Gambaran Faktor Risiko Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris

Authors

  • Tamariska Liogu Universitas Negeri Manado
  • Marnex W. Berhimpong Universitas Negeri Manado
  • Lucyana L. Pongoh Universitas Negeri Manado
  • Jonesius E. Manoppo Universitas Negeri Manado
  • Ilham Salam Universitas Negeri Manado
  • Jilly Toar Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4723

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe II, Faktor Risiko, Puskesmas, Hipertensi

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit tidak menular kronis yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di tingkat pelayanan kesehatan primer. Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris menunjukkan peningkatan jumlah penderita diabetes melitus tipe II dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor risiko yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis penderita diabetes melitus tipe II yang tercatat di Puskesmas Tandengan. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 102 penderita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tekanan darah, riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas, dan kebiasaan merokok. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan penyajian dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berada pada kelompok usia 56–65 tahun, berjenis kelamin perempuan, serta bekerja sebagai ibu rumah tangga. Mayoritas responden memiliki tekanan darah kategori hipertensi ringan, tingkat obesitas gemuk hingga sangat gemuk, dan aktivitas fisik yang bervariasi. Riwayat keluarga diabetes ditemukan pada sebagian responden, sementara kebiasaan merokok lebih dominan pada responden laki-laki. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia lanjut, obesitas, hipertensi, dan gaya hidup berperan penting sebagai faktor risiko diabetes melitus tipe II. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan program pencegahan dan pengendalian diabetes melitus di tingkat puskesmas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

International Diabetes Federation, IDF Diabetes Atlas, 10th ed. Brussels, Belgium: IDF, 2021.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI, 2021.

L. Safitri, N. Kurniawati, dan D. Yuliana, “Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 16, no. 2, pp. 85–93, 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2023. Manado: Dinkes Sulut, 2023.

World Health Organization, Global Report on Diabetes. Geneva: WHO Press, 2016.

American Diabetes Association, “Classification and Diagnosis of Diabetes,” Diabetes Care, vol. 45, suppl. 1, pp. S17–S38, 2022.

S. Soelistijo et al., “Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia,” Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, vol. 8, no. 2, pp. 117–137, 2021.

J. E. Shaw, R. A. Sicree, dan P. Z. Zimmet, “Global estimates of the prevalence of diabetes,” Diabetes Research and Clinical Practice, vol. 87, no. 1, pp. 4–14, 2010.

M. E. J. Lean, T. Leslie, dan J. Barnes, “Obesity and Type 2 Diabetes,” Diabetic Medicine, vol. 36, no. 1, pp. 7–13, 2019.

R. A. DeFronzo et al., “Type 2 Diabetes Mellitus,” Nature Reviews Disease Primers, vol. 1, no. 1, pp. 1–22, 2015.

Falmusni, F., & Rofiq, A. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Media Edukasi dan Branding Rumah Sakit Islam (Studi Kasus pada Rumah Sakit Islam Aisyiyah Klaten). Jurnal Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis, 6(2), 151-160. https://jurnal.jikma.net/index.php/jikma/article/view/156

N. Unwin, D. Whiting, dan L. Guariguata, Diabetes Atlas: Global Burden of Diabetes. Brussels: International Diabetes Federation, 2014.

A. A. Khan dan S. G. Peters, “Diabetic Complications: Pathophysiology and Prevention,” Journal of Clinical Medicine, vol. 9, no. 5, pp. 1–15, 2020.

S. Wild, G. Roglic, A. Green, R. Sicree, dan H. King, “Global prevalence of diabetes,” Diabetes Care, vol. 27, no. 5, pp. 1047–1053, 2004.

P. C. Zimmet, K. G. Alberti, dan J. Shaw, “Global and societal implications of the diabetes epidemic,” Nature, vol. 414, pp. 782–787, 2001.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI, 2018.

T. M. Powers et al., “Lifestyle Interventions for Type 2 Diabetes,” The Lancet Diabetes & Endocrinology, vol. 9, no. 1, pp. 42–56, 2021.

S. ID. Nugroho dan R. H. Putri, “Hubungan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2,” Jurnal Gizi Klinik Indonesia, vol. 18, no. 3, pp. 120–127, 2021.

A. Tandra, Diabetes: Panduan Lengkap Mengenal dan Mengatasi Diabetes. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2017.

M. B. Boulton et al., “Diabetic Neuropathies,” Diabetes Care, vol. 28, no. 4, pp. 956–962, 2005.

Downloads

Published

27-12-2025

How to Cite

[1]
T. Liogu, M. W. Berhimpong, L. L. Pongoh, J. E. Manoppo, I. Salam, and J. Toar, “Gambaran Faktor Risiko Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 7079–7102, Dec. 2025.