Pengaruh Program Tahsin Tahfidz Ibu terhadap Pola Asuh Keagamaan di Lingkungan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6471Keywords:
Program Tahsin Ibu, Program Tahfidz, Pola Asuh KeagamaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara empiris hubungan antara program tahsin dan tahfidz ibu dengan pola asuh keagamaan dalam lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku religius sejak usia dini. Dalam konteks ini, ibu menempati posisi sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan yang menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pembiasaan ibadah, pengajaran membaca Al-Qur’an, komunikasi religius, serta pembinaan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an menjadi salah satu upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas bacaan, memperkuat hafalan, serta menumbuhkan kesadaran spiritual dan komitmen pengamalan ajaran Islam, yang diharapkan berdampak pada pola pengasuhan keagamaan di dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengkaji hubungan antarvariabel tanpa memberikan perlakuan tertentu. Subjek penelitian terdiri atas 53 ibu peserta program tahsin tahfidz yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket terstruktur yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,35 yang lebih besar daripada r tabel 0,273, mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antara program tahsin ibu dengan pola asuh keagamaan dalam keluarga. Meskipun demikian, tingkat keeratan hubungan berada pada kategori rendah, menunjukkan bahwa pola asuh keagamaan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti latar belakang pendidikan orang tua, lingkungan sosial, peran ayah, serta budaya keagamaan dalam keluarga.
Downloads
References
Al-Qaththan, M. (2013). Pengantar studi ilmu Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2016). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (5th ed.). Boston, MA: Pearson.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Darling, N., & Steinberg, L. (1993). Parenting style as context: An integrative model. Psychological Bulletin, 113(3), 487–496.
Hurlock, E. B. (2011). Child development (6th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tafsir, A. (2012). Pendidikan agama dalam keluarga. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ulwan, A. N. (2015). Tarbiyatul aulad fil Islam (Pendidikan anak dalam Islam). Jakarta: Pustaka Amani.
Yadi, A. F. (2004). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: [Nama Penerbit].
Yusuf, S. (2017). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismah Diniyah, Ediat Ediat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















