Antara Karier dan Keluarga: Bagaimana Work-Family Conflict dan Gratitude Memengaruhi Kesejahteraan Psikologis Ibu Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7469Keywords:
Gratitude, Ibu Bekerja, Psychological Wellbeing, Work-Family ConflictAbstract
Setiap orang membutuhkan kesejahteraan psikologis dalam hidupnya, termasuk bagi seorang ibu bekerja yang menjalani berbagai tuntutan peran setiap hari. Namun, salah satu tantangan ibu bekerja ialah ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan serta keluarga. Terdapatnya ketidakseimbangan tersebut bisa menyebabkan work-family conflict yang dapat membuat seorang ibu bekerja mengalami stres. Hal ini dapat berakibat rendahnya kesejahteraan psikologis yang dimiliki. Di lain sisi, adanya rasa syukur (gratitude) dapat mempunyai peran untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dengan adanya pemaknaan positif terhadap pengalaman hidupnya sebagai ibu bekerja. Studi ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh work-family conflict serta gratitude terhadap kesejahteraan psikologis pada ibu bekerja. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 106 ibu bekerja baik di sektor formal maupun informal, dengan usia minimal 20 tahun. Teknik pengambilan sampel yang dipergunakan berupa convenience sampling. Instrumen yang dipergunakan yaitu Psychological Well-Being Short Scale, Work-Family Conflict Scale, dan Gratitude Questionnaire-6-items (GQ-6). Analisis data mempergunakan analisis regresi berganda yang memperlihatkan terdapatnya pengaruh antara work-family conflict serta gratitude terhadap kesejahteraan psikologis pada ibu bekerja dengan sumbangan efektif sebesar 42,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa work-family conflict serta gratitude secara bersamaan mempunyai peran penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan psikologis ibu bekerja, di mana konflik peran menurunkan dan rasa syukur meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Downloads
References
Aisyah, A., & Chisol, R. (2020). Rasa syukur kaitannya dengan kesejahteraan psikologis pada guru honorer sekolah dasar. Proyeksi, 13(2), 109-122.
Akbar, D. A. (2017). Konflik peran ganda karyawan wanita dan stres kerja. An Nisa'a, 12(1), 33-48.
Anggarwati, P. I., & Thamrin, W. P. (2020). Work family-conflict dan psychological well-being pada ibu bekerja. Jurnal Psikologi, 12(2), 200-212.
Aswin, I. G. A. (2016). Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Psychological Well Being pada Ibu yang Bekerja sebagai Kowad (Doctoral dissertation, Program Studi Psikologi FPSI-UKSW).
Carlson, D. S., Kacmar, K. M., & Williams, L. J. (2000). Construction and initial validation of a multidimensional measure of work–family conflict. Journal of Vocational Behavior, 56(2), 249–276. https://doi.org/10.1006/jvbe.1999.1713
Derks, D., & Bakker, A. B. (2014). Smartphone use, work–home interference, and burnout: A diary study on the role of recovery. Applied psychology, 63(3), 411-440.
Emmons, B., & Mc Cullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of personality and social psychology, 84(2), 377-389.
Feery, K., & Conway, E. (2023). The impact of work-related technology and boundary management on work-family conflict and enrichment during COVID-19. Irish Journal of Management, 42(1), 67-85.
Grant-Vallone, E. J., & Donaldson, S. I. (2001). Consequences of work-family conflict on employee well-being over time. Work & Stress, 15(3), 214-226.
Grimaldy, D. V., & Haryanto, H. C. (2020). Adaptation of gratitude questionnaire-6 (gq–6) in indonesian context. Jurnal Psikologi, 47(1), 18-29.
Haslam, D. M., Patrick, P., & Kirby, J. N. (2015). Giving voice to working mothers: A consumer informed study to program design for working mothers. Journal of Child and Family Studies, 24(8), 2463-2473.
Hasna, A., Yurika, R. E., & Hayati, I. (2024, June). Hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada santri putri Pondok Pesantren Al-Luqmaniyah Yogyakarta. In IDACON-International Da'wah Conference (pp. 11-20).
Humaidah, S., & Mulyono, S. (2025). Adaptasi psychological well-being short scale versi pada mahasiswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 141-149.
Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., & Nadya, R. (2015). Mengukur rasa syukur: Pengembangan model awal skala bersyukur versi Indonesia. Jurnal psikologi ulayat, 2(2), 473-496.
Manurung, A., & Aritonang, N. N. G. (2023). Pengaruh gratitude terhadap psychological well-being (PWB) pada siswa asrama SMA Swasta Assisi di Siantar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 9012-9025.
McCullough, M. E., Emmons, R. A., & Tsang, J. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112–127. https://doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112
Pamintaningtiyas, I. D., & Soetjiningsih, C. H. (2020). Hubungan antara work family conflict dengan psychological well-being pada ibu yang bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon. Psikologi Konseling, 11(1).
Putri, H. E., & Etikariena, A. (2020). The role of the work-family conflict in the relationship between work-family culture and employee well-being. Jurnal Psikologi, 19(3), 257-268.
Radhitya, T. V. (2018). Peran ganda yang dialami pekerja wanita K3L Universitas Padjadjaran. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 204-219.
Saputra, S., Suryani, K., & Pranata, L. (2021). Studi Fenomenologi: Pengalaman ibu bekerja terhadap tumbuh kembang anak prasekolah. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(2), 151-163.
Sari, R. P. (2020). Motivasi ibu bekerja dengan tahap perkembangan keluarga anak usia remaja di kota Tangerang. Jurnal Kesehatan, 9(1), 1-13.
Tuwu, D. (2018). Peran pekerja perempuan dalam memenuhi ekonomi keluarga: dari peran domestik menuju sektor publik. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 63-76. https://dx.doii.oirg/10.31332/ai.v13i1.8 72
Shockley, K. M., Shen, W., DeNunzio, M. M., Arvan, M. L., & Knudsen, E. A. (2017). Disentangling the relationship between gender and work–family conflict: An integration of theoretical perspectives using meta-analytic methods. Journal of applied psychology, 102(12), 1601.
Widiningtyas, K. (2022). dinamika konflik peran ganda ibu bekerja yang menjalani dual earner family. Psyche: Jurnal Psikologi, 4(2), 202-218.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Putri Adhiningtyas, Dewi Fransiska Simanjuntak, Fauziah Wijayanti, Julia Angel, Silvia Tri Indayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















