Pengembangan Modul Edukasi Interaktif Berbasis Web Untuk Deteksi Phishing Di Ma Raudlatul Hidayah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5304Keywords:
Deteksi Phishing, Platform Edukasi Interaktif, Literasi Keamanan Digital, Simulasi Pembelajaran, Madrasah AliyahAbstract
Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah mengubah pola pembelajaran secara signifikan, terutama melalui pemanfaatan internet sebagai sumber utama informasi dan media pembelajaran. Di satu sisi, perkembangan ini memberikan kemudahan akses pengetahuan dan memperluas ruang belajar siswa. Namun, di sisi lain, peningkatan aktivitas digital juga diiringi oleh meningkatnya risiko keamanan siber, khususnya bagi pelajar yang termasuk kelompok pengguna internet paling aktif. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan program literasi keamanan digital melalui pengembangan modul edukasi interaktif berbasis web bernama PHISH-CHECK yang dirancang khusus untuk siswa MA Raudlatul Hidayah, Kabupaten Tangerang. Meskipun sebagian siswa telah mengenal penipuan digital secara umum, kemampuan mereka dalam melakukan analisis teknis serta merespons ancaman phishing secara sistematis masih tergolong terbatas. Program ini mengintegrasikan pembelajaran konseptual mengenai phishing, simulasi interaktif dengan tiga skenario autentik yaitu login palsu, undian hadiah, dan formulir beasiswa, serta panduan praktis perlindungan data pribadi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop intensif yang melibatkan 25 siswa selama satu hari penuh di laboratorium komputer sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap indikator teknis phishing, seperti analisis struktur URL, verifikasi domain, dan identifikasi inkonsistensi visual. Siswa yang sebelumnya mengandalkan intuisi mulai menerapkan pendekatan evaluasi yang lebih terstruktur dan sistematis. Evaluasi pasca-workshop menunjukkan peningkatan kemampuan deteksi teknis secara signifikan, menandakan pergeseran dari penilaian intuitif menuju analisis berbasis indikator konkret. Platform PHISH-CHECK juga berfungsi sebagai media pembelajaran mandiri yang mendukung penguatan literasi keamanan digital secara berkelanjutan dan berpotensi direplikasi sebagai model intervensi edukatif keamanan siber berbasis sekolah. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap ancaman digital masa depan yang semakin kompleks.
Downloads
References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2023). Profil Pengguna Internet Indonesia 2023. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Jakarta.
Badan Siber dan Sandi Negara. (2024). Laporan Tahunan Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2023. Badan Siber dan Sandi Negara, Jakarta.
Febriyani, W., Fathia, D., Widjajarto, A., & Lubis, M. (2023). Security awareness strategy for phishing email scams: A case study of one company in Singapore. International Journal on Informatics Visualization, 7(3), 808–814.
Kurniawan, Y., Santoso, S. I., Wibowo, R. R., Anwar, N., Bhutkar, G., & Halim, E. (2023). Analysis of higher education students’ awareness in Indonesia on personal data security in social media. Sustainability, 15(4), 3814. doi:10.3390/su15043814
Permadi, R., & Ramli, R. (2024). Analisis tingkat kesadaran keamanan informasi pada pelajar sekolah menengah. Jurnal Keamanan Informasi, 6(1), 12–22.
Nur’aini, R. J., & Simanjuntak, M. (2025). Phishing awareness and security concerns: Analyzing the role of anti-phishing knowledge and internet experience in online banking users. Jurnal Ilmiah Keluarga & Konsumen, 18(2), 121–133. doi:10.24156/jikk.2025.18.2.121
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Modul Literasi Digital: Keamanan Digital. Jakarta: Kominfo RI.
Permadi, R. B., & Ramli, K. (2024). Analysis of measuring information security awareness for employees at institution XYZ. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4), 1330–1338. doi:10.57152/malcom.v4i4.1453
Prasetyo Eka Putra, F., Ubaidi, A., Zulfikri, A., Arifin, G., & Ilhamsyah, R. M. (2024). Analysis of phishing attack trends, impacts and prevention methods: Literature study. Brilliance: Research of Artificial Intelligence, 4(1), 413–422. doi:10.47709/brilliance.v4i1.4357
Suryani, N., & Sugiyanto. (2020). Pembelajaran berbasis simulasi untuk meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(1), 45–54.
Wahyudi, A., & Hidayat, T. (2021). Ancaman phishing dan upaya mitigasi pada pengguna internet pemula. Jurnal Sistem Informasi, 17(2), 98–107.
Sheng, S., Magnien, B., Kumaraguru, P., Acquisti, A., Cranor, L. F., Hong, J., & Nunge, E. (2007). Anti-phishing Phil: The design and evaluation of a game that teaches people not to fall for phish. Proceedings of the 3rd Symposium on Usable Privacy and Security, 88-99. https://doi.org/10.1145/1280680.1280692
Yuliana, E., & Hartono, R. (2020). Literasi keamanan digital sebagai kompetensi abad ke-21. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 321–330.
Zulfikar, M., & Kurniawan, D. (2021). Peran sekolah dalam membangun kesadaran keamanan siber siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pendidikan, 2(2), 101–109.
Vishwanath, A., Herath, T., Chen, R., Wang, J., & Rao, H. R. (2011). Why do people get phished? Testing individual differences in phishing vulnerability within an integrated, information processing model. Decision Support Systems, 51(3), 576-586. https://doi.org/10.1016/j.dss.2011.03.002
Haryanto, A., & Prasetyo, D. (2022). Tingkat literasi keamanan digital pada pengguna internet remaja di Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 15(2), 134–142.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fat Khudin, Dimas Rahma Samudra, Muhammad Fauzan, Indriani Utama, Sarman Sarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















