Gambaran Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Penyakit Menular Seksual pada Remaja di Asrama Don Bosco Maumere: A Deskriptif Kuantitatif
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5116Keywords:
Remaja, Kesehatan Reproduksi, PMS, EdukasiAbstract
Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial, sehinggam remaja rentan terhadap perilaku beresiko, termasuk masalah kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual (PMS).Pengetahuan yang kurang memadai sering kali membuat remaja salah dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksinya. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui gambaran edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual pada remaja di Asrama Don Bosco Maumere. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 50 responden remaja asrama. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pre dan post edukasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebanyak 33 responden (66%) memiliki pengetahuan baik, 15 responden (30%) cukup, dan 2 responden (4%) kurang. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan pada kategori baik. Peningkatan ini membuktikan bahwa edukasi yang diberikan secara sistematis dan dengan metode yang sesuai mampu meningkatkan pemahaman remaja mengeni sistem reproduksi dan pencegahan penyakit menular seksual. Kesimpulan : Edukasi kesehatan reproduksi dan PMS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja di Asrama Don Bosco Maumere. Disarankan agar pihak asrama dan tenaga kesehatan dapat melakukan program edukasi secara berkelanjutan untuk membekali remaja dengan pengetahuan yang tepat sebagai upaya pencegahan perilaku beresiko.
Downloads
References
Rahmawati, A., & Kurniasari, M. (2022). Sexual health literacy among adolescents in Indonesia. BMC Public Health, 22, 1567.
World Health Organization. (2022). Reproductive health report. WHO.
Sinclair, J., et al. (2023). Global trends in sexually transmitted infections among youth. The Lancet Child & Adolescent Health, 7(2), 95–108.
Mahmudah, S., & Wati, L. (2022). Knowledge and perception of reproductive health among students. Kesmas, 17(3), 112–119.
Jusriadi, & Wahyuni, S. (2021). Parental role in adolescent reproductive education. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 21–30.
Fatmawati, D. (2021). Factors influencing adolescent reproductive health knowledge. Journal of Health Education, 10(4), 247–255.
Amare, T., et al. (2023). Adolescent STI prevention knowledge in Ethiopia. PLOS One, 18(4), e0282349.
Susanti, D., & Umar, Z. (2021). Education intervention improving STI knowledge. Jurnal Promkes, 9(2), 150–158.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). HIV/AIDS and STI situation report. Jakarta.
Putri, A., & Lestari, N. (2023). Adolescent risk behaviors and STI vulnerability. International Journal of Adolescent Health, 5(1), 22–30.
Apriliany, F. (2022). Education impact on adolescent reproductive knowledge. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Sari, D. P., & Wulandari, R. D. (2023). Effect of reproductive health education on adolescent knowledge and attitudes. Journal of Public Health Research.
Kartini, N., & Yusuf, A. (2021). Teacher involvement in reproductive health promotion. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(3), 166–174.
Hermanto, Y., & Arifin, S. (2023). Mobile health education to prevent STIs among adolescents. JMIR Pediatrics and Parenting, 6(2), e42188.
Nugroho D, Hidayati S. Peer education impact on STI prevention among adolescents. Jurnal Kedokteran Indonesia. 2021;9(2):89–97.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Kornelia Ringgi Kuwa, Mediatrix Santi Gaharpung , Kristoforus Samson , Maria Clemensia Lomu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















