Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas 7 Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5776Keywords:
Pemecahan Masalah Matematis, Bilangan Bulat, Siswa Kelas VII, Kurikulum Merdeka, Representasi VisualAbstract
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa SMP sebagai fondasi penting dalam memahami konsep matematika yang lebih kompleks dan abstrak. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat melalui pendekatan penelitian kepustakaan yang sistematis dan mendalam. Analisis difokuskan pada tahapan memahami masalah, merencanakan strategi penyelesaian, melaksanakan prosedur, serta memeriksa kembali hasil yang diperoleh berdasarkan kerangka pemecahan masalah Polya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih berada pada kategori sedang hingga rendah, khususnya dalam mengidentifikasi informasi penting, mengaitkan konteks soal dengan konsep bilangan bulat, serta menentukan strategi penyelesaian yang tepat dan efisien. Miskonsepsi mengenai bilangan negatif, kesalahan dalam operasi hitung, serta lemahnya kemampuan representasi visual menjadi kendala utama dalam proses penyelesaian masalah. Selain itu, pembelajaran matematika yang masih berorientasi prosedural, minim penggunaan media konkret, serta kurang menekankan pemahaman konseptual turut memperburuk kemampuan pemecahan masalah siswa. Faktor psikologis, seperti kecemasan terhadap matematika dan rendahnya kemampuan metakognitif, juga berkontribusi terhadap kelemahan siswa dalam mengevaluasi dan merefleksikan hasil penyelesaian. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan penerapan pendekatan pembelajaran yang lebih konseptual, kontekstual, interaktif, dan berbasis representasi visual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi bilangan bulat sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika SMP yang adaptif, bermakna, dan relevan kontekstual bagi peserta didik.
Downloads
References
Abdullah, M. (2017). Pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Jakarta: Prenada Media.
Asmara, A., & Risnanosanti, R. (2019). Literasi matematika siswa SMP melalui model Problem Based Learning.Jurnal Math-UMB.EDU,6(3)
Asmara, D., & Jumri, R.(2024). Teori bilangan. Cv. Azka Pustaka.
Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fatmawati, N. (2020). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal bilangan bulat. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 112–120.
Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive–developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906–911.
Hapsari, L., & Munir, A. (2022). Pengaruh media konkret garis bilangan terhadap pemahaman bilangan bulat siswa. Jurnal Numerasi Pendidikan, 5(1), 45–57.
Hidayanto, M. (2020). Pembelajaran matematika berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi. Yogyakarta: Deepublish.
Hidayat, A., & Fitria, R. (2021). Proses pembelajaran matematika berbasis prosedural dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir siswa. Jurnal Didaktika Matematika, 8(1), 33–48.
IEA. (2019). TIMSS 2019 international results in mathematics and science. International Association for the Evaluation of Educational Achievement.
Johar, R. (2011). Representasi dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 103–114.
Kemendikbudristek. (2022). Modul ajar matematika kelas VII: Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2015). Penelitian pendidikan matematika. Bandung: Refika Aditama.
Mahmudah, N., & Prabowo, R. (2021). Penggunaan garis bilangan dalam pembelajaran bilangan bulat. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 82–94.
Marina, T., & Fathurrohman, M. (2020). Identifikasi miskonsepsi bilangan bulat siswa SMP. Jurnal Numerika, 10(1), 1–10.
Marzuki. (2018). Faktor psikologis dalam pembelajaran matematika. Jurnal Psikopedagogia, 7(1), 15–24.
Maulidia, A. (2020). Analisis kesalahan siswa dalam operasi bilangan bulat. Jurnal Cendekia Pendidikan Matematika, 4(2), 201–211.
NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. National Council of Teachers of Mathematics.
Nursalam. (2020). Pembelajaran matematika prosedural dan pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Edukasi Matematika, 11(3), 144–153.
Polya, G. (1957). How to solve it (2nd ed.). Princeton University Press.
Putra, A., & Kurniasih, N. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 7(1), 55–67.
Putra, D., & Widodo, S. (2022). Kesalahan konsep pada operasi bilangan bulat di SMP. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(2), 121–134.
Rahmayani, D., & Yusuf, M. (2021). Kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi bilangan bulat. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 77–87.
Rahmawati, S. (2022). Analisis kesulitan siswa pada operasi bilangan bulat. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 3(1), 44–55.
Rahmawati, T., & Permadi, R. (2019). Kesalahan prosedural siswa dalam operasi bilangan bulat. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(2), 89–98.
Ramdani, Z., & Suryana, D. (2022). Pemanfaatan teknologi interaktif dalam pembelajaran bilangan bulat. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 23–35.
Ruseffendi, E. T. (2010). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Sanusi, R. (2020). Representasi dan komunikasi matematis siswa dalam pemecahan masalah. Jurnal Edumatica, 10(2), 67–76.
Siregar, H., & Lestari, D. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(1), 55–70.
Sumarni, W. (2021). Hubungan kecemasan matematika dengan kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 19(2), 88–95.
Sumarmo, U. (2014). Kemandirian belajar dan kemampuan berpikir matematis. Bandung: FMIPA UPI.
Susanto, H., & Junaidi, A. (2021). Kendala pembelajaran daring matematika di era digital. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 5(2), 130–141.
Sutrisno, A., & Aryanti, S. (2019). Pentingnya pemahaman konsep bilangan bulat bagi siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 22–32.
Widodo, S. (2018). Pemahaman konsep dan kesalahan siswa pada bilangan bulat. Infinity Journal, 7(1), 1–12.
Wulandari, D., & Setiawan, H. (2021). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Indonesia: Analisis berdasarkan jenis soal. Jurnal MathEdu, 11(3), 201–214.
Yuwono, I. (2016). Representasi visual sebagai strategi pembelajaran matematika. Jurnal Didaktik Matematika, 3(2), 145–158.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Warniati Warniati, Adi Asmara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















