Persepsi Pengguna Layanan Pembiayaan Syariah Terhadap Inflasi, Likuiditas, Suku Bunga pada Pertumbuhan Pembiayaan Syariah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.617Keywords:
Inflasi, Likuiditas, Suku Bunga, Pembiayaan, PertumbuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi yang terdiri dari inflasi, likuiditas, dan suku bunga terhadap pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah di Indonesia selama periode 2018 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (inflasi, likuiditas, dan suku bunga) terhadap variabel dependen (pertumbuhan pembiayaan syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan pembiayaan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 93,7%, yang mengindikasikan bahwa variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan 93,7% variasi pertumbuhan pembiayaan syariah. Secara parsial, inflasi menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan (sig = 0,061), likuiditas menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan (sig = 0,000), sedangkan suku bunga memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan (sig = 0,077). Temuan ini menekankan pentingnya peran likuiditas dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan syariah, di mana ketersediaan dana menjadi faktor kunci dalam menyalurkan pembiayaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur terkait pengaruh indikator makroekonomi terhadap industri keuangan syariah, serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi regulator dan pelaku industri perbankan syariah dalam mengelola risiko dan merumuskan strategi pembiayaan yang lebih adaptif terhadap kondisi ekonomi makro.
Downloads
References
Ascarya, & Yumanita, D. (2007). Comparative Analysis of Bank Indonesia Interest Rate and Bank Indonesia Wadiah Certificates in Controlling Inflation. Bank Indonesia Working Paper.
Bank Indonesia. (2023). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. https://www.bi.go.id
Badan Pusat Statistik. (2023). Indeks Harga Konsumen dan Inflasi 2018–2023. https://www.bps.go.id
Hosen, M. N., & Muhari, S. (2014). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan pembiayaan pada bank umum syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 2(1), 65–81.
Ismail, A. (2011). Manajemen Perbankan Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Kencana.
Kurniawan, T., & Wahyudi, S. (2018). Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Nilai Tukar terhadap Pembiayaan Bank Syariah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 7(2), 1–18.
Nugroho, A. B. (2019). The Effect of Inflation, BI Rate, and Exchange Rate on Islamic Bank Financing in Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 9(2), 114–119.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik Perbankan Syariah 2018–2023. https://www.ojk.go.id
Santoso, A., & Marlina, L. (2020). Pengaruh Likuiditas, NPF, dan FDR terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah. Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (JIES), 12(1), 41–52.
Sukmana, R. (2015). Keuangan Publik Islam. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Citra Maharani, Desta Asmara Hadi, Annisa Alhadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















