Manajemen Risiko Keuangan Distributor dalam Mengantisipasi Keterlambatan Pembayaran Pelanggan

Authors

  • Noni Widya Febriani Universitas Pancasakti Tegal
  • Amirah Amirah Universitas Pancasakti Tegal

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5053

Keywords:

Manajemen Risiko Keuangan, Distributor, Piutang Usaha, Keterlambatan Pembayaran, Arus Kas

Abstract

Keterlambatan pembayaran pelanggan merupakan salah satu risiko keuangan yang sering dihadapi oleh perusahaan distributor dan berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap likuiditas serta kelancaran arus kas perusahaan. Apabila risiko ini tidak dikelola secara tepat, perusahaan dapat mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban operasional sehari-hari maupun kewajiban finansial jangka pendek lainnya. Oleh karena itu, diperlukan penerapan manajemen risiko keuangan yang sistematis dan terencana guna mengantisipasi terjadinya keterlambatan pembayaran pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko keuangan dalam mengantisipasi keterlambatan pembayaran pelanggan pada perusahaan distributor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi sumber-sumber risiko keterlambatan pembayaran, menilai tingkat risiko yang dihadapi perusahaan, serta mengevaluasi strategi pengendalian risiko keuangan yang telah diterapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterlambatan pembayaran pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain kebijakan pemberian kredit yang kurang ketat, lemahnya sistem pengawasan piutang usaha, serta kondisi keuangan pelanggan yang tidak stabil. Untuk mengendalikan risiko tersebut, perusahaan menerapkan berbagai strategi manajemen risiko keuangan, seperti penetapan batas kredit bagi pelanggan, pengendalian dan pemantauan piutang secara berkala, pemberian insentif bagi pelanggan yang melakukan pembayaran tepat waktu, serta penerapan sanksi terhadap keterlambatan pembayaran. Penerapan strategi tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat keterlambatan pembayaran dan meningkatkan stabilitas arus kas perusahaan distributor. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan distributor dalam merancang kebijakan pengelolaan risiko keuangan yang lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial management (15th ed.). Cengage Learning.

Fahmi, I. (2020). Manajemen risiko: Teori, kasus, dan solusi. Alfabeta.

Hery. (2018). Analisis laporan keuangan. Grasindo.

Kasmir. (2019). Manajemen keuangan (Edisi revisi). RajaGrafindo Persada.

Lestari, D., & Handayani, S. R. (2021). Pengelolaan piutang usaha dalam meningkatkan likuiditas perusahaan dagang. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 12(2), 145–156.

Bank Indonesia. (2023). Stabilitas sistem keuangan dan risiko likuiditas. Bank Indonesia. [https://www.bi.go.id](https://www.bi.go.id)

Badan Pusat Statistik. (2023). Perdagangan besar dan eceran: Statistik distribusi bahan pokok. Badan Pusat Statistik. [https://www.bps.go.id](https://www.bps.go.id)

Deloitte. (2022). Managing credit risk and accounts receivable Deloitte Insights. [https://www.deloitte.com](https://www.deloitte.com)

Ikatan Akuntan Indonesia. (2022). Standar akuntansi keuangan dan pengelolaan piutang

IAI Global. [https://www.iaiglobal.or.id](https://www.iaiglobal.or.id)

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2023). Distribusi dan stabilitas harga bahan pokok. [https://www.kemendag.go.id](https://www.kemendag.go.id)

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Manajemen risiko dan tata kelola keuangan perusahaan. OJK. [https://www.ojk.go.id](https://www.ojk.go.id

World Bank. (2021). Trade credit and firm performance in emerging markets [https://www.worldbank.org](https://www.worldbank.org)

Batubara, K. F., Ritonga, B. D. F., & Tanjung, A. W. S. (2025). Analisis Manajemen Risiko Pada UMKM Depot Air Minum Ritonga Water Desa Tembung Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 2(3), 1373-1386.

Lestari, D. P., & Yuliarini, S. (2025). Strategi Pengelolaan Risiko: Mengurangi Kerugian Perusahaan dari Pesanan Gagal Bayar dan Stock yang Tidak Seimbang dengan Pendekatan Kerangka COSO (Studi Kasus: PT. Signal Niaga Indonesia). Jurnal Ilmiah Akuntansi, 2(3), 104-116.

Oktarina, M., & Mala, I. K. (2024). Manajemen Resiko Pengiriman Barang Online Menggunakan Sistem Pembayaran Cash on Delivery (COD). Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 3(2), 209-221.

Nova, A., & Hayra, P. N. (2025). PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO KREDIT MACET PADA LISTRIK PASCA BAYAR (STUDI KASUS PADA PT. PLN ULP KOLAKA). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(2), 2351-2357.

Putri, A. I. A. (2024). Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Pada Proses Distribusi Di PT. Bintang Sayap Utama (Doctoral dissertation, UPN Veteran Jawa Timur).

Downloads

Published

05-01-2026

How to Cite

[1]
N. W. Febriani and A. Amirah, “Manajemen Risiko Keuangan Distributor dalam Mengantisipasi Keterlambatan Pembayaran Pelanggan”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 9100–9106, Jan. 2026.