Hubungan Kualitas Lingkungan Fisik Rumah dengan Risiko Penyakit ISPA pada Masyarakat di Desa Adow Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7105Keywords:
Kualitas Fisik Rumah, Ventilasi, Jenis Lantai, Kepadatan Hunian, Jenis Dinding, ISPA, Lingkungan SehatAbstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Faktor lingkungan fisik rumah seperti ventilasi, jenis lantai, kepadatan hunian, dan jenis dinding berperan penting dalam meningkatkan atau menurunkan risiko terjadinya ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas fisik rumah dengan risiko ISPA pada masyarakat di Desa Adow Selatan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 73 rumah tangga yang ditentukan dengan Teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara menggunakan kuesioner dan lembar checklist, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah responden memiliki kualitas fisik rumah yang belum memenuhi standar kesehatan lingkungan, yaitu ventilasi tidak memenuhi syarat (59,1%), jenis lantai tidak memenuhi syarat (24,7%), kepadatan hunian tidak memenuhi syarat (63%), dan jenis dinding tidak memenuhi syarat (57,8%). Selain itu, ISPA juga tercatat cukup tinggi, yaitu 129 orang (83,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara seluruh variabel fisik rumah dengan risiko ISPA, yaitu ventilasi rumah (p = 0,045), jenis lantai (p = 0,003), kepadatan hunian (p = 0,009), dan jenis dinding (p = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas fisik rumah, semakin tinggi risiko terjadinya ISPA pada penghuni rumah. Rumah dengan ventilasi tidak memenuhi syarat, lantai yang lembap dan sulit dibersihkan, hunian padat, serta dinding tidak permanen terbukti memiliki proporsi ISPA yang jauh lebih tinggi dibandingkan rumah yang memenuhi syarat kesehatan.
Downloads
References
Akbar, M. A., Junaidi, J., & Pahruddin, M. (2024). Hubungan Paparan Asap Rokok dalam Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jambu Hilir Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(6), 348–359
Della Azjara, R., Ompi, S., & Bawiling, N. S. Hubungan Sanitasi Fisik Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Desa Lanut Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mogondow Timur. Physical, 1(2), 346716.
Erlindai, E., Nengsih, Y. G., Saragih, P., & Sinaga, R. A. (2023). Application of the Certainty Factor Method for the Expert System for Diagnosing ISPA Disease (Acute Respiratory Infection) in Children Based on the Website. Jurnal Info Sains: Informatika dan Sains, 13(02), 337–344.
HARAHAP, S. E. (2022). Hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ispa pada balita di desa rimba soping kecamatan angkola julu tahun 2022.
Hariningsih, S., & Prasetyo, A. (2023). Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku terhadap Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Gema Lingkungan Kesehatan, 21(2), 51–58.
Irman, Irman & Harleli, & Saktiansyah, La & Halik, Rezky. (2024). Kondisi Fisik Rumah Sebagai Determinan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (Ispa) Pada Balita. Journal of Public Health Science. 1. 147-155. 10.70248/jophs.v1i3.1434.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (1999). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829/MENKES/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Polusi Ancam Saluran Pernapasan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lafond, K. E., Porter, R. M., Whaley, M. J., Suizan, Z., Ran, Z., Aleem, M. A., … & Global Respiratory Hospitalizations–Influenza Proportion Positive (GRIPP) Working Group. (2021). Global burden of influenza-associated lower respiratory tract infections and hospitalizations among adults: A systematic review and meta-analysis. PLoS Medicine, 18(3), e1003550.
Lazamidarmi, D., Sitorus, R. J., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 299–304.
Lestari, Andi. (2021). hubungan sanitasi fisik rumah dengan kejadian ispa pada balita di tpa tamangappa antang makassar tahun 2020. Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal. 5. 1-12. 10.24252/alami.v5i1.12600.
eihindra, C.S., Setyowati, E., Wijayanti, N., & Katmini. (2021). Teori praktis penyakit berbasis kesehatan lingkungan. STRADA PRESS.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurlia, N., Lestari, S., & Wahyuni, A. (2025). Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 45–53.
Nursalam. (2018). Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Pratiwi, D., & Wahyuni, S. (2021). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Masyarakat di Kelurahan Palalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 112–118.
Putra, E. M., Adib, M., & Prayitno, B. (2022). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Perilaku Keluarga terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas I Kota Pontianak 2021. Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 1(1), 32–39.
Rafaditya, S. A., Saptanto, A., & Ratnaningrum, K. (2021). Ventilasi dan Pencahayaan Rumah Berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita: Analisis Faktor Lingkungan Fisik. Medica Arteriana, 3(2), 115–121.
Ramadhan, M., Yusuf, A., & Hartati, L. (2023). Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Pesisir Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 22–31.
Sholeh, B., Juliningrum, P. P., & Rahmawati, I. (2024). Gambaran Karakteristik Balita dengan Penyakit ISPA di Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo. Pustaka Kesehatan, 12(1), 61–69.
Sidabutar, S. S., & Waruwu, C. J. (2022). Metode ceramah dan media leaflet terhadap pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 706–712.
Simanjuntak, J., Santoso, E., & Marji, M. (2021). Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan menerapkan Metode Fuzzy K-Nearest Neighbor. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 5(11), 5023–5029.
Simbolon, P. T., & Wulandari, R. A. (2023). Hubungan Lingkungan Fisik Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Perkotaan Indonesia Tahun 2018 (Analisis Data Riskesdas Tahun 2018). Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 562-570.
Situmeang, L. (2023). Pencegahan dan Pengendalian ISPA. Medan: CV Eureka Media Aksara.
Suharno, I., Akili, R., & Boky, H. (2019). hubungan kondisi fisik lingkungan rumah dengan kejadian ispa pada balita di wilayah kerja puskesmas wawonasa kota manado. Jurnal KESMAS, 8(4).
Wahyono. (2018). Pola engobatan Infeksi Saluran Pernafasan Akut Anak Usia Dibawah Lima Tahun (Balita) Rawat Jalan di Puskesmas Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Majalah Farmasi Indonesia.
Waliyyuddin, R., Farrah Fahdhienie, & Vera Nazhira Arivin. (2024). Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah Terhadap Kejadian ISPA pada Balita di Darul Imarah Aceh Besar: Risk Factors for the Physical Environment of the Home on the Incidence of ISPA in Toddlers in Darul Imarah Aceh Besar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(6), 1695-1703. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i6.5166
Wardani, I. A., & Astuti, D. (2022). Kajian Literatur tentang Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(2), 175–194.
Wicaksono. (2018). Hubungan antara Kondisi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Desa Pulung Merdiko Ponorogo.
World Health Organization. (2024). The top 10 causes of death – Factsheet. WHO. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death
Yulia, Y., Awalia, F., & Suharno, S. (2024). Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Ispa Pada Balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing, 2(2), 76–82. https://doi.org/10.33490/mpc.v2i2.1423
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsya Nabila Putri Mokodompit, Maxi M. Moleong, Merdekawati E. Weken, Sudirham Sudirham, Jonesius E. Manoppo, Fentje Langitan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















