time-cost trade-off dalam proyek konstruksi dengan menambahkan jam lembur (Skripsi). Universitas Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.
Soeharto, I. (1999). Manajemen proyek: Dari konseptual sampai operasional. Erlangga.
Gray, C. F., & Larson, E. W. (2021). Project management: The managerial process (8th ed.). McGraw-Hill.
Shtub, A., Bard, J. F., & Globerson, S. (2005). Project management: Engineering, technology, and implementation (2nd ed.). Prentice Hall.
Moder, J. J., Phillips, C. R., & Davis, E. W. (1983). Project management with CPM, PERT, and precedence diagramming. Van Nostrand Reinhold.
Taha, H. A. (2017). Operations research: An introduction (10th ed.). Pearson.
Kaming, P. F., Olomolaiye, P. O., Holt, G. D., & Harris, F. C. (1997). Factors influencing construction time and cost overruns on high-rise projects in Indonesia. Construction Management and Economics, 15(1), 83–94.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Didiek Pramono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















