Pengembangan Game Edukasi Warisan Budaya Nusantara Menggunakan Kombinasi Forward Chaining dan Linier Congruent Method
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.693Keywords:
Forward Chaining, linear congruent method, warisan budaya nusantaraAbstract
Studi ini bertujuan menciptakan sebuah permainan edukatif yang memperkenalkan warisan budaya Nusantara kepada generasi muda dengan cara yang interaktif dan menarik. Dengan memanfaatkan teknologi, permainan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang efisien untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, seperti rumah tradisional, busana khas, tarian lokal, dan instrumen musik unik dari berbagai wilayah. Dengan cara ini, permainan ini tidak hanya menawarkan kesenangan, tetapi juga berperan dalam menjaga warisan budaya bangsa. Metode yang diterapkan dalam pengembangan permainan ini adalah model pengembangan multimedia dengan mengintegrasikan dua pendekatan utama, yaitu Forward Chaining dan Metode Kongruen Linear (LCM). Forward Chaining diterapkan sebagai mekanisme penalaran dalam pengambilan keputusan yang berbasis pada aturan untuk menentukan arah permainan dankonten edukasi yang disesuaikan dengan respons pengguna. Sementara itu, LCM digunakan untuk menghasilkan angka acak semu dalam sistem kuis, dengan tujuan meningkatkan variasi soal dan pilihan jawaban, sehingga menciptakan pengalaman bermain yang dinamis dan bukan monoton. Hasil penerapan menunjukkan bahwa permainan edukasi ini dapat meningkatkan ketertarikan belajar pengguna terhadap materi budaya lokal, berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan terhadap sekelompok responden siswa sekolah dasar. Permainan ini juga menunjukkan kinerja yang bagus dari segi teknis, dengan tampilan antarmuka yang ramah pengguna dan mekanisme permainan yang mudah dimengerti. Sebagai kesimpulan, dapat diketahui bahwa perpaduan antara metode Forward Chaining dan Linear Congruent Method efektif dalam mendukung pengembangan permainan edukatif yang berlandaskan budaya Nusantara.
Downloads
References
AppBrain. (2021, March 23). Top categories on Google Play | AppBrain. https://www.appbrain.com/stats/android-market-app-categories
Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah Penduduk Indonesia mencapai 282,48 juta jiwa per Juni 2024.
Firdaus, M. B., Hairah, U., Hidayat, A., Tejawati, A., Anam, M. K., & Wulan Sari, N. W. (2021). Implementasi metode Forward Chaining pada pengembangan game edukasi warisan budaya.
Hidayah, A. K., Prihantoro, C., & Fernandez, S. (2021). Implementasi metode Linear Congruent Method pada game edukasi pembelajaran huruf hijaiyah berbasis Android
Kurniawan, R. R., & Widiyaningtyas, T. (2024). Si Pelabuhanna: Game edukasi pengenalan buah-buahan mengandung vitamin A menggunakan metode forward chaining
Siregar, R. A., & Yusnita, D. (2020). Linear Congruent Method dalam pengembangan sistem enkripsi sederhana.
Payung, L. (2021).Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Mengenali Bakat Anak Usia Dini Berdasarkan Multiple Intelligences
Wijaya, Y. D., & Astuti, M. W. (2021). Pengujian blackbox sistem informasi penilaian kinerja karyawan PT INKA (Persero) berbasis equivalence partitions
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dion Pratama, Bartolomius Harpad, Kusno Harianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















