Sistem Deteksi Otomatis Jenis Jerawat Berbasis Convolution Neural Network (CNN) dan Framework Flask
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6786Keywords:
Sistem Deteksi Otomatis, Jenis Jerawat, Convolutional Neural Network, CNN, Framework FlaskAbstract
Jerawat (acne vulgaris) merupakan masalah kulit yang umum terjadi pada remaja dan dewasa muda serta sering menimbulkan dampak psikologis seperti penurunan rasa percaya diri dan kecemasan sosial. Proses identifikasi jenis jerawat yang selama ini dilakukan secara manual oleh tenaga medis berpotensi menghasilkan diagnosis yang kurang konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi jenis jerawat secara otomatis dan real-time menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) guna meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses diagnosis awal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan algoritma CNN sebagai inti klasifikasi citra. Dataset terdiri dari tiga jenis jerawat, yaitu papula, pustula, dan nodul, yang diperoleh dari platform Roboflow dan dibagi menjadi data pelatihan, validasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), dengan alur kerja berupa pengambilan gambar wajah secara real-time, pemrosesan oleh model CNN, dan tampilan hasil melalui antarmuka web berbasis Flask. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik precision, recall, F1-score, dan akurasi keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan jenis jerawat dengan akurasi sebesar 90,5%. Nilai F1-score tertinggi diperoleh pada kelas nodul sebesar 93,33%, diikuti pustula 89,40%, dan papula 89,10%. Hasil ini menunjukkan bahwa CNN dapat digunakan secara efektif dalam mendeteksi jenis jerawat secara otomatis dan real-time serta berpotensi menjadi alat bantu diagnosis awal yang praktis dalam layanan klinik kecantikan.
Downloads
References
Agustin, G. V., Ayub, M., & Liliawati, S. L. (2024). Deteksi dan klasifikasi tingkat keparahan jerawat: Perbandingan metode You Only Look Once. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 10(3), 468–481.
Andini, A. R., & Yuadi, I. (2025). Klasifikasi jenis jerawat berdasarkan convolutional neural network: Classification of acne type based on convolutional neural network. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(1), 301–308.
Ardiansyah, A. (2022). Sistem pakar untuk mendeteksi kelainan kulit wajah menggunakan metode teorema Bayes: Studi kasus di Klinik Kecantikan Snowhite Beauty Care Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Azzahra, C. N., Chrisnanto, Y. H., & Abdillah, G. (2025). Weather classification in West Java using ensemble learning on meteorological data. Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi, 14(5), 2028–2044.
Hasanah, R. L., & Hasan, M. (2022). Deteksi lesi acne vulgaris pada citra jerawat wajah menggunakan metode k-means clustering.
Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE), 8(1), 46–51.
Imanuel, R., Dafalah, R. N. W., Murdoko, R. C. P., Budiman, F., & Muslih, M. (2025). Deteksi dan klasifikasi citra wajah menggunakan MTCNN dan MobileNet. Integrative Research in Computer Science, 1(1), 23–39.
Inayati, C. P., Lestanti, S., & Budiman, S. (2025). Rancang bangun aplikasi pengenalan wajah berjerawat di Beautee Glow Aesthetic Clinic. Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi, 8(1), 1–12.
Irfita, A. A., & Muttaqin, M. (2025). Implementasi convolutional neural network (CNN) untuk klasifikasi jenis jerawat berbasis web menggunakan Streamlit. Jurnal Nasional Teknologi Komputer, 5(3), 296–311.
Panjaitan, S., Sitepu, C., & Sinaga, J. (2023). Deteksi jerawat menggunakan arsitektur YOLOv3. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 4(6), 1–6.
Prasetyo, K., & Mahenra, R. (2025). Analisis kinerja convolutional neural networks baseline untuk identifikasi jenis-jenis penyakit kentang: Performance analysis of baseline convolutional neural networks for identifying potato disease types. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(2), 609–615.
Predianto, E., & Sutomo, B. (2024). Klasifikasi jenis bunga dengan algoritma convolutional neural network (CNN) menggunakan metode region-based convolutional neural network (R-CNN). Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 8(2), 1–15.
Primasari, Y., & Praharsini, I. G. A. A. (2023). Profil pasien akne vulgaris di Poliklinik Dermatologi dan Venereologi Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, Bali periode tahun 2019–2021. Jurnal Medika Udayana, 12.
Rachman, I. A. N., Dewi, E. N. F., Shofa, I. R. N., & Anzana, Z. S. (2025). Inovasi deep learning dalam hatchery: Klasifikasi embrio telur bebek melalui pengolahan citra candling. Sada Kurnia Pustaka.
Ramadhani, F., Rahardiantoro, S., & Masjkur, M. (2024). Acne severity classification study using convolutional neural network algorithm with MobileNetV2 architecture: Kajian klasifikasi tingkat keparahan jerawat menggunakan algoritma convolutional neural network. Indonesian Journal of Statistics and Its Applications, 8(2), 112–128.
Trisdiatin, S., & Wahyuni, E. G. (2025). Implementation of a web-based skincare decision support system using the simple additive weighting method. Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi, 14(5), 2500–2518.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Susilowati, Nila Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















