Konstruksi Sosial Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam Memaknai Representasi Kecantikan di Aplikasi Tiktok

Authors

  • Sunita Hamzah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Stevany Afrizal Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7924

Keywords:

Konstruksi Sosial, Representasi Kecantikan, Tiktok, Sosiologi Gender

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya pengaruh media sosial, khususnya TikTok, dalam membentuk representasi kecantikan yang sering kali bersifat bias dan mereproduksi standar kecantikan patriarkal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengonstruksi pemaknaan terhadap representasi kecantikan tersebut melalui perspektif sosiologi gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan lima informan yang merupakan pengguna aktif TikTok dan sering berinteraksi dengan konten kecantikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan informan terbentuk melalui tiga tahap dialektis, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, informan terpapar berbagai konten kecantikan yang menampilkan standar ideal tertentu. Pada tahap objektivasi, standar tersebut dipersepsikan sebagai sesuatu yang umum dan wajar dalam masyarakat. Sementara itu, pada tahap internalisasi, informan mulai merefleksikan dan menafsirkan makna kecantikan berdasarkan pengalaman dan nilai pribadi. Informan menyadari bahwa standar kecantikan dominan seperti kulit cerah, wajah glowing, dan tubuh ideal merupakan hasil konstruksi sosial yang diperkuat oleh algoritma media sosial dan industri kecantikan. Meskipun terdapat tekanan sosial untuk mengikuti standar tersebut, informan menunjukkan adanya kesadaran kritis dalam menyikapi representasi kecantikan di TikTok. Mereka mampu menegosiasikan makna kecantikan secara lebih fleksibel, tidak sepenuhnya terikat pada standar dominan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa TikTok berperan sebagai agen sosialisasi digital yang kuat, namun konstruksi makna tetap dipengaruhi oleh kemampuan reflektif individu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi media dan pendidikan kritis gender bagi mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., & Kuntari, S. (2025). Peran media sosial dalam pembentukan identitas sosial gen z di aplikasi TikTok dan Instagram. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(3), 4409-4415.

Aprilita, D. (2016). Representasi Kecantikan Perempuan dalam Media Sosial Instagram (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Akun@ mostbeautyindo,@ Bidadarisurga, dan@ papuan_girl). Paradigma, 4(3).

Damsar & Indrayani. (2017). Pengantar Sosiologi: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.

Ifa, K., Sudrajat, A., & Tedjomurti, F. (2025). Warna Kulit dan Stratifikasi Sosial: Perjuangan Representasi di Ruang Media Sosial TikTok. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 14(2), 58-66.

Iqwanti, R., Lestari, S., & Rostikawati, R. (2025). Hubungan Antara Persepsi Mahasiswa FISIP UNSOED tentang Konten Body Positivity dengan Respon Mahasiswa terhadap Konten Body Positivity di Media Sosial. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 2021-2033.

Lindawati, Y. I. (2019). Fashion dan gaya hidup: representasi citra muslimah cantik, modis dan fashionable dalam iklan Wardah. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 5(2), 59-68.

Maghfirah, S. (2025). LIVING IN A FATHERLESS FAMILY: A DESCRIPTIVE QUALITATIVE STUDY ON CHILDREN’S MENTAL AND EMOTIONAL WELL-BEING. Indonesia Journal of the World, 2(5), 187-194.

Mufidah, A., Mubarrok, Z. A., Az-zahra, F., Wulandari, C. A., Rosita, H., Nabila, A. C., & Dewi, R. (2025). Representasi Standar Kecantikan Perempuan Indonesia dalam Konten Endorsement Produk Kecantikan TikTok. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 14(1), 97-110.

Nurmala, M. D., vany Afrizal, S., & Wibowo, T. U. (2022). Dampak penggunaan aplikasi tiktok terhadap perubahan perilaku sosial mahasiswa. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 8(1).

Putri, R. N., & Setiawan, R. (2024). Citra Diri Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Untirta Dalam Penggunaan Produk Skincare. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1), 604-614.

Riswana, R. D., Nasrullah, A., & Kusuma, N. (2023, December). Konstruksi Standar Kecantikan Perempuan di Kalangan Mahasiswi Universitas Mataram. In Prosiding SeNSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi) (Vol. 4, No. 1, pp. 450-469)

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2012). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

Setiawan, R., & Nabila, P. A. (2022). Penggunaan Aplikasi Tiktok Dalam Pembentukan Konsep Diri Remaja Di Desa Pisangan Jaya, Kabupaten Tangerang. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 4(3), 122-130.

Suka, I. C. B. G., Fachruddin, C. F. S., & Wempi, J. A. (2024). Analisis body positivity movement tentang wanita plus size di Indonesia melalui TikTok. Jurnal Komunikasi Profesional, 8(1), 151-164.

Wilmanda, G., & Hariyanti, N. (2025). Shifting Indonesian Beauty Standards on TikTok@ cadburylemonade: A Critical Discourse Analysis Study. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 75-89.

Downloads

Published

16-04-2026

How to Cite

[1]
S. Hamzah and S. Afrizal, “Konstruksi Sosial Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam Memaknai Representasi Kecantikan di Aplikasi Tiktok”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 13102–13109, Apr. 2026.