Integrasi Etika dan Mekanisme Screening dalam Pengelolaan Pariwisata Lokal Berbasis Nilai Lokal
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.5232Keywords:
Etika Pariwisata, Mekanisme Screening, Nilai Lokal, Smart Tourism, Pariwisata BerkelanjutanAbstract
Sektor pariwisata lokal saat ini menghadapi tantangan krusial dalam menyeimbangkan target pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian nilai intrinsik daerah. Fenomena overtourism sering kali memicu "iritasi budaya" dan kerusakan lingkungan akibat paradigma kesuksesan yang hanya berbasis pada kuantitas kunjungan (mass tourism). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan mekanisme penyaringan (screening) wisatawan berbasis etika guna menjaga orisinalitas destinasi tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review), penelitian ini menganalisis 45 artikel akademik periode 2020-2025 melalui teknik analisis isi dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara etika pariwisata dan teknologi digital (smart tourism) melalui kerangka kerja Ethical-Gatekeeping efektif dalam memitigasi dampak negatif pariwisata. Mekanisme screening digital, seperti penggunaan e-permit yang mewajibkan edukasi nilai lokal sebelum kunjungan, terbukti mampu menyaring wisatawan berdasarkan kesadaran konservasi. Selain itu, penerapan zonasi fisik dan pengelolaan biaya konservasi yang transparan ditemukan sebagai instrumen penting dalam melindungi situs sensitif serta menjamin keadilan ekonomi bagi komunitas lokal melalui redistribusi pendapatan untuk pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pariwisata masa depan harus beralih dari paradigma kuantitas ke kualitas yang menghargai batas daya tampung sosial dan lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat lokal dan pemanfaatan teknologi cerdas menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang bermartabat. Secara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pembuat kebijakan dalam merancang sistem manajemen destinasi yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan demi menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang.
Downloads
References
Semara, I. Made Trisna, et al "KODE ETIK PARIWISATA" (2023)
Ariani, Vitria. "Industri Pariwisata Ditinjau dari Etika Tanggung Jawab Hans Jonas." Humaniora 4.2 (2013): 1356-1363.
Khatimah, D. (2025). Strategi Pengembangan Desa Wisata Oleh Pemerintah Desa Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang). Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 2(4), 2258-2262.
Paramita, Ida Bagus Gede. "Integrasi kearifan lokal Tri Hita Karana dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan: Studi kasus Desa Penglipuran, Bali." Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu 6.1 (2025): 63-74.
Arimbawa, Ni Putu Vania Leonyta Putri, Puji Astuti, and Dewi Erowati. "DESA ADAT CANGGU PADA ERA TURISTIFIKASI: INTEGRASI DAN HARMONISASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL." Journal of Politic and Government Studies 14.2 (2025): 1210-1230.
Herlina, Herlina, and Ardi Ardi. "Pengembangan Layanan Digital Health Screening Berbasis Teknologi Laboratorium Medik untuk Mendukung Ekosistem Ekonomi Wisata Agro di Paloh Naga Pantai Labu." All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety 5.4 (2025): 87-100.
Shafiee, Sanaz, et al. "Smart tourism destinations: a systematic review." Tourism Review 76.3 (2021): 505-528.
Gursoy, Dogan, et al. "Smart tourism destinations: an overview of current research trends and a future research agenda." Journal of Hospitality and Tourism Technology 15.3 (2024): 479-495.
Dinan, Rois, et al. "Kajian Dimensi Ekonomi dalam Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Kontribusi PDRB Sektor Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Indonesia." Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies 5.2 (2025): 302-314.
Sana, I. Nyoman Lingga. "Transformasi Manajemen Pariwisata Berbasis Teknologi Digital Menuju Green Tourism yang Tangguh dan Inklusif." Journal of Mandalika Social Science 3.2 (2025): 101-109.
Shalimar, Amalia. Analisis Penerapan Prinsip Sustainable Tourism pada PT Bintan Resort Cakrawala Ditinjau dari Kode Etik United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Tahun 1999. Diss. Universitas Islam Riau, 2022.
Sianturi, Togar, Alexander Barus, and Yusdiana Yusdiana. "Membangun Engagement Jemaat Dengan Meningkatkan Kepuasan: Analisis Sekuensial Model Servqual Dan Social Exchange Theory Pada GKDI Medan." Manajemen: Jurnal Ekonomi 7.3 (2025): 986-993.
Jamal, Tazim. "Tourism ethics: A perspective article." Tourism Review 75.1 (2020): 221-224.
Simanjuntak, Asiah Sanyah Hasanah, and Yuliza Chintia. "Local Wisdom Untuk Solusi Masyarakat Global." Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora 1.2 (2022): 72-77.
Anarta, Fikri, and Rudi Saprudin Darwis. "Pentingnya Partisipasi Masyarakat Sebagai Bagian Dari Pariwisata Berbasis Masyarakat Dalam Mengembangkan Desa Wisata." Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial 7.2 (2024): 212-220.
Nungky Puspita, S. E., Afifah Fadyah Bilqis, and Salwa Nawasyifa Azzahra. Ekonomi Manajemen dalam Strategi Pengelolaan Desa Wisata. CV Eureka Media Aksara, 2025.
Fitria, L., & Hakim, L. (2021). Social exchange theory dalam konteks penerimaan masyarakat terhadap pariwisata. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 233–247.
Handayani, T., & Putra, A. (2024). Screening wisatawan berbasis edukasi sebagai instrumen etika pariwisata. Jurnal Manajemen Pariwisata, 19(1), 1–14.
Hidayah, N., & Yuliani, S. (2023). Kebijakan pembatasan wisatawan dan dampaknya terhadap ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 14(2), 145–159.
Kurniawan, D., & Setiawan, B. (2020). Etika global UNWTO dalam pengembangan destinasi lokal Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 17(3), 201–214.
Lestari, P., & Rahmawati, Y. (2022). Pariwisata berkelanjutan berbasis nilai budaya. Jurnal Kajian Pariwisata, 4(2), 75–88.
Mulyadi, E., & Prasetyo, H. (2021). Overtourism dan degradasi sosial budaya destinasi wisata. Jurnal Geografi, 13(1), 55–69.
Ningsih, R., & Wahyuni, S. (2024). Peran teknologi digital dalam pengelolaan destinasi wisata cerdas. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 14(1), 22–35.
Purnomo, A., & Sulastri, D. (2020). Daya dukung lingkungan dalam pengembangan pariwisata lokal. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 8(2), 133–147.
Rahardjo, T., & Widodo, S. (2022). Etika pariwisata sebagai instrumen kebijakan publik. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(1), 61–75.
Santoso, I., & Dewi, R. (2023). Social license dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(2), 98–112.
Sari, A. M., & Khotimah, H. (2021). Konflik sosial akibat pariwisata massal di daerah pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(1), 41–56.
Setyawan, B., & Pratiwi, L. (2024). Integrasi etika dan teknologi dalam smart tourism. Jurnal Inovasi Digital, 6(1), 1–13.
Sudrajat, A., & Firmansyah, R. (2020). Kebijakan zonasi dalam perlindungan situs budaya. Jurnal Cakrawala Hukum, 11(2), 189–203.
Wibowo, H., & Laksmi, N. (2022). Pariwisata berkelanjutan dan keadilan ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(3), 255–268.
Yuniarti, E., & Maulana, A. (2023). Etika pariwisata dan perilaku wisatawan di destinasi sensitif budaya. Jurnal Ilmu Pariwisata, 18(2), 121–134.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Nur Khikmah, Pubita Sasti Fintani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















